Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

SPMB 2025: Ganti PPDB, Ini Jadwal Prakiraan dan Perubahan Penting yang Wajib Diketahui!

Posted on February 14, 2025

Penting untuk dicatat! Ada perubahan besar dalam sistem penerimaan siswa baru untuk jenjang SD hingga SMA. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kini berganti nama menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Pasti pada penasaran kan, kapan sih jadwal SPMB 2025 ini dibuka?

Nah, sebelum kita intip prakiraan jadwalnya, penting banget buat orang tua dan siswa untuk memahami apa saja perubahan yang terjadi. Apakah jadwalnya juga ikut berubah? Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar ganti nama. SPMB hadir sebagai wujud komitmen pemerintah untuk memberikan pendidikan bermutu terbaik bagi seluruh warga negara.

Seperti yang beliau sampaikan, “SPMB itu bukan sekadar nama baru tapi memang ada yang baru dalam pendidikan kami untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik,” dikutip dari Kompas.com, Kamis (13/2/2025).

Perubahan Aturan dan Kuota SPMB 2025

Ilustrasi siswa/siswi sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas

Kemendikdasmen memastikan bahwa SPMB 2025 ini membawa beberapa perubahan penting dalam aturan jalur masuk. Salah satu perubahan yang paling utama adalah terkait kuota.

Catat baik-baik, SPMB 2025 memiliki empat jalur masuk:

  1. Jalur Domisili (pengganti PPDB Zonasi)
  2. Jalur Afirmasi
  3. Jalur Prestasi
  4. Jalur Mutasi

Perlu diingat, kuota untuk masing-masing jalur ini mengalami perubahan, kecuali untuk jenjang SD.

Kapan Jadwal SPMB 2025 Dibuka?

Kalender dengan highlight tanggal penting untuk pendaftaran sekolah

Nah, ini yang paling ditunggu! Sayangnya, sampai saat ini tanggal resmi SPMB 2025 belum diumumkan untuk semua daerah. Tapi, jangan khawatir! Kita bisa melihat prakiraan jadwal berdasarkan pelaksanaan PPDB tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, PPDB itu dimulai sekitar bulan Mei. Tapi ingat, tidak semua daerah serentak mulai di bulan Mei. Ada juga yang baru mulai bulan Juni. Tahap awal PPDB dulu biasanya adalah validasi data untuk berbagai jalur. Pendaftaran sendiri umumnya dibuka sekitar Juni-Juli, sesuai jalur yang dipilih.

Penting untuk dicatat: Kemungkinan besar jadwal SPMB 2025 ini akan ada perubahan. Mulai tahun 2025, semua sekolah SD, SMP, SMA hanya diperbolehkan membuka satu gelombang jalur masuk.

Berikut ini adalah prakiraan jadwal SPMB (dulu PPDB) di beberapa daerah, berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya:

  • DKI Jakarta: Juni – Juli
  • Jawa Tengah: Mei – Juli
  • Jawa Barat: Juni – Juli
  • Jawa Timur: Mei – Juli
  • Banten: Juni – Juli

Persyaratan Usia SPMB 2025

Infografis persyaratan usia masuk sekolah untuk SD, SMP, SMA

Bagaimana dengan syarat usia? Prof. Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa untuk SPMB 2025, perubahan syarat usia hanya terjadi di jenjang SMP dan SMA, terutama terkait kuota dan tambahan syarat prestasi non-akademik. Untuk jenjang SD, tidak ada perubahan aturan terkait usia.

Berikut ini adalah ketentuan umum syarat usia untuk setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA:

1. Usia Masuk SD

  • Usia 7 tahun (prioritas utama)
  • Minimal 6 tahun pada 1 Juli tahun berjalan
  • Pengecualian usia 5 tahun 6 bulan (pada 1 Juli tahun berjalan) bagi yang memiliki kecerdasan/bakat istimewa dan kesiapan psikis (dengan rekomendasi psikolog profesional atau dewan guru jika psikolog tidak tersedia).

2. Usia Masuk SMP

  • Maksimal 15 tahun pada 1 Juli tahun berjalan
  • Sudah lulus kelas 6 SD atau sederajat

3. Usia Masuk SMA/SMK

  • Maksimal 21 tahun pada 1 Juli tahun berjalan
  • Sudah lulus kelas 9 SMP atau sederajat

Jadi, itulah dia prakiraan jadwal dan syarat usia SPMB 2025 yang penting untuk diperhatikan! Semoga informasi ini bermanfaat bagi orang tua dan siswa yang bersiap untuk tahun ajaran baru.

Terbaru

  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Omarchy 4.5 RC: 5 New Apps That Actually Look Useful
  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Lagi rame foto Ohyul sama Ryul LNGSHOT pas di Berlin, ternyata ini tanggal aslinya biar nggak salah cari di Weverse
  • Lagi rame foto Ohyul sama Ryul LNGSHOT pas di Berlin, ternyata ini tanggal aslinya biar nggak salah cari di Weverse
  • Siapa Karisma Adys Safira? Profil Istri Axel Hadiningrat sing Lagi Rame Diomongke Warga
  • Alvin Tedjo menang jadi Wali Kota di Kanada, wong Indonesia kok iso dadi pemimpin kota gede?
  • Messi vs Ronaldo rebutan gelar Ballon d’Or of All Time, siapa yang paling jago menurut fans?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme