Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ini Struktur Kurikulum Kelas 5 SD/MI Sederajat Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025

Posted on August 19, 2025

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, sebuah regulasi yang mengatur alokasi waktu mata pelajaran untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), atau bentuk lain yang sederajat, khususnya untuk kelas V. Peraturan ini membawa perubahan signifikan dalam distribusi jam pelajaran, dengan asumsi satu tahun pelajaran terdiri dari 36 minggu dan satu Jam Pelajaran (JP) setara dengan 35 menit. Ini semacam update gede-gedean biar pendidikan makin cakep.

Fokus utama dari permendikdasmen ini adalah merombak tabel alokasi waktu, memisahkan secara jelas antara alokasi intrakurikuler dan kokurikuler, serta memperkenalkan mata pelajaran pilihan yang relevan dengan perkembangan zaman. Total JP per tahun menjadi acuan utama untuk memastikan ketercapaian kompetensi siswa.

Berikut adalah rincian penting dari tabel alokasi waktu mata pelajaran tersebut:

Mata Pelajaran Wajib: Fondasi Pendidikan Karakter dan Ilmu Pengetahuan

Setiap mata pelajaran wajib dirancang untuk memberikan dasar pengetahuan dan membentuk karakter siswa secara komprehensif. Total JP mata pelajaran wajib adalah 1.368 JP per tahun.

  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti: Mata pelajaran ini, yang meliputi Pendidikan Agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Khonghucu, memiliki alokasi 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 144 JP per tahun. Penting dicatat bahwa mata pelajaran ini disesuaikan dengan agama yang dianut oleh masing-masing peserta didik, memastikan relevansi dan kedalaman pemahaman.

  • Pendidikan Pancasila: Sebagai pilar utama ideologi bangsa, Pendidikan Pancasila dialokasikan 144 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 180 JP per tahun. Ini krusial banget buat ngebentuk jiwa nasionalisme anak-anak.

  • Bahasa Indonesia: Mata pelajaran kunci ini mendapat alokasi paling tinggi di antara mata pelajaran wajib lainnya, yaitu 216 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 252 JP per tahun. Ini menunjukkan komitmen untuk memperkuat kemampuan berbahasa dan literasi peserta didik.

  • Matematika: Mata pelajaran ini memiliki alokasi 180 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 216 JP per tahun. Penekanan pada Matematika bertujuan untuk membangun logika berpikir dan kemampuan pemecahan masalah.

  • Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Gabungan dua disiplin ilmu ini dialokasikan 180 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 216 JP per tahun. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu memberikan pemahaman holistik tentang lingkungan sekitar.

  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Untuk memastikan kesehatan dan kebugaran peserta didik, PJOK mendapatkan alokasi 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 144 JP per tahun. Ini penting banget biar anak-anak enggak cuma pinter, tapi juga sehat jiwa raga.

  • Seni dan Budaya: Mata pelajaran ini mencakup Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, dan Seni Tari. Dengan alokasi 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 144 JP per tahun, satuan pendidikan wajib menyediakan minimal satu jenis seni, dan peserta didik memilih salah satu. Ini membuka ruang bagi pengembangan kreativitas dan apresiasi seni.

  • Bahasa Inggris: Mata pelajaran ini memiliki alokasi 72 JP intrakurikuler tanpa alokasi kokurikuler, total 72 JP per tahun. Kehadiran Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib menunjukkan pentingnya penguasaan bahasa internasional sejak dini.

Mata Pelajaran Pilihan: Inovasi dan Penyesuaian Lokal

Permendikdasmen ini memperkenalkan dua mata pelajaran pilihan yang memberikan fleksibilitas bagi sekolah untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dan potensi siswa.

  • Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI): Ini adalah salah satu terobosan paling menarik. Mata pelajaran ini dialokasikan 2 JP per minggu atau 72 JP per tahun sebagai mata pelajaran pilihan. Pengenalan konsep koding dan AI sejak dini diharapkan dapat membekali peserta didik dengan keterampilan digital yang relevan di era booming teknologi informasi. Ini keren banget sih, biar anak-anak melek teknologi dari kecil.

  • Muatan Lokal: Mata pelajaran ini juga memiliki alokasi paling banyak 2 JP per minggu atau 72 JP per tahun. Muatan lokal memungkinkan satuan pendidikan untuk mengajarkan materi yang relevan dengan konteks daerah masing-masing, seperti budaya lokal, keterampilan tradisional, atau pengetahuan khas daerah. Ini penting buat ngangkat kearifan lokal.

Total Jam Pelajaran Keseluruhan

Dengan adanya mata pelajaran pilihan dan muatan lokal, total JP per tahun menjadi lebih fleksibel:

  • Total JP Mata Pelajaran Wajib + Mata Pelajaran Pilihan/Muatan Lokal: 1.188 JP intrakurikuler, 252 JP kokurikuler, total 1.440 JP per tahun.

  • Total JP Mata Pelajaran Wajib + Mata Pelajaran Pilihan + Muatan Lokal: 1.260 JP intrakurikuler, 252 JP kokurikuler, total 1.512 JP per tahun.

Regulasi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia, dengan penekanan pada pengembangan karakter, penguasaan ilmu pengetahuan, dan adaptasi terhadap kemajuan teknologi. Implementasi permendikdasmen ini diharapkan dapat menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Sumber: Permendikdasmen No 13 tahun 2025

Terbaru

  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Nungguin jadwal MPL ID Season 18, kapan mulai main dan gimana susunan pemain barunya?
  • Sinyal Telkomsel tiba-tiba berubah jadi E, banyak warga ngeluh internet lemot dari kemarin sore
  • Lagi rame di Threads, artis inisial AZ dituduh nikah cuma buat kedok, siapa sebenarnya?
  • Lagi rame nomor 14082 nelpon terus, ini beneran dari Bank Mandiri atau penipuan?
  • Ternyata Sadie Sink jadi Jean Grey di Spider-Man: Brand New Day, Kok Bisa Jadi Villain?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme