Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Install PostgreSQL di Ubuntu 24.04

Posted on June 10, 2024

PostgreSQL, salah satu database server open-source paling populer di dunia, kini dapat dengan mudah diinstal pada sistem Ubuntu 24.04 Anda. Dengan kemampuan pengelolaan data relasional yang canggih dan skalabilitas yang tinggi, PostgreSQL banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari website sederhana hingga aplikasi enterprise berskala besar.

Panduan ini akan memandu Anda melalui proses instalasi PostgreSQL di Ubuntu 24.04, mulai dari pembaruan sistem hingga menjalankan layanan PostgreSQL. Mari kita mulai!

Langkah 1: Perbarui Sistem Anda

Sebelum memulai instalasi, penting untuk memperbarui sistem Anda. Proses ini memastikan Anda memiliki paket dan dependensi terbaru yang terinstal. Jalankan perintah berikut di terminal:

$ sudo apt update && sudo apt upgrade -y

Tekan Enter dan tunggu proses pembaruan selesai. Tergantung pada jumlah pembaruan yang tertunda, proses ini mungkin memakan waktu beberapa menit.

Langkah 2: Tambahkan Repositori PostgreSQL

Repositori resmi PostgreSQL memungkinkan Anda menginstal versi PostgreSQL terbaru. Namun, sebelum menambahkannya, Anda perlu menginstal paket postgresql-common. Paket ini berisi repositori PGDG (PostgreSQL Global Development Group) dan utilitas untuk mengelola PostgreSQL.

Jalankan perintah berikut untuk menginstal paket postgresql-common:

$ sudo apt install postgresql-common

Setelah instalasi selesai, tambahkan repositori PGDG ke sistem Anda menggunakan perintah berikut:

$ sudo /usr/share/postgresql-common/pgdg/apt.postgresql.org.sh

Perintah ini akan menambahkan repositori yang diperlukan untuk versi Ubuntu spesifik Anda.

Langkah 3: Instal PostgreSQL

Sekarang setelah repositori PostgreSQL ditambahkan, perbarui kembali database paket untuk memastikan daftar paket terbaru termuat. Jalankan perintah berikut:

$ sudo apt update

Dengan database paket yang diperbarui, Anda dapat melanjutkan ke instalasi PostgreSQL. Gunakan perintah berikut untuk menginstal versi terbaru PostgreSQL:

$ sudo apt install postgresql

Proses instalasi akan berjalan dan mungkin memakan waktu beberapa menit tergantung pada kecepatan internet Anda.

Langkah 4: Jalankan Layanan PostgreSQL

Selama proses instalasi, sebuah layanan Systemd dibuat untuk mengelola PostgreSQL. Untuk memastikan layanan ini berjalan, gunakan perintah berikut:

$ sudo systemctl status postgresql

Perintah ini akan menampilkan status layanan PostgreSQL. Jika layanan belum berjalan, Anda dapat memulainya dan mengaktifkannya untuk memulai secara otomatis saat sistem melakukan booting. Jalankan perintah berikut secara berurutan:

$ sudo systemctl start postgresql
$ sudo systemctl enable postgresql

Perintah pertama akan memulai layanan PostgreSQL, sedangkan perintah kedua akan mengaktifkannya untuk memulai secara otomatis di masa mendatang.

Selamat!

Anda telah berhasil menginstal PostgreSQL di Ubuntu 24.04! PostgreSQL sekarang siap digunakan untuk membuat database dan mengelola data Anda. Langkah selanjutnya adalah untuk mengamankan dan mengkonfigurasi PostgreSQL sesuai kebutuhan Anda. Banyak sumber daya tersedia online untuk membantu Anda dalam proses ini.

Tips Tambahan:

  • Anda dapat mengecek versi PostgreSQL yang terinstal dengan menjalankan perintah psql -V.
  • Untuk mengakses PostgreSQL command-line interface, gunakan perintah psql. Namun, Anda perlu terhubung ke database sebagai pengguna yang memiliki hak akses.

Dengan PostgreSQL terinstal, Anda memiliki database server yang kuat dan skalabel untuk mendukung berbagai kebutuhan pengelolaan data Anda. Selamat mencoba!

Terbaru

  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Siapa George Aluwi? Intip Profil Direktur Bridgestone Indonesia yang Pernah Kerja di Disney sampai GoTo
  • Lagi rame istilah Video Ayam Geprek Jepang 19 menit, isinya beneran makanan atau malah konten aneh-aneh?
  • Misteri pria inisial Y yang video call sama Ruben Onsu, katanya sih asli bukan editan AI
  • Lagi nungguin pengumuman PIMNAS 2026? Cek jadwal terbaru dan cara lihat daftar lolosnya di sini
  • Banyak yang nanya Jual Emas Indonesia punya siapa, Iben Ma, Juan Sen, atau Eve? Ini penjelasan lengkapnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme