Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Daftar Sekolah Maung 2026

Posted on May 24, 2026

BANDUNG – Kabar gembira sekaligus menjadi perhatian serius bagi para orang tua dan siswa di Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan secara resmi mengumumkan kesiapan untuk membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program ambisius ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, 25 Mei 2026 mendatang.

Pendaftaran ini akan dilakukan sepenuhnya secara daring atau online guna menjamin transparansi dan kemudahan akses bagi seluruh calon peserta didik di wilayah Jawa Barat. Masyarakat dapat mengakses portal resmi pendaftaran melalui tautan https://maung-spmb.jabarprov.go.id/. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya transformasi pendidikan di Jawa Barat dalam mencetak generasi emas yang kompetitif.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan penjelasan mendalam mengenai esensi dari pembentukan Sekolah Maung. Nama “Maung” sendiri merupakan akronim dari Sekolah Manusia Unggul. Menurutnya, program ini bukan sekadar penambahan sekolah baru, melainkan sebuah transformasi besar-besaran dari konsep sekolah favorit yang selama ini telah ada di berbagai wilayah.

Dalam penjelasannya, Dedi Mulyadi menggarisbawahi bahwa selama ini di setiap kabupaten atau kota di Jawa Barat, terdapat sekolah-sekolah tertentu yang memiliki reputasi sebagai sekolah favorit. Sekolah-sekolah tersebut biasanya diisi oleh siswa-siswa dengan perolehan Nilai Ebtanas atau Nilai Ujian Nasional (UN) yang sangat tinggi. Namun, pemerintah merasa perlu melakukan rekayasa sistemik untuk membangun kembali institusi pendidikan dengan kualifikasi khusus guna menampung potensi anak-anak yang memiliki prestasi menonjol.

“Kebutuhan saat ini adalah membangun kembali sekolah dengan kualifikasi tertentu bagi anak-anak yang memiliki prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul sehingga mereka mampu bersaing secara terbuka dalam meniti karier di masa depan,” ujar Dedi Mulyadi sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Namun, kebijakan ini juga membawa konsekuensi logis terhadap sistem zonasi yang selama ini diterapkan. Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), menyadari adanya kekhawatiran dari masyarakat mengenai nasib siswa yang secara geografis tinggal di sekitar lokasi Sekolah Maung, namun secara kualifikasi akademik belum memenuhi syarat ketat yang ditetapkan untuk masuk ke sekolah unggulan tersebut.

Jika pada sistem pendidikan sebelumnya siswa dapat masuk ke sekolah favorit hanya dengan mengandalkan jarak tempat tinggal (zonasi), maka pada sistem Sekolah Maung, kualifikasi prestasi menjadi variabel utama. Menanggapi hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan skema mitigasi agar tidak ada anak yang kehilangan hak mendapatkan pendidikan berkualitas.

“Bagi siswa yang tinggal di sekitar Sekolah Maung namun kualifikasinya belum sesuai dengan syarat masuk, kami telah menyiapkan solusi. Mereka dapat diarahkan ke sekolah swasta yang berada di sekitar lokasi Sekolah Maung. Kami sudah melakukan kerja sama khusus dengan sekolah-sekolah swasta tersebut. Di sekolah swasta mitra ini, pendidikan akan diberikan secara gratis tanpa memandang status ekonomi, baik kaya maupun miskin. Hal ini kami lakukan karena kami memahami bahwa mereka kehilangan hak untuk masuk ke sekolah negeri akibat perbedaan kualifikasi tersebut,” tegas KDM.

Bagi para calon siswa dan orang tua yang ingin mempersiapkan diri, sangat penting untuk mengetahui daftar sekolah mana saja yang masuk dalam kategori Sekolah Maung pada tahun 2026. Berikut adalah daftar lengkap sekolah yang siap dipilih dalam SPMB 2026:

Daftar SMA Negeri Sekolah Maung:
Siswa dapat memilih salah satu dari daftar berikut: SMAN 2 Cibinong, SMAN 1 Bogor, SMAN 1 Depok, SMAN 1 Bekasi, SMAN 2 Tambun Selatan, SMAN 1 Subang, SMAN 1 Purwakarta, SMAN 5 Karawang, SMAN 2 Kota Sukabumi, SMAN 1 Pelabuhanratu, SMAN 1 Cisarua, SMAN 1 Cianjur, SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung, SMAN 3 Cimahi, SMAN 1 Soreang, SMAN 1 Sumedang, SMAN 1 Majalengka, SMAN 1 Sindang, SMAN 2 Cirebon, SMAN 1 Palimanan, SMAN 2 Kuningan, SMAN 1 Garut, SMAN 1 Tasikmalaya, SMAN 1 Singaparna, SMAN 1 Ciamis, SMAN 1 Banjar, dan SMAN 1 Parigi.

Daftar SMK Negeri Sekolah Maung:
Khusus untuk jenjang SMK, peserta memiliki fleksibilitas lebih tinggi di mana mereka dapat memilih maksimal tiga program keahlian. Daftar sekolahnya meliputi: SMKN 1 Cibinong, SMKN 3 Bogor, SMKN 2 Kota Bekasi, SMKN 1 Cibadak, SMKN 1 Pacet, SMKN 1 Cimahi, SMKN 1 Katapang, SMKN 1 Majalengka, SMKN 1 Mundu, SMKN 1 Garut, SMKN 2 Tasikmalaya, SMKN 1 Pangandaran, serta SMKN 1 Tajug Gede Purwakarta yang saat ini masih dalam proses pendirian melalui keputusan Gubernur terpisah. Perlu dicatat bahwa proses seleksi akan dilakukan berdasarkan urutan pilihan yang diajukan oleh peserta.

Agar tidak gugur dalam tahap administrasi, calon peserta harus memperhatikan syarat pendaftaran dengan sangat teliti. Secara umum, syarat yang harus dipenuhi adalah:
1. Merupakan lulusan SMP/MTs atau sederajat pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
2. Berusia maksimal 21 tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
3. Bagi pendaftar SMA, wajib telah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen. Namun, ketentuan TKA ini dikecualikan bagi pendaftar SMK.
4. Memiliki potensi unggul yang dibuktikan melalui dokumen pendukung seperti hasil TKA (khusus SMA), rapor dan dokumen hasil belajar, sertifikat atau piagam kejuaraan (baik akademik maupun non-akademik), portofolio karya, atau dokumen relevan lainnya.
5. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid.
6. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
7. Mengisi data secara benar dan bertanggung jawab penuh atas keabsahan dokumen dengan menandatangani Surat Tanggung Jawab Mutlak.
8. Telah menetap di wilayah provinsi Jawa Barat minimal selama 1 tahun, yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Keluarga (KK) dan/atau KTP.
9. Memenuhi syarat khusus sesuai dengan jalur penerimaan yang dipilih.

Selain syarat umum, dokumen fisik atau digital yang harus disiapkan meliputi: Akta kelahiran atau surat keterangan lahir, KTP orang tua, Ijazah atau surat keterangan lulus dari sekolah asal, Kartu Keluarga (KK), Rapor dari semester 1 hingga semester 5, serta dokumen keikutsertaan TKA jika diwajibkan pada jalur yang dipilih.

Mengenai mekanisme pendaftaran, seluruh proses dilakukan secara daring melalui situs resmi https://maung-spmb.jabarprov.go.id/. Calon murid disarankan untuk menggunakan akun yang telah diberikan oleh operator Dapodik di sekolah asal masing-masing. Namun, pemerintah telah mengantisipasi kendala teknis; jika hingga hari pendaftaran akun belum tersedia dari sekolah asal, calon murid diperbolehkan mengajukan pembuatan akun langsung ke SMA atau SMK Maung yang menjadi tujuan mereka.

Sebagai catatan penting bagi seluruh peserta, jadwal pelaksanaan SPMB Sekolah Maung 2026 telah disusun secara sistematis sebagai berikut:
– Masa Pendaftaran: 25, 26, 28, 29 Mei 2026.
– Masa Verifikasi Dokumen: 25 Mei hingga 2 Juni 2026.
– Uji Kompetensi dan Penanganan Masalah: 3 Juni 2026.
– Rapat Pleno Dewan Guru dan Kepala Sekolah: 4 Juni 2026.
– Koordinasi Kepala Sekolah dan Cabang Dinas: 5 Juni 2026.
– Pengumuman Hasil Seleksi: 8 Juni 2026.
– Proses Daftar Ulang: 9 hingga 10 Juni 2026.

Dengan adanya sistem Sekolah Maung ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kompetitif dan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang siap menghadapi tantangan global. Para orang tua diharapkan dapat mempersiapkan dokumen dan mentalitas putra-putrinya sejak dini agar dapat bersaing dalam seleksi ketat ini.

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme