Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Bedah Buku Atlas Walisongo: Kenapa Maulana Malik Ibrahim tidak dibahas sebagai Wali Songo

Posted on May 13, 2014

KEDIRI – Ada yang menarik pada bedah buku Atlas Wali Songo di aula Rektorat Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, yakni Syekh Maulana Malik Ibrahim tidak termasuk jajaran wali sembilan. Hal itu membuat para hadirin bertanya-tanya.

“Fakta sejarah itu tidak harus selalu sama dengan pandangan umum,” jawab Agus Sunyoto, penulis buku tersebut, pada diskusi yang merupakan rangkaian acara sebelum pelantiakan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) STAIN Kediri, (9/5).

Menurut Agus Sunyoto, justru yang sekarang berkembang ini adalah pandangan masyarakat. “Dan pandangan masyarakat tidak selalu berdasar fakta sejarah, jadi tidak diakui secara akademis,” tambahnya.

Agus Sunyoto menambahkan, Syekh Maulana Malik Ibrahim wafat pada 1419 M. Pada saat itu Sunan Ampel, wali tertua kedua dalam tradisi ziarah Wali Songo belum dilahirkan, atau kalaupun sudah lahir, ia masih bayi.

“Bukti sejarah menyebutkan bahwa pada tahun 1440 usia Sunan Ampel belum berumur 20 tahun,” katanya. “Jadi secara nalar, tidak mungkin Syekh Maulana Malik Ibrahim berada satu mimbar dengan Sunan Ampel untuk membahas strategi penyebaran Islam.”

Syekh Maulana Malik Ibrahim tidak masuk dalam kategori Wali Songo, namun menjadi bagian penting dari penyebaran Islam tahap pertama, seperti juga Fatimah binti Maimun, Syekh Wasil dan beberapa ulama lain semasanya. Ada banyak ulama pra-Wali Songo yang dikupas dalam atlas itu. Makam para penyebar Islam itu diziarahi umat Islam setiap hari.

Sejarah Wali Songo memang cukup rumit. Sunan Muria, anak Sunan Kalijaga malah hidup pada tahun 1500-an, agak jauh dari masa Sunan Ampel. Beberapa peneliti menyebutkan Wali Songo merupakan sebuah dewan yang beranggotakan sembilan ulama. Jika salah seorang meninggal, maka digantikan oleh yang lain.

Dalam buku itu, Agus berkesimpulan, Wali Songo baru muncul setelah Sunan Ampel. Sebelum itu belum ada dewan atau semacamnya. Dalam buku itu juga disebutkan dua orang lagi yang masuk dalam kategori wali, yakni Syekh Siti Jenar dan Raden Fatah.

Usaha Agus Sunyoto adalah menyajikan Wali Songo sebagai fakta sejarah. Adapun kepercayaan masyarakat biarlah tetap berkembang seperti apa adanya.

Ia mengaku prihatin beberapa kalangan cendekiawan muslim meragukan aspek kesejarahan para penyebar Islam di Nusantara ini. Dalam pengantar bukunya, misalnya, sejarawan ini menyayangkan tidak adanya entri Wali Songo pada Ensiklopedi dalam Islam yang berjilid-jilid terbitan Ichtiar Baru van Hoeve.

Yang agak lucu, dan sempat disindir dalam bedah buku Atlas Wali Songo, aspek kesejarahan para wali itu digugat secara terang-terangan dalam berbagai karya tulis para akademisi dari kampus-kampus Islam yang memakai nama Wali Songo dan tokoh-tokohnya sebagai nama kampus mereka. Sumber: NU Online

Terbaru

  • Siap-siap Boros! Ini Bocoran Skin Starlight Januari 2026 dan Update Seru M7
  • Moto X70 Air Pro Bakal Punya Kamera Periskop Canggih!
  • Ternyata Nggak Semua Aplikasi Bisa QRIS CPM di Alfamart, Ini Penjelasannya!
  • Lagi Order Tiba-tiba Gojek Error? Jangan Panik Dulu, Coba Langkah Praktis Ini!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Melihat Kode Verifikasi Email Saya 6 Digit yang Sering Bikin Bingung!
  • Belum Tahu? Ini Cara Dapat Akses Premium Viu & Vidio Gratis Pakai Axis!
  • Belum Tahu? Inilah Fakta Kamera 0,5 di Samsung Galaxy A05s, Jangan Salah Beli!
  • Nggak Perlu Panik! Ini Trik Jitu Mengatasi Preview Pane PDF yang Hilang di Windows 10 & 11
  • Ini Video Cikgu Nisa Viral di TikTok? Awas Jangan Asal Klik Link Nonton!
  • Kok Menu Undang Teman di Melolo Hilang? Gini Cara Mengembalikannya!
  • Apa Itu Putlocker? Ini Pengertian dan Deretan Alternatif Penggantinya
  • Apa Itu Extend Volume? Ini Cara Memperluas Drive C di Windows 11
  • Ini Trik AFK Fish It Roblox Pakai LDCloud, Auto Panen Ikan Tanpa Bikin HP Panas!
  • Apa itu Game Zenless Zone Zero (ZZZ) HoYoVerse? Ini Cara Mainnya
  • Cuma Kurang 1 Rupiah! Misteri Lucky Draw Akulaku Rp300 Ribu, Bisa Cair Nggak Sih?
  • Video Melolo Cuma Layar Hitam? Ini Trik Ampuh Mengatasinya, Pasti Berhasil!
  • Mau Simpan Video Twitter dan TikTok Tanpa Aplikasi? Begini Cara Praktis Pakai VidsSave!
  • Mau Gaji Dolar? Gini Caranya Tembus Kerja di Australia, Jangan Sampai Salah Visa!
  • Belum Tahu? Inilah Fakta MigoReels, Katanya Nonton Drama Bisa Dapat Rp700 Ribu!
  • Apa Itu Event Invite Friends CapCut? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya Biar Cuan
  • Apa Itu MJ di FF? Ini Pengertian, Asal-Usul, dan Risiko di Balik Istilah Tersebut
  • Apa Itu Pengertian Penonaktifan SPayLater? Ini Durasi Blokir Akibat Telat Bayar
  • Apa Itu Rasio Gambar Ukuran 1:1 di Canva? Ini Pengertian dan Cara Buatnya
  • Pengiriman Shopee Express Hemat itu Berapa Lama? Ini Pengertian dan Estimasi Sampainya
  • Android 2025: Aplikasi Baru dan Smartphone Impian yang Akan Datang!
  • Apa Itu Google AI Pro Ultra? Ini Pengertian dan Penjelasan Lengkapnya
  • Apa Itu Error Gagal Kirim Nilai RDM 3.1? Ini Pengertian dan Solusi Mengatasinya
  • Facebook Mulai Batasi Link Eksternal Cuma 2 Sebulan! Ini Trik Mengatasinya
  • Cara Nonton Tensura Season 4! Bakal Tayang April 2026 dengan Format 5 Cour
  • Belum Tahu? Inilah Trik Supaya Live TikTok Kalian Aman dan Banjir Cuan
  • Apa itu Cosmic Desktop: Pengertian dan Cara Pasangnya di Ubuntu 26.04?
  • Apa Itu Auvidea X242? Pengertian Carrier Board Jetson T5000 dengan Dual 10Gbe
  • Elementary OS 8.1 Resmi Rilis: Kini Pakai Wayland Secara Standar!
  • Apa Itu Raspberry Pi Imager? Pengertian dan Pembaruan Versi 2.0.3 yang Wajib Kalian Tahu
  • Performa Maksimal! Ini Cara Manual Update Ubuntu ke Linux Kernel 6.18 LTS
  • Begini Cara Buat Generator Stiker WhatsApp Otomatis Menggunakan Python dan OpenAI GPT-Image-1
  • Inilah Cara Kerja AI Instagram Deteksi Konten Berbahaya dan Spam Secara Otomatis
  • Prompt AI Tahun Baruan di Bundaran HI
  • Prompt AI Pamer iPhone 17 Pro Max Orange
  • Apa itu GPT 5.2 di Microsoft Copilot? Ini Pengertian dan Keunggulannya
  • Apa Itu Paket WhatsApp API Palsu di NPM? Ini Pengertian dan Bahayanya
  • Apa Itu Serangan Spear-Phishing Microsoft 365? Ini Pengertian dan Modusnya
  • Apa Itu Ploutus? Mengenal Ransomware P0ADUS yang Baru Saja Ditindak DOJ
  • Apa itu CVE-2025-68664? Memahami Celah Keamanan LangGrinch pada LangChain
  • Kronologi Kasus Pencurian Data Karyawan Data Breach Korean Air 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme