Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mbah Kiai Ahmad Shodiq: Kiai Sederhana dan Tidak Tergiur Politik

Posted on May 13, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Wahyu Ceha

Sosoknya memiliki perawakan sedang, tidak tinggi dan tidak pendek, juga tidak kurus dan tidak gemuk. Tinggi badannya antara 165 cm. Sosok yang sederhana, dengan wajah teduh dan penuh wibawa. Ada kharisma yang memancar dari dalam jiwa. Tentu, sematan tersebut pantas ditujukan kepada Mbah Kiai Ahmad Shodiq Pasirraja.

Pada waktu Kabupaten Banyumas dipimpin oleh Pak Bupati Kol. Inf. R. G. Rudjito (menjabat sebagai Bupati pada tahun 1978-1988 M.) Mbah Kiai Ahmad Shodiq pernah ditimbali oleh Pak Bupati. Saat itu Mbah Kiai Shodiq diundang untuk menghadiri acara Soekarno Agung. Sebelum dijabat oleh Pak Rudjito, Banyumas sempat dipimpin oleh seorang Bupati yang bernama Letkol. Inf. Soekarno Agung (menjabat sebagai Bupati pada tahun 1966-1971 M).

Mbah Kiai Ahmad Shodiq, sebagaimana dituturkan oleh Mbah Zen tidak memiliki banyak celana yang necis, karena lebih sering memakai sarung. Maka pada saat itu, Mbah Kiai Shodiq meminjam celana santrinya, ketika hendak menghadiri acara Soekarno Agung. Tujuan Mbah Kiai Shodiq tidak lain sebagai bentuk menghormati undangan Pak Bupati. Namun hal unik terjadi, masih dari penuturan Mbah Zen, bahwa saat itu Pak Bupati justru memakai sarung, tujuannya juga sama, yaitu menghormati Mbah Kiai Shodiq.

Tentu, dari kisah tersebut mengandung makna, bahwa berlomba saling hormat menghormati dalam kebaikan telah dicontohkan oleh tokoh besar di Banyumas. Bagaimana Mbah Kiai Shodiq memberikan teladan akhlak yang bijak kepada generasi-generasi selanjutnya. Teladan akhlak, yaitu jiwa menghormati sekaligus menghargai seorang pimpinan.
Baca juga:  Ulama Banjar (47): KH. Abdurrahman Ismail , M.A
Selain kisah tadi, Mbah Kiai Ahmad Shodiq bin Raji Mustofa menjadi sosok yang ditakuti oleh Jepang. Pernah pada saat itu, Mbah Kiai Ahmad Shodiq menolak saat disuruh menghadap Pimpinan Jepang. Ini menjadi bukti, bahwa Mbah Kiai Ahmad Shodiq memiliki kecintaan terhadap Tanah Air. Bukan hanya itu, Mbah Kiai Shodiq sering memberikan wejangan kepada masyarakat, terutama kepada pemuda-pemudi agar berani melawan penjajahan. Maka dari itu, sosok Mbah Kiai Shodiq dapat dikatakan sebagai ‘charger’ bagi kawula muda. Wejangannya sering dinanti untuk menambah semangat dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Mbah Kiai Ahmad Shodiq merupakan sosok yang sederhana dan tidak tergiur dengan politik. Diungkapkan oleh Mbah Zen, bahwa Mbah Kiai Ahmad Shodiq tidak masuk pengurus organisasi keagamaan apapun, baik NU ataupun Muhammadiyah. Akan tetapi, amaliyah Mbah Kiai Ahmad Shodiq lebih kepada amaliyah orang NU. Artinya, Mbah Kiai Shodiq memilih jalan kultural dalam berdakwah. Begitupun dengan partai politik apapun, tidak tertarik sama sekali dengan partai politik. Mbah Kiai Ahmad Shodiq lebih memilih istikomah dan nyaman dalam syiar agama.

Sejarah kelahiran Mbah Kiai Shodiq kurang bisa dilacak. Namun, menurut informasi dari Mbah Zen, Mbah Kiai Shodiq lahir pada tahun 1917, dan meninggal pada hari Jumat 18 Januari 1980 di Dusun Pasirraja, Desa Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat. Selang beberapa hari kemudian tepatnya hanya 110 hari kemudian atau tepatnya tanggal 7 Mei 1980 isrinya yang bernama Nyai ‘Aisyah menyusul menghadap sang Illahi.
Baca juga:  Sajian Khusus: Ulama yang Wafat dalam Keadaan Sujud
Mbah Shodiq merupakan tokoh yang menyebarkan syiar Islam di Purwokerto dan sekitarnya. Beliau termasuk mursyid tarekat Syadziliyah yang diturunkan dari gurunya Syaikh Ma’ruf dari Surakarta. Ayahnya bernama Mbah Kiai Raji Mustofa, seorang yang sederhana dan selalu mengutamakan untuk mengkaji agama. Mbah Kiai Raji Mustofa mewanti-wanti kepada Mbah Kiai Shodiq untuk mengikuti pola kehidupan ayahnya.

Mbah Kiai Shodiq menikah dengan Nyai ‘Aisyah yang berasal dari Purwokerto dan dikaruniai enam orang anak. Anak-anak Mbah Kiai Shodiq adalah Kiai Ahmad Sonhaji, Nyai Muntamah, Nyai Minifah, Ning Shodiqoh, Ning Fatimah dan Ning Sa’adah. Namun sayang putra-putra beliau tidak dapat meneruskan perjuangan ayahnya dalam mengembangkan Islam, karena putri-putri beliau sudah meninggal dunia, sementara putra laki-laki satu-satunya meninggal pada waktu usianya masih remaja.

Beliau meninggalkan Musholla dengan nama Musholla Langgar Kidul. Musholla yang dijadikan basis dakwah kuktural. Musholla Langgar Kidul menjadi pusat syiar Islam yang dilakukan oleh Mbah Kiai Shodiq pada waktu beliau masih hidup. Kini Musholla tersebut dikelola oleh menantunya yang bernama Kiai Iskandar.

Tulisan ini menjadi ikhtiar membangun kenangan masa silam, tentang kisah dan kiprah yang dilakukan oleh Mbah Kiai Shodiq dalam berjuang menyebarkan syiar Islam. Selain itu, tulisan ini menolak untuk melupakan jasa-jasa yang telah diberikan Mbah Kiai Shodiq Pasirraja.
Baca juga:  Lika-liku Kehidupan Al-Ghazali
Sumber Bacaan;

Khusnul Khotimah, Peran Tokoh Agama Dalam Pengembangan Sosial Agama di Banyumas, LPPM IAIN Purwokerto, 2015.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Cara Cek Lokasi UTBK 2026 Agar Tidak Salah Alamat dan Terlambat
  • Inilah Realme Narzo 100 Lite 5G, Smartphone Baterai 7000mAh yang Siap Meluncur dengan Spesifikasi Gahar dan Layar Super Smooth
  • Inilah Alasan Kenapa Aplikasi MOVA Berbahaya dan Bukan Cara Cepat Kaya yang Aman
  • Inilah Huawei Watch GT Runner 2, Smartwatch Keren yang Siap Bikin Lari Kalian Makin Kencang dan Presisi!
  • Inilah Panduan Lengkap Mengunduh dan Mencetak Kartu Peserta UTBK 2026 Biar Nggak Salah Langkah
  • Apa itu Satgas PKH? Tim Khusus yang Bakal Sikat Penguasaan Hutan Ilegal di Indonesia
  • Inilah REDMI Pad 2 SE, Tablet Murah dengan Layar 2K yang Siap Bikin Nyaman Mata Kalian
  • Apa itu msgstore.db.crypt14 di WhatsApp? Jangan Asal Hapus Kalau Nggak Mau Chat Hilang!
  • Inilah Fakta di Balik Kasus Siswi 15 Tahun di Langkat yang Viral Jadi Tersangka Usai Bela Ayahnya
  • Inilah 7 HP Redmi Kamera Terbaik 2026 dengan Resolusi 200 MP, Kualitas Flagship Harga Tetap Irit!
  • Inilah Bahaya dan Cara Kerja Unlock FF Beta Server Account Apk Mobilitado yang Lagi Viral
  • Inilah 5 Laptop Lenovo Paling Awet dan Tangguh Buat Investasi Jangka Panjang Kalian
  • Inilah Kronologi Tragis Mahasiswa PNP Padang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos 11 April 2026
  • Inilah Kenapa Akun WhatsApp Kalian Sedang Ditinjau dan Cara Mengatasinya Biar Normal Lagi
  • Inilah Kronologi Gadis Lampung Nekat Menyamar Jadi Pria Demi Lamar Kekasih di Sinjai yang Berujung Urusan Polisi
  • Inilah Kronologi Kecelakaan Beruntun Jalur Purworejo-Magelang 11 April 2026: Berawal Dari Rem Mendadak Karena Kucing Melintas
  • Inilah Kabar Mengejutkan OTT KPK Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Begini Kronologi dan Profil Lengkapnya
  • Inilah Mod HUD Minecraft 2026 yang Bikin Tampilan Game Kalian Makin Keren dan Informatif
  • Inilah Panduan Lengkap UM-PTKIN 2026: Jadwal, Cara Daftar, dan Tips Strategis Memilih Jurusan di UIN IAIN STAIN
  • Inilah Alasan Kenapa Tiny House di Sleman Makin Populer dan Cara Bangunnya dengan Budget 100 Jutaan
  • Inilah Alasan Kenapa Akun Instagram Wapres Gibran Sempat Follow Akun Judi Online, Ternyata Begini Faktanya!
  • Inilah Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Penistaan Agama Injak Alquran di Lebak Banten yang Lagi Viral
  • Inilah Rekomendasi Instagram Downloader Terbaik 2026, Cara Download Reels dan Foto Paling Sat Set!
  • Inilah Alasan Kenapa Channel YouTube Kalian Gak Berkembang Meskipun Kontennya Udah Bagus
  • Inilah Cara Buka Situs yang Diblokir di Tahun 2026, Trik Rahasia Tanpa VPN!
  • Inilah Cara Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi dan POCO Paling Ampuh Tanpa Root, Update April 2026
  • Inilah 7 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik yang Layak Kalian Lirik, Speknya Nggak Kaleng-Kaleng!
  • Inilah 7 Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP, Ternyata Masih Bisa Diselamatkan!
  • Inilah Cara Mengatasi Baterai Boros Setelah Update HyperOS yang Paling Ampuh
  • Inilah Pokémon Champions 2026, Game Battle Kompetitif Terbaru dan Cara Download-nya yang Perlu Kalian Tahu!
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Use VoxCPM2: The Complete Tutorial for Professional Voice Cloning and AI Speech Generation
  • Complete tutorial for Creao AI: How to build smart AI agents that automate your daily tasks
  • How to Streamline Your Digital Workflow with TeraBox AI: A Complete Tutorial for Beginners
  • How to Run Google Gemma 4 Locally: A Beginner’s Guide to Tiny but Mighty AI Models
  • A Beginner Tutorial on Cloning Website Source Code Using ChatGPT and AI Logic Reconstruction
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme