Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Aturan Zakat yang Bisa Jadi Pengurang Pajak Bruto Kalian, Sudah Tahu Belum?

Posted on February 27, 2026

Pernah nggak kalian terpikir kalau kewajiban ibadah itu bisa bantu meringankan beban pajak? Lewat PP No. 60 Tahun 2010, pemerintah memberikan fasilitas perpajakan bagi kami para pembayar zakat dan sumbangan keagamaan. Yuk, kita bedah bareng gimana caranya supaya pengeluaran spiritual kalian ini diakui secara hukum dan nggak sia-sia.

Dalam menjalankan kewajiban perpajakan, kami sering kali mencari cara agar penghasilan kena pajak menjadi lebih efisien. Pemerintah Indonesia sepertinya memahami kebutuhan ini dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2010. Peraturan ini secara spesifik mengatur tentang zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib, yang ternyata dapat dikurangkan dari penghasilan bruto kalian. Sepertinya hal ini ngebantu banget buat ngebangun kesadaran beragama sekaligus ketaatan pajak di masyarakat kita.

Berdasarkan sumber yang kami pelajari, fasilitas pengurangan pajak ini nggak cuma berlaku buat umat Islam saja, tapi buat semua pemeluk agama yang diakui di Indonesia. Ketentuan ini ngebuat keadilan bagi seluruh Wajib Pajak (WP), baik itu Wajib Pajak orang pribadi maupun Wajib Pajak badan dalam negeri. Mereka yang memiliki badan usaha juga bisa memanfaatkan aturan ini untuk mengoptimalkan laporan keuangan mereka. Namun, ada syarat teknis yang cukup ketat supaya zakat atau sumbangan tersebut bisa dianggap sah sebagai pengurang pajak.

Kalian harus tahu kalau zakat atau sumbangan yang bisa dikurangkan itu harus berupa uang atau yang disetarakan dengan uang. Jadi, kayaknya kalau kalian ngasih bantuan dalam bentuk barang yang sulit dinilai nominalnya secara standar, mungkin bakal sulit buat diklaim di laporan pajak. Selain itu, poin yang paling krusial adalah ke mana kalian menyalurkan dana tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa zakat harus dibayarkan melalui badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah. Untuk sumbangan keagamaan lainnya, aturannya serupa; harus lewat lembaga keagamaan resmi yang sudah diakui negara.

Kalau kalian nekat ngasih zakat atau sumbangan langsung ke orang yang membutuhkan tanpa lewat lembaga resmi, rasanya kebaikan itu tetap jadi pahala, tapi nggak akan bisa ngebantu ngurangin pajak kalian. Di dalam sumber, dicontohkan ada seorang Wajib Pajak bernama Badu. Badu ini membayar zakat sampai Rp100.000.000,00, tapi dia ngasihnya langsung ke perorangan atau keluarga yang berhak. Hasilnya? Zakat si Badu nggak bisa dikurangkan dari penghasilan brutonya karena dia nggak lewat lembaga amil zakat resmi. Jadi, walaupun niatnya baik, secara teknis perpajakan itu nggak dianggap sebagai pengurang.

Pemerintah ngebikin aturan ini bukan tanpa alasan. Mereka ingin meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan dana-dana keagamaan tersebut. Dengan lewat lembaga resmi, aliran dana jadi lebih terpantau dan sepertinya ngebuat penyaluran bantuan jadi lebih tepat sasaran. Selain itu, bagi mereka yang menerima zakat tersebut, uang yang diterima dikecualikan dari objek penghasilan, jadi si penerima nggak perlu pusing mikirin pajak atas zakat yang dia terima.

Gini Caranya Supaya Zakat Kalian Bisa Mengurangi Pajak

Jika kalian ingin memastikan zakat atau sumbangan keagamaan kalian bisa mengurangi penghasilan bruto saat lapor SPT, ikuti langkah-langkah teknis berikut ini:

  1. Pilih Lembaga yang Tepat. Pastikan kalian membayar zakat kepada Badan Amil Zakat (BAZNAS) atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang sudah disahkan pemerintah. Untuk penganut agama selain Islam, pastikan lembaga keagamaannya juga sudah mendapat izin resmi. Jangan asal ngasih ya!
  2. Siapkan Dana dalam Bentuk Uang. Pastikan kontribusi kalian berbentuk uang atau yang nilainya disetarakan dengan uang agar mudah dalam pencatatan akuntansi dan pelaporan pajak.
  3. Simpan Bukti Pembayaran Resmi. Setelah membayar, kalian wajib mendapatkan bukti setor yang sah. Bukti inilah yang nantinya bakal jadi “senjata” kalian saat ngebandingin data di laporan pajak dengan realita pengeluaran kalian.
  4. Pahami Batasan Pengurangan. Ingat, yang dikurangkan adalah dari penghasilan bruto kalian. Aturan lebih detail soal tata cara pembebanannya biasanya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Keuangan.
  5. Laporkan di SPT Tahunan. Saat mengisi SPT, masukkan jumlah zakat atau sumbangan tersebut pada kolom yang sudah disediakan. Pastikan angkanya akurat dan sesuai dengan bukti yang kalian miliki.
Contoh Kwitansi Pembayaran Zakat dari NU Care LazisNU yang Bisa digunakan di Coretax DJP.

Sepertinya penting bagi kita untuk selalu nge-print dan mengarsipkan semua bukti transaksi keagamaan ini. Jangan sampai saat pemeriksaan pajak, kalian malah bingung karena dokumennya tercecer. Pemerintah sudah ngasih fasilitas keren ini sejak 1 Januari 2009, jadi rugi banget kalau nggak dimanfaatkan dengan benar. Dengan mengikuti prosedur yang ada, kita nggak cuma menunaikan kewajiban kepada Tuhan, tapi juga ngebuat laporan pajak kita jadi lebih efisien dan bersih secara hukum.

Melalui pemahaman atas PP No. 60 Tahun 2010 ini, kami harap kalian nggak lagi bingung soal posisi zakat dalam perpajakan. Intinya adalah transparansi dan legalitas lembaga tempat kalian menyalurkan bantuan. Kami sangat merekomendasikan agar kalian mulai mendata kembali pengeluaran keagamaan tahun ini dan pastikan semuanya disalurkan melalui lembaga resmi yang disahkan pemerintah. Hal ini bukan hanya soal hemat pajak, tapi soal mendukung sistem filantropi yang lebih terorganisir di Indonesia. Mari kita jadi warga negara yang taat pajak sekaligus umat yang taat beribadah secara cerdas.

Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai habis, rekan-rekanita sekalian. Semoga wawasan ini bermanfaat dan bisa langsung kalian praktikkan saat musim lapor pajak tiba nanti!

  • NU Care LazisNU: https://www.nucare.id/zakat
  • Kalkulator Zakat LazisNU: https://www.nucare.id/kalkulator-zakat

Terbaru

  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Create Viral AI Cartoon Videos and Monetize Them on Tiktok
  • How to Train YOLO 11 on Custom Data for Industrial Safety
  • How to Create 360 Degree Images and Advanced Graphics with ChatGPT
  • How to Use Google Gemma 4 as a Private Local AI Browser Assistant
  • How to Supercharge Your Codex & AI Agent: 7 Essential Tools for Your Workflow
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme