Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Raspberry Pi: Pahlawan Gadget Lawas, Bangkitkan Printer Canon MP250 Anda!

Posted on June 14, 2024

Raspberry Pi dikenal sebagai komputer mini yang kerap dimanfaatkan untuk proyek-proyek kreatif dan inovatif. Namun, tahukah Anda, Single-Board Computer (SBC) mungil ini juga bisa menjadi penyelamat perangkat teknologi lawas yang sudah “dibuang” produsennya?

Kasus menarik ini dialami printer Canon MP250. Printer yang dulu populer ini sudah lama tidak lagi diproduksi Canon. Pembaruan driver terakhir di situs web Canon pun berasal dari tahun 2015, dan tentu saja, printer ini tak mendukung Windows 11. Bagi pengguna setia yang masih ingin menggunakannya di tahun 2024, ini bisa menjadi masalah besar.

Untungnya, ada solusi cerdas yang melibatkan Raspberry Pi!

Raspberry Pi: Pemberi Kesempatan Kedua

Kisah ini berawal dari seorang kreator ambisius bernama Herman Õunapuu. Ia ingin membantu anggota keluarganya yang kesulitan menggunakan printer Canon MP250 mereka. Meskipun printer tersebut masih berfungsi dengan baik, ternyata tidak bisa terhubung ke PC Windows.

Dari sinilah lahir proyek untuk mengubah printer Canon MP250 menjadi printer jaringan. Proyek ini hanya membutuhkan PC cadangan dan perangkat lunak pintar bernama CUPS. Untuk faktor kepraktisan, Õunapuu memilih Raspberry Pi B+ lawas yang menjalankan sistem operasi Raspberry Pi terbaru.

Meski membutuhkan waktu dan ketelitian, akhirnya printer Canon MP250 berhasil dihidupkan kembali sebagai printer jaringan melalui Raspberry Pi. Printer ini pun bisa mencetak dokumen dari PC Windows. Keuntungan lainnya, karena menjadi printer jaringan, printer ini juga bisa mencetak dari perangkat lain.

Õunapuu bahkan telah melakukan pengujian lanjutan menggunakan smartphone Android dan iOS, dan hasilnya berjalan dengan lancar. Di era yang serba “beli baru”, proyek ini membuktikan bahwa kita bisa menghidupkan kembali teknologi lama tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya dan tenaga. Jadi, jika Anda punya printer lawas yang terbengkalai, tidak ada salahnya mencoba solusi cerdas ini!

Ikuti terus artikel kami untuk mengetahui langkah-langkah detail mengenai cara mengubah printer lawas menjadi printer jaringan menggunakan Raspberry Pi.

Terbaru

  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Omarchy 4.5 RC: 5 New Apps That Actually Look Useful
  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • Messi vs Ronaldo rebutan gelar Ballon d’Or of All Time, siapa yang paling jago menurut fans?
  • Ini Dia QR Link Dana Kaget 400K, 27 Oktober 2026
  • Fresh! Ini Biodata dan Fakta Unik dari Member No Na
  • Inilah Rekomendasi 10 Drama Jepang Wajib Tonton November 2026
  • Banyak yang cari link nonton gratis Adili Idola Andre Taulany, padahal sistemnya bayar per tayangan

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme