Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

NASA Garap Cara Bersihkan Sampah Angkasa

Posted on March 13, 2012

Badan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA) sedang mencari cara untuk membersihkan ruang angkasa dari ancaman peningkatan sampah antariksa.

Seorang astrofisikawan dari kantor Environmental Effect NASA, Donald Kessler, mengatakan industri antariksa secara perlahan mengembangkan ide untuk membersihkan sampah antariksa itu, namun belum pernah ada yang diuji.

Sampah antariksa berasal dari asteroid-asteroid, komet, meteorit dan juga peralatan ruang angkasa yang dibuat manusia maupun bagian lainnya. Satelit “mati” adalah salah satu contoh dari sampah antariksa yang mengancam fungsi satelit dan stasiun ruang angkasa internasional.

Kessler, yang merupakan kepala program penanganan sampah antariksa yang pertama di NASA, mengatakan bahwa ada tiga isu utama yang harus diselesaikan berkaitan dengan pembersihan sampah antariksa.

“Satu, bagaimana kita bisa mendapatkan sampah itu secara murah? Dua, bagaimana kami mengambil objek yang berputar dan tidak dirancang untuk bisa diambil? Ketiga, apa yang akan dilakukan setelah kita mengambilnya?” ujar Kessler kepada kantor berita Xinhua.

Fakta lain yang juga menjadi pertimbangan adalah lambannya astrofisikawan dan ilmuwan membahas persoalan itu dan bahwa NASA tidak setiap tahun bisa menggunakan dana dari pemerintah untuk melakukan penelitian dan melakukan pembersihan sampah antariksa.

Perhatian internasional untuk membersihkan sampah antariksa meningkat sejak beberapa tahun terakhir, terutama sejak Februari 2009, saat dua satelit buatan bertabrakan sekitar 490 mil (790 km) di atas Siberia dan menghasilkan 1.000 keping sampah antariksa.

Kessler yang juga dikenal sebagai pencipta “Kessler Syndrome” percaya bahwa meningkatnya frekuensi tumbukan sampah antariksa akan menciptakan “jalur permanen dari sampah angkasa” yang begitu tebalnya dan berbahaya pada saat peluncuran roket atau satelit.

Dua ide yang mungkin dilakukan untuk membersihkan sampah ruang angkasa adalah menggunakan laser yang sangat kuat, yang bisa mendorong sampah ke orbit yang lebih rendah untuk dibakar, serta pembuatan jaring matrik untuk menangkap sampah antariksa itu.

Meski demikian, menurut Kessler, tidak ada satu konsep pun yang bisa menjadi solusi total atas masalah ini, bahkan jika konsep itu bekerja sesuai rencana sekalipun.

Sejumlah perusahaan di Amerika Utara bekerja di beberapa proyek pembersihan sampah antariksa, salah satunya Star Technology and Reseach (STAR) di Mount Pleasant, South Carolina.

Baru-baru ini STAR menerima hampir dua juta dolar AS dari NASA untuk membuat pesawat luar angkasa ElctroDynamic Debris Eliminator (EDDE) yang akan bekerja membersihkan sampah antariksa.

“EDDE akan beroperasi di medan magnet bumi seperti layaknya kapal yang berlayar karena angin, akan memberikan jangkauan tak terbatas dengan menggunakan tenaga matahari. Ini merupakan terobosan teknologi yang memungkinkan dihilangkannya semua obyek besar dan berbahaya di orbit bumi yang rendah,” ujar Juru Bicara STAR Jerome Pearson.

EDDE didesain untuk “berlayar” ke satelit yang sudah tak beroperasi menggunakan tenaga surya kemudian mengeluarkan jaring besar untuk menangkap satelit yang ditargetkan, dan turun ke orbit yang lebih rendah.

Pesawat itu kemudian akan menyemburkan satelit atmosfer bumi sehingga terbakar dan kemudian berlayar lagi ke orbit yang lebih tinggi untuk menangkap satelit yang sudah tak beroperasi.

Lebih dari 2.000 ton sampah antariksa mendekati orbit bumi di bawah ketinggian 2.000 kilometer. EDDE dapat menangkap dan membuat satelit angkasa besar yang telah “mati”, kata Pearson.

Menurut dia, seluruh pihak yang meluncurkan satelit internasional harus bertanggung jawab membersihkan sampah antariksa.

Sumber: Republika

Terbaru

  • Apa itu Bug React2Shell? Sudah Serang Lebih dari 30 Organisasi dan 77.000 IP Address
  • Google Store Black Friday 2025: Penawaran Spesial untuk Pixel, Nest, dan Lainnya!
  • Boxville 2 Gratis di Playstore, Plus Diskon Lainnya!
  • Cara Atasi Masalah Pembacaan Suara (Read Aloud) di Windows Copilot Tidak Berfungsi
  • Kementerian Kesehatan Inggris Akui Data Breach, Akibat Zero-day Oracle DB?
  • Google Akan Perkenalkan Autofill Google Wallet di Chrome untuk Pembayaran Lebih Mudah
  • Google Pixel Akan Perkenalkan Launcher Device Search Baru, Lebih Cepat dan Pintar
  • Hacker Serang Bug VPN di ArrayOS AG untuk Menanam Web Shell
  • Cara Menonaktifkan Error “ITS Almost time to restart in Windows”
  • Google Fi Mendukung Panggilan Telepon RCS Melalui Web, Lebih Mudah dan Efisien
  • Data Breach Marquis: Hajar Lebih Dari 74 Bank dan Koperasi AS
  • Google Search Akan Adopsi ‘Continuous Circle’ untuk Hasil Pencarian Terjemahan, Lebih Cerdas dan Kontekstual
  • Rusia Memblokir Roblox Karena Distribusi ‘Propaganda LGBT’
  • Google Gemini Redesain Web Total di Desember 2025, Fokus UX yang Lebih Baik
  • Apa itu Google Workspace Studio? Tool Baru untuk Pembuat Konten?
  • Cara Menggunakan Xbox Full-Screen Experience di Windows
  • Korea Tahan Tersangka Terkait Penjualan Video Intim dari Kamera CCTV yang Diretas
  • Kebocoran Galaxy Buds 4 Mengungkap Desain dan Fitur Baru, Mirip Apple?
  • Sudah Update Windows KB5070311 dan Apa Saja Yang Diperbaiki?
  • Cara Menonaktifkan Fitur AI Actions (Tindakan AI) di Menu Windows Explorer
  • Microsoft Edge AI vs. OpenAI’s Atlas Browser: Perbandingan dan Perbedaan Utama
  • Cara Memasang Folder Sebagai Drive di Windows 11
  • Cara Memperbaiki Error 0xC1900101 0x40021 pada Update Windows 11
  • Malware Glassworm Serang Lagi VSCode, Hati-hati!
  • Walmart dan Google Bermitra untuk Kamera Rumah Google Home: Pengalaman Langsung
  • Gemini Dapat Bisa Atur Perangkat Rumah Melalui Home Assistant Pakai Suara, Desember 2025
  • Asahi, Produsen Bir Jepang, Akui Kebocoran Data 15 Juta Pelanggan
  • Google Messages Ada Fitur Baru: Pesan Grup, Mode Gelap dan Integrasi dengan Google Duo
  • 5 Laptop ASUS Terbaik dengan Tampilan Mewah dan Build Quality Premium
  • Pria di Balik Serangan ‘Twin Wifi’ Mencuri Wifi, Dikenakan Hukuman 7 Tahun Penjara
  • Apa itu Bug React2Shell? Sudah Serang Lebih dari 30 Organisasi dan 77.000 IP Address
  • Google Store Black Friday 2025: Penawaran Spesial untuk Pixel, Nest, dan Lainnya!
  • Boxville 2 Gratis di Playstore, Plus Diskon Lainnya!

©2025 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme