Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ubuntu 25.04 “Plucky Puffin” Resmi Dirilis

Posted on April 18, 2025

Canonical baru saja merilis Ubuntu 25.04, yang diberi nama kode “Plucky Puffin”, sebagai versi stabil terbaru dari distribusi Linux populer ini. Meskipun ini hanyalah rilis sementara, ada banyak fitur menarik yang patut diulas, terutama bagi para gamer.

Dynamic Boost NVIDIA: Performa Optimal untuk Laptop Gaming

Salah satu fitur unggulan dari Ubuntu 25.04 adalah dukungan bawaan untuk NVIDIA Dynamic Boost. Fitur ini sangat berguna bagi Kamu yang memiliki laptop dengan discrete GPU (GPU terpisah, bukan terintegrasi dengan CPU) dari NVIDIA.

Cara kerja Dynamic Boost adalah dengan mengelola daya yang dialokasikan ke CPU dan GPU secara dinamis. Penggunaan CPU dan GPU pada laptop terus berubah-ubah, tergantung pada kebutuhan aplikasi yang sedang Kamu jalankan. Dynamic Boost akan terus memantau dan menyesuaikan alokasi daya, memastikan bahwa setiap unit selalu mendapatkan daya yang optimal untuk menjalankan tugasnya.

Fungsi optimasi ini dioperasikan melalui daemon nvidia-powerd dan tentu saja hanya berfungsi dengan GPU NVIDIA discrete. Jadi, jika laptop Kamu menggunakan GPU terintegrasi (misalnya, Intel Iris Xe Graphics atau AMD Radeon Graphics yang terintegrasi dengan CPU), fitur ini tidak akan relevan.

Kernel Linux 6.14: Peningkatan Kinerja dan Dukungan Perangkat Keras

Ubuntu 25.04 hadir dengan kernel Linux versi 6.14. Seperti biasa, rilis kernel baru membawa sejumlah peningkatan, termasuk:

  • Driver ntsync primitive: Memungkinkan Wine dan lapisan kompatibilitas Windows lainnya untuk mengelola sumber daya dengan lebih efisien. Ini berarti Kamu dapat menjalankan aplikasi dan game Windows dengan lebih lancar di Ubuntu.
  • Dukungan yang lebih baik untuk arsitektur NPU XDNA dari AMD: Neural Processing Unit (NPU) adalah hardware khusus yang dirancang untuk mempercepat tugas-tugas artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML). Dukungan yang lebih baik untuk XDNA akan meningkatkan kinerja aplikasi AI/ML di Ubuntu.
  • Dukungan untuk lebih banyak controller game dan periferal lainnya: Ini akan memastikan bahwa Kamu dapat menggunakan controller game favorit Kamu dan perangkat lainnya tanpa masalah kompatibilitas.

GNOME 48: Fitur Baru untuk Produktivitas dan Privasi

GNOME 48 adalah lingkungan desktop bawaan di Ubuntu 25.04. Versi terbaru ini membawa sejumlah peningkatan dan fitur baru, termasuk:

  • Bagian “Wellbeing” baru di aplikasi Pengaturan: Memungkinkan Kamu untuk melacak dan membatasi waktu penggunaan layar. Fitur ini sangat berguna bagi Kamu yang ingin mengurangi kecanduan gadget dan meningkatkan produktivitas.
  • Manajemen konfigurasi HDR di aplikasi Pengaturan: Jika Kamu memiliki monitor yang kompatibel dengan HDR (High Dynamic Range), Kamu sekarang dapat mengelola konfigurasi HDR langsung dari aplikasi Pengaturan. Ini akan meningkatkan kualitas tampilan gambar dan video.
  • Peningkatan dual-boot dengan instalasi Windows yang dienkripsi Bitlocker: Dual-boot adalah kemampuan untuk menjalankan dua sistem operasi (misalnya, Windows dan Ubuntu) pada komputer yang sama. Peningkatan ini akan membuat proses dual-boot dengan Windows yang dienkripsi Bitlocker menjadi lebih mudah dan aman.

Pembaruan Aplikasi: Versi Terbaru untuk Produktivitas dan Kreativitas

Ubuntu 25.04 juga menyertakan pembaruan untuk sejumlah aplikasi populer, termasuk:

  • GIMP 3.0: Aplikasi pengedit foto open-source yang kuat dengan antarmuka pengguna yang baru dan peningkatan kinerja.
  • LibreOffice 25.2: Paket aplikasi perkantoran open-source yang lengkap dengan pembaruan fitur dan perbaikan bug.
  • Thunderbird 128 “Supernova”: Klien email open-source dengan desain ulang antarmuka pengguna dan peningkatan fitur.
  • Firefox 137: Peramban web open-source yang cepat dan aman dengan pembaruan keamanan dan fitur baru.

Peningkatan Pustaka dan Rantai Alat: Fondasi untuk Pengembangan Perangkat Lunak

Ubuntu 25.04 juga menyertakan sejumlah peningkatan pada pustaka dan rantai alat, yang penting bagi para pengembang perangkat lunak:

  • GCC 14.2: Kompiler GNU Compiler Collection, yang digunakan untuk mengompilasi kode C, C++, dan bahasa pemrograman lainnya.
  • binutils 2.44: Kumpulan alat biner, seperti linker dan assembler, yang digunakan untuk membuat program yang dapat dieksekusi.
  • glibc 2.41: Pustaka GNU C, yang menyediakan fungsi-fungsi dasar yang dibutuhkan oleh program C dan C++.
  • Qt 6.8.2: Kerangka kerja aplikasi lintas platform yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop dan mobile.
  • systemd v257.4: Sistem inisialisasi dan manajer sistem yang digunakan untuk memulai dan mengelola layanan sistem.
  • OpenSSL 3.4.1: Pustaka open-source yang menyediakan fungsi-fungsi kriptografi untuk mengamankan komunikasi jaringan.
  • Python 3.13 secara default: Bahasa pemrograman interpretatif yang populer untuk pengembangan web, analisis data, dan machine learning.
  • LLVM 20 secara default: Infrastruktur kompiler modular yang digunakan untuk mengembangkan kompiler dan alat terkait.
  • Rust 1.84 secara default: Bahasa pemrograman sistem modern yang berfokus pada keamanan dan kinerja.

Bukan Rilis LTS: Dukungan Terbatas

Perlu diingat bahwa Ubuntu 25.04 bukanlah rilis LTS (Long-Term Support). Ini berarti bahwa rilis ini hanya akan mendapatkan pembaruan selama sembilan bulan. Setelah itu, Kamu harus melakukan upgrade ke Ubuntu 25.10 (atau versi yang lebih baru) untuk terus mendapatkan pembaruan keamanan dan perbaikan bug.

Rilis LTS, seperti Ubuntu 24.04 LTS, mendapatkan dukungan selama lima tahun (atau bahkan lebih dengan extended support). Jika Kamu membutuhkan stabilitas dan dukungan jangka panjang, sebaiknya gunakan rilis LTS.

Cara Mendapatkan Ubuntu 25.04

Jika Kamu ingin mencoba Ubuntu 25.04, Kamu dapat mengunduh image ISO dari halaman unduhan Ubuntu. Kamu dapat membuat bootable USB drive menggunakan image ISO ini atau menjalankannya sebagai mesin virtual menggunakan software virtualisasi pilihan Kamu.

Cara Memutakhirkan ke Ubuntu 25.04

Dalam beberapa kasus, Kamu dapat memutakhirkan versi Ubuntu yang ada ke Ubuntu 25.04. Untuk memeriksa apakah upgrade tersedia, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Software & Updates.
  2. Buka tab Updates.
  3. Cari opsi bernama “Notify Me of a New Ubuntu Version”.
  4. Ubah pilihan menu drop-down ke “For Any New Version” untuk memastikan Kamu mendapatkan undangan untuk memutakhirkan ke 25.04.

Perlu diingat bahwa upgrade mungkin tidak terjadi secara langsung. Kamu mungkin perlu membuka Software Updater dan memaksa pemeriksaan pembaruan. Jika Kamu ingin melanjutkan dengan upgrade, pastikan Kamu membuat backup data Kamu terlebih dahulu, untuk berjaga-jaga jika terjadi masalah.

Kamu juga dapat menggunakan command line untuk memeriksa dan melakukan upgrade:

  1. Buka terminal.
  2. Jalankan perintah berikut: sudo do-release-upgrade -c Perintah ini akan memeriksa apakah upgrade ke versi terbaru Ubuntu tersedia.
  3. Jika upgrade tersedia, jalankan perintah berikut dan ikuti petunjuknya: sudo do-release-upgrade IGNORE_WHEN_COPYING_START content_copy download Use code with caution. BashIGNORE_WHEN_COPYING_END

Varian Ubuntu Lainnya: Pilihan untuk Setiap Selera

Jika Ubuntu “vanila” bukan pilihan Kamu, ada juga beberapa “varian” Ubuntu yang tersedia, yang disebut sebagai “Ubuntu flavors“. Varian ini menggunakan lingkungan desktop yang berbeda dan menyertakan set aplikasi default yang berbeda. Beberapa flavor Ubuntu yang populer termasuk:

  • Kubuntu: Menggunakan lingkungan desktop KDE Plasma.
  • Lubuntu: Dirancang untuk komputer dengan sumber daya terbatas, menggunakan lingkungan desktop LXQt.
  • Xubuntu: Menggunakan lingkungan desktop Xfce, yang ringan dan dapat disesuaikan.
  • Ubuntu Studio: Dirancang untuk pembuatan konten multimedia, seperti pengeditan audio dan video.
  • Ubuntu Unity: Menggunakan lingkungan desktop Unity, yang dikembangkan oleh Canonical.
  • Ubuntu MATE: Menggunakan lingkungan desktop MATE, yang merupakan fork dari GNOME 2.
  • Ubuntu Kylin: Dirancang untuk pengguna di Tiongkok, dengan dukungan bahasa dan aplikasi Tiongkok.
  • Edubuntu: Dirancang untuk lingkungan pendidikan, dengan aplikasi dan alat yang berfokus pada pendidikan.

Setiap flavor Ubuntu memiliki karakteristik dan target penggunanya masing-masing. Kamu dapat memilih flavor yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Kamu.

Kesimpulan

Ubuntu 25.04 “Plucky Puffin” adalah rilis sementara yang menarik dengan sejumlah fitur baru dan peningkatan. Dukungan NVIDIA Dynamic Boost, kernel Linux 6.14, dan GNOME 48 adalah beberapa sorotan utama dari rilis ini.

Namun, perlu diingat bahwa Ubuntu 25.04 bukanlah rilis LTS dan hanya akan mendapatkan dukungan selama sembilan bulan. Jika Kamu membutuhkan stabilitas dan dukungan jangka panjang, sebaiknya gunakan rilis LTS seperti Ubuntu 24.04 LTS.

Apakah Kamu seorang gamer, pengembang perangkat lunak, atau pengguna biasa, Ubuntu 25.04 menawarkan sesuatu untuk semua orang. Unduh image ISO dan cobalah sendiri.

Sumber: Canonical Blog

Terbaru

  • Gini Caranya Mulai Dropshipping Pake AI di Tahun 2026, Auto Cuan Tanpa Ribet!
  • Baterai Smartwatch Boros? Inilah Caranya Biar Baterai Smartwatch Kalian Bisa Awet Berhari-hari!
  • Belum Tahu? Inilah Fakta Cahaya Misterius di Lampung yang Ternyata Sampah Roket China CZ-3B!
  • Inilah Roblox Mod APK 2026, Fitur Premium Jadi Gratis dan Cara Pasangnya yang Perlu Kalian Tahu!
  • Inilah Panduan Lengkap UTUL UGM 2026, Cari Tahu Jadwal, Biaya Pendaftaran, Sampai Info Uang Pangkal IPI di Sini!
  • Inilah IGRS di Roblox dan Steam, Ternyata Ini Alasan Komdigi Kasih Aturan Ketat!
  • Inilah Makna Mendalam Regina Caeli: Kenapa Umat Katolik Wajib Doa Ratu Surga Selama Masa Paskah?
  • Inilah Kronologi Lengkap Kecelakaan Truk TNI di Kalideres: Simak Fakta dan Status Sopirnya Sekarang!
  • Inilah Rahasia Ambil Ide Youtube Lain, Tapi Konten Kalian Nggak Terlihat Membosankan
  • Studi Kasus SEO: Ellevest Dapat 14 Ribu Pengunjung Organik Per Bulan dengan Strategi SEO Niche dan Otomasi AI
  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme