Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ini Struktur Kurikulum Kelas 1 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025

Posted on August 15, 2025

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi baru-baru ini merilis Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang mengatur ulang struktur kurikulum untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), atau bentuk lain yang sederajat. Beleid anyar ini diharapkan dapat memberikan angin segar bagi dunia pendidikan dasar di Tanah Air, dengan penyesuaian alokasi waktu mata pelajaran yang lebih komprehensif.

Salah satu poin krusial dalam Permendikdasmen ini adalah detail alokasi waktu mata pelajaran untuk kelas I. Asumsi dasar yang digunakan adalah 1 tahun ajaran setara dengan 36 minggu efektif dan 1 Jam Pelajaran (JP) berdurasi 35 menit. Pembagian waktu ini mencakup dua komponen utama: alokasi intrakurikuler dan kokurikuler, yang kemudian digabungkan untuk mendapatkan total JP per tahun.

Mata Pelajaran Wajib: Fondasi Pendidikan Karakter dan Akademik

Dalam struktur kurikulum baru ini, mata pelajaran wajib mendapatkan porsi yang signifikan, mencerminkan komitmen pemerintah terhadap pembentukan karakter dan penguasaan dasar-dasar akademik.

  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti: Mata pelajaran ini diberikan sesuai dengan agama yang dianut oleh peserta didik, meliputi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti, Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti, Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, serta Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti. Untuk setiap agama, alokasi intrakurikuler adalah 108 JP per tahun, ditambah 36 JP untuk kokurikuler, sehingga totalnya mencapai 144 JP per tahun. Ini menunjukkan fokus pada penguatan nilai-nilai religius dan etika sejak dini.

  • Pendidikan Pancasila: Sebagai mata pelajaran fundamental dalam pembentukan karakter kebangsaan, Pendidikan Pancasila mendapatkan alokasi 144 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 180 JP per tahun. Porsi ini mengindikasikan urgensi penanaman ideologi Pancasila sebagai dasar negara.

  • Bahasa Indonesia: Kemampuan berbahasa merupakan kunci komunikasi dan literasi. Mata pelajaran Bahasa Indonesia menduduki porsi terbesar dengan 252 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, menghasilkan total 288 JP per tahun. Angka ini menegaskan pentingnya penguasaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

  • Matematika: Disiplin ilmu yang melatih logika dan pemecahan masalah ini dialokasikan 144 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, sehingga total 180 JP per tahun. Matematika menjadi dasar yang krusial bagi pengembangan kemampuan berpikir kritis.

  • Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK): Untuk memastikan peserta didik memiliki gaya hidup sehat dan aktif, PJOK dialokasikan 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 144 JP per tahun. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengatasi isu stunting dan meningkatkan kesehatan generasi muda.

  • Seni dan Budaya: Mata pelajaran ini menawarkan fleksibilitas yang menarik. Satuan pendidikan wajib menyediakan minimal satu jenis seni dari empat pilihan: Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari. Peserta didik kemudian memilih satu dari jenis seni yang disediakan. Alokasi untuk Seni dan Budaya adalah 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 144 JP per tahun. Ini memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas dan apresiasi budaya.

Secara keseluruhan, total JP mata pelajaran wajib adalah 864 JP intrakurikuler dan 216 JP kokurikuler, dengan akumulasi 1.080 JP per tahun.

Muatan Lokal: Mengakomodasi Kekayaan Budaya Daerah

Selain mata pelajaran wajib, Permendikdasmen ini juga memberikan ruang bagi muatan lokal. Muatan lokal dialokasikan paling banyak 2 JP per minggu atau setara dengan 72 JP per tahun. Komponen ini tidak memiliki alokasi kokurikuler. Penambahan muatan lokal ini diharapkan dapat memperkaya kurikulum dengan nilai-nilai dan kearifan lokal yang relevan dengan lingkungan peserta didik.

Dengan demikian, total JP mata pelajaran umum ditambah muatan lokal mencapai 936 JP intrakurikuler dan 216 JP kokurikuler, dengan grand total 1.152 JP per tahun. Ini adalah langkah maju dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar yang holistik dan relevan. Implementasi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 ini diharapkan bisa bikin peserta didik makin skillful dan competent di masa depan.

Sumber: Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025

Terbaru

  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Misteri Red John di serial The Mentalist, siapa sih sebenarnya sosok pembunuh yang bikin Patrick Jane frustrasi selama enam musim?
  • David Da Silva sama Ciro Alves kok belum masuk Timnas ya? Padahal sudah urus naturalisasi
  • Lagi-lagi rame soal video kakak adik di mobil, warga diingatkan jangan asal klik link sembarangan
  • Lagi rame cari download FF Astute Beta OB52 APK, mending hati-hati jangan asal instal biar akun aman
  • Reza Auditore kena meme jadi Duta Besar Israel? Cek faktanya biar nggak kemakan shitpost netizen

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme