Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Gibran Resmi Ditangkap! Mantan CEO eFishery Kasus Penggelapan Dana

Posted on August 5, 2025

Kabar tak mengenakkan datang dari dunia startup akuakultur. Mantan CEO eFishery, Gibran Huzaifah, ditangkap oleh Bareskrim Polri atas dugaan penggelapan dana dalam proses akuisisi perusahaan. Penangkapan ini, yang kemudian dikonfirmasi oleh Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf, mengejutkan banyak pihak, mengingat reputasi eFishery sebagai salah satu startup terkemuka di sektor perikanan. Gibran, yang telah ditahan sejak Kamis, 31 Juli 2025, kini harus menghadapi proses hukum atas tuduhan yang serius ini.

Bapak Helfi Assegaf, saat dimintai konfirmasi pada hari Selasa, 5 Agustus 2025, membenarkan penangkapan dan penahanan Gibran Huzaifah. Beliau menyatakan bahwa Gibran sudah ditahan sejak Kamis pekan lalu. Namun, beliau masih enggan untuk merinci lebih lanjut mengenai pasal apa yang dikenakan terhadap mantan pimpinan perusahaan rintisan di bidang akuakultur tersebut. Tentu saja, hal ini menimbulkan banyak spekulasi di kalangan publik dan pelaku industri mengenai detail kasus yang sebenarnya.

Kasus ini sendiri mencuat ke permukaan setelah investor kelas kakap mencurigai adanya indikasi kecurangan atau penyalahgunaan finansial di eFishery. Kecurigaan ini kemudian mengerucut pada dugaan keterlibatan Gibran Huzaifah dan Chrisna Aditya, yang menjabat sebagai Chief of Product Officer (CPO) eFishery. Mereka dituding terlibat dalam penggelapan dana perusahaan serta penyelewengan laporan kinerja keuangan. Dugaan ini tentu saja sangat serius dan bisa berdampak besar tidak hanya bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga bagi citra perusahaan eFishery secara keseluruhan.

Untuk memahami lebih jauh tentang kasus ini, ada baiknya kita menilik kembali perjalanan eFishery dan sosok Gibran Huzaifah.

Awal Mula Berdirinya eFishery dan Perjalanan Gibran Huzaifah

Gibran Huzaifah Amsi El Farizy adalah sosok di balik pendirian startup akuakultur eFishery. Beliau bersama Muhammad Ihsan Akhirulsyah dan Chrisna Aditya, membangun perusahaan ini pada tahun 2013. Sejak awal, Gibran menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) eFishery.

Kisah Gibran dalam merintis eFishery bermula ketika beliau masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ketertarikannya pada bidang perikanan, khususnya akuakultur, mendorongnya untuk mencoba terjun langsung ke dalamnya. Beliau melihat potensi besar dalam budidaya ikan dan memutuskan untuk memulai usaha ternak lele, yang dianggap relatif mudah untuk dibudidayakan.

Dengan kegigihan dan dedikasinya, bisnis ternak lele Gibran berkembang pesat, dari hanya satu kolam menjadi puluhan kolam. Namun, beliau tidak berhenti di situ. Gibran terus memutar otak untuk mengembangkan usahanya lebih jauh lagi. Beliau menyadari bahwa potensi budidaya ikan sangat besar, namun belum banyak yang mau mengembangkannya secara optimal dengan sentuhan teknologi.

Inilah yang melatarbelakangi Gibran untuk menciptakan solusi teknologi di bidang perikanan, dan dari sinilah ide untuk mendirikan eFishery muncul. Beliau melihat masalah fundamental dalam budidaya ikan, yaitu masalah pakan. Pakan ikan seringkali mahal dan aksesnya sulit.

Melihat permasalahan tersebut, Gibran menciptakan sebuah teknologi berbasis Internet of Things (IoT), yaitu alat pemberi makan ikan otomatis atau feeder canggih. Feeder ini dilengkapi dengan sensor yang mampu mendeteksi nafsu makan ikan, sehingga pemberian pakan bisa lebih efisien dan tepat sasaran. Inovasi inilah yang menjadi jawaban atas permasalahan pakan yang dialami Gibran saat membudidayakan ikan, dan menjadi cikal bakal pengembangan teknologi eFishery yang kita kenal sekarang.

Pada tahun 2016, eFishery memulai produksi massal untuk eFisheryFeeder dan secara resmi menjual produknya kepada para pembudidaya ikan di seluruh Indonesia. Langkah ini menandai dimulainya era baru dalam budidaya ikan yang lebih modern dan efisien.

Seiring berjalannya waktu, eFishery terus mengembangkan bisnisnya. Pada tahun 2021, startup ini berhasil memperkuat posisinya dengan berfokus pada tiga area utama: kategori ikan, udang, dan distribusi produk perikanan. Perkembangan pesat ini menjadikan eFishery sebagai salah satu startup kebanggaan Indonesia di kancah global.

Namun, semua kemajuan itu kini sedikit tercoreng dengan adanya kasus dugaan penggelapan dana yang menyeret nama Gibran Huzaifah. Pencopotan beliau dari jabatan CEO menjadi penanda berakhirnya sebuah era, dan dimulainya babak baru dalam sejarah eFishery yang harus menghadapi tantangan besar ini. Publik dan para pelaku industri menantikan kelanjutan dari proses hukum ini, berharap kebenaran dapat segera terungkap dan keadilan ditegakkan.

Pengembangan teknologi dalam sektor perikanan memang membawa harapan baru bagi para petani ikan. Namun, kasus seperti ini juga menjadi pengingat pentingnya integritas dan transparansi dalam pengelolaan perusahaan, terutama bagi startup yang bergerak di bidang teknologi dan mendapatkan kepercayaan dari banyak investor.

Kasus Gibran Huzaifah dan eFishery ini akan menjadi sorotan, tidak hanya bagi komunitas startup tetapi juga bagi penegak hukum. Bagaimana kelanjutan proses hukumnya dan apa dampaknya bagi eFishery ke depan, tentu saja akan menarik untuk dicermati. Semoga kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Sumber: tribunnews

Terbaru

  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya
  • Download Full Link Video Kakak vs Adik 17 Menit Viral, A Day In My Life? Hati-hati Virus!
  • Nasib Veda Ega di Moto3 Australia 2026: Sudah dapat pole position malah dihambat hujan deras
  • Lagi rame dicari link download Dopamine TV APK, warga diingatkan hati-hati soal keamanan data

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme