Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pergeseran Pemahaman Pancasila tentang Agama

Posted on September 5, 2015

Manado, NU Online
Pemahaman orang Indonesia sekarang terhadap Pancasila mengenai Ketuhanan Yang Maha Esa itu berbeda sama sekali dengan pemahaman orang-orang di awal Indonesia merdeka. Pada tahun empat puluhan hingga lima puluhan, dalam konstitusi Indonesia tak mengenal istilah agama resmi.

Demikian diungkapkan peneliti dari Ofdord Center Kevin W Fogg di sela-sela mengikuti AICIS ke-15 di Manado, Jumat siang (4/9).

“Sekarang kita melihat ada enam agama resmi. Pada tahun 40an hingga 50an tidak ada agama resmi. Inilah yang saya maksud dengan pergesaran pemahaman terhadap Pancasila. Pergesaran ini harus kita ingat,” tegasnya.

Kevin menjelaskan perubahan pemahaman orang Indonesia pada konsitutsinya di atas merupakan salah satu contoh dari pergesaran tata kelola Indonesia. “Bukan saja pada stu dua pasal tapi juga pada keseeluruhan tatanan politik.”

Dia mengatakan ada banyak nilai positif perubahan pemahaman konstitusi, tapi juga ada yang tidak menguntungkan. Kevin mencontohkan, konstitusi Indonesia demikian bagus dan netral mengatur soal etnisitas dan kesukuan.

“Kenteralan konsitusi Indonesia pada soal etnis adalah keuntungan dan kemajuan Indonesia. Misalnya Jika dibandingkan konstitusi Brunai, Malaysia atau Burma, Indonesia lebih maju. Malaysia, Brunai, dan Burma itu mengutamakan salah satu etnis dan dicampurkan dengan agama yang dianut etnis bersangkutan,” jelasnya.

Di Indonesia, lanjutnya, agama tidak melakat pada etnis. Orang Jawa mayoritas Jawa, tapi orang Jawa juga bisa beragama Hindu, Kristen dan lain-lain. “Konstitusi yang tidak mengunggulkan dan mengutamakan etnis ini memudahkan dalam mengelola berbedaan, termasuk perbedaan agama.”

Kristen juga lebih gampang dalam menghadapi dan  menjalankan berbedaan, termasuk perbedaan agama.

Di bagian lain Kevin berpendapat, tata nilai yang berkembang di masyarakat juga sangat membantu dalam proses berbangsa. “Orang Indonesia menjiwai tata nilainya. Hal itu mendukung dalam proses berbangsa sekaligus juga mengoreksi jika ada yang janggal dalam konstitusi.”

“Kita tahu, NU, Muhammadiyah, Jamiatul Washliyah, Syarekat Islam ikut membentuk konsitusi pasca merdeka. Konstitusi tidak hanya dibentuk oleh orang berlatar belakang pendidikan, misalnya Belanda atau pengalaman di luar negeri. Tapi juga dilatarbelakangi oleh pengalaman hidup dan bergulatan di organisasi-orgnisasi masing-masing. Ini pengalaman yang tidak bisa dilupakan dan menjadi ciri khas Indonesia,” Kevin memaparkan.

Kevin W Fogg datang ke Indonesia untuk menjadi pembicara dalam AICIS di Manado ini. Dia bicara dalam sesi pleno berjudul Pemikiran Kontemporer dalam Dialog antar Agama, bersama Phillip Buckley dari Kanada, Richard Siwu dari Universitas Krsiten Tomohon, Nadirsyah Hosen dari Australia dan Haidar Bagir dari Jakarta. (Na Naafi’/Abdullah  Alawi)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Alasan Raja Ampat Disebut Surga Terakhir di Bumi dengan Biodiversitas Laut Paling Gokil di Dunia
  • Inilah Tanggapan PKB Soal KPK Usul Syarat Capres Harus Kader Partai
  • Inilah 5 Calon Ketua DPC PKB Timor Tengah Selatan dan Perubahan Aturan Seleksi yang Perlu Kalian Perhatikan
  • Inilah 51 Kode Redeem FF Terbaru 29 April 2026, Ada Gintoki Bundle dan Skin Eksklusif!
  • Inilah Profil Abdul Kadir Karding, Politikus PKB yang Resmi Dilantik Menjadi Kepala Badan Karantina Nasional!
  • Inilah 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Mei 2026, Ada Trik Rahasia Dapetin Pemain OVR 119 di Event TOTS!
  • Inilah iPhone Ultra, Bocoran Ponsel Lipat Pertama Apple dan MacBook Ultra Layar Sentuh yang Siap Mengguncang Pasar!
  • Inilah Bocoran Tanggal Rilis dan Gameplay EA Sports UFC 6 yang Paling Dinantikan
  • Inilah Arti Move WA dalam Bahasa Gaul yang Sering Muncul di Aplikasi Kencan dan Media Sosial
  • Inilah realme C100, Smartphone dengan Baterai Titan 8000mAh Pertama yang Garansi Awet Sampai 7 Tahun!
  • Inilah Cara Mengatasi Third Party Software Is Interfering With Roblox yang Sering Muncul Tiba-Tiba
  • Inilah Penyebab Data Seluler Tidak Bisa Digunakan Padahal Sudah Aktif dan Solusi Praktis Mengatasinya
  • Inilah Kenapa Canva Error 503 Tidak Bisa Dibuka Hari Ini dan Cara Mengatasinya Sampai Layanan Kembali Normal
  • Inilah Cerita Hangat di Balik Muscab PKB Kebumen: Dari Urusan Dapur Hingga Strategi Pemenangan 2029!
  • Inilah Kronologi dan Identitas 4 WNI yang Disandera Perompak Somalia di Kapal MT Honour 25
  • Inilah Alasan PKB Kaji Ulang Ambang Batas DPRD Biar Sejalan Sama Putusan MK
  • Inilah Jadwal Pengumuman Hasil TKA SD dan SMP 2026 dan Cara Cek Skor Kalian Secara Online
  • Inilah HP Gaming Vivo Terbaik 2026 yang Paling Gahar, Main Game Berat Nggak Pake Ngelag!
  • Inilah Potensi Pajak Selat Malaka yang Bikin Rame, Ternyata Gini Cara Mainnya Biar Nggak Melanggar Hukum Internasional
  • Inilah Alasan Kenapa Sinkhole Sering Muncul di Indonesia dan Cara Mengenali Tanda-Tandanya Supaya Kalian Tetap Aman
  • Inilah Program PJJ 2026 untuk Anak Tidak Sekolah, Cara Mudah Masuk SMA Tanpa Harus ke Kelas Tiap Hari!
  • Inilah Program SPMB 2026 PJJ Khusus Anak Tidak Sekolah, Solusi Buat yang Pengen Balik Belajar!
  • Inilah Cara Kuliah di Al-Azhar Mesir Lewat Jalur Kemenag 2026, Lengkap dengan Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Jadwal Lengkap Jalur Mandiri Unud 2026, Persiapkan Diri Kalian Sebelum Menyesal!
  • Inilah 8 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026 yang Bisa Jadi Pilihan Kuliah Kamu
  • Inilah Jadwal Terbaru SSU ITB 2026 yang Diperpanjang, Lengkap dengan Syarat dan Rincian Biayanya!
  • Inilah 10 Jurusan Kuliah Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026, Cek Daftarnya Biar Nggak Salah Pilih!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026, Kesempatan Emas Buat PNS Kemendiktisaintek Tingkatkan Karier!
  • Inilah Ketentuan Lengkap TKA Susulan 2026 SD dan SMP, Cek Syarat dan Jadwal Resminya Di Sini!
  • Inilah Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah: Panduan Lengkap dan Link Download PDF Terbaru 2026
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Create Professional Movies and Advertisements Automatically Using the 50 Plus Artificial Intelligence Models in Studio by Abacus AI
  • How to use ChatGPT Images 2.0 to transform your creative ideas into professional visual assets
  • How to Use Dreamina SeaDance 2.0 to Create Professional Motion Graphics and Viral Videos Like a Pro
  • How to Automate Your Daily Digital Chores Using the Powerful Combination of Claude Co-work and Ollama
  • How to access over 500 AI models and build professional automation workflows using WaveSpeed Desktop for free
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme