JAKARTA – Jakarta – Sekretaris Fraksi PKB DPR Hanif Dhakiri membantah kabar yang menyebutkan moderator debat capres-cawapres putaran kedua, Ahmad Erani Yustika, adalah staf ahli fraksi.
“Bukan dan tidak ada hubungannya dengan PKB. Dia ekonom dari kalangan profesional independen,” imbuhnya kepada INILAHCOM, Kamis (12/6/2014).
Sebagaimana diberitakan, alumnus Universitas Brawijaya (UB) mencurigai netralitas Prof Ahmad Erani Yustika sebagai moderator debat capres tahap kedua yang berlangsung hari Minggu mendatang. Alasannya, Erani Yustika dituding dekat dengan PKB yang menjadi salah satu partai pendukung Jokowi – JK.
Keraguan alumnus UB itu tertulis pada SMS yang ditujukan pada La Nyalla Mattalitti, salah satu tim pemenangan Prabowo Hatta. “Saya kaget juga menerima SMS itu. Teman-teman sesama alumnus Universitas Brawijaya yang mengirimi saya,” kata La Nyalla, Kamis (12/6/2014).
La Nyalla menunjukkan SMS itu berbunyi :
Assalamualaikum Tjak Nyalla , konco2 UB Prihatin lan kudu lapor panjenengan sbg alumni UB yg dkng Prabowo Hatta , info krg bagus :Moderator Debat ke 2 Capres cawapres Prof. Ahmad Erani Yustika dari Universitas Brawijaya “Patut Dicurigai ” ada indikasi soalnya bocor pada kubu Jokowi JK karena Ahmad Erani adalah kader PKB ( tmsk orang tuanya ) dan sering diminta sebagai staf ahli fraksi PKB di pusat dan propinsi jatim.
Seluruh civitas academica Fakultas Ekonomi tahu tentang hal ini. Demi kejujuran dan keterbukaan dan tegak nya keadilan di indonesia agar direconfirm info ini pada dekan Fak Ekonomi UB Bpk. Prof. Candra fajri atau pejabat UB lainnya. Slamat berjuang untuk indonesiaku.
Apa yang salah ketika KADER NU JADI MODERATOR!
Sumber: Inilah.com