Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Profil Farida Farichah

Profil Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi Kabinet Merah Putih Reshuffle 17 September 2025

Posted on September 17, 2025

Farida Farichah lahir di Grobogan, Jawa Tengah, dan merupakan alumni Universitas Negeri Semarang serta Institut Pertanian Bogor (IPB), di mana ia meraih gelar M.Si. di bidang kimia. Pendidikannya ini memberikan dasar ilmiah yang kuat, meskipun karirnya lebih condong ke politik dan organisasi masyarakat.

Farida aktif di PKB sebagai Sekretaris DPP dan pernah menjadi calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah III pada Pemilu 2024. Ia juga memegang peran penting di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai Ketua DPP, khususnya bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pengalamannya di PP IPPNU dan Fatayat NU menekankan fokus pada pemberdayaan perempuan dan pemuda. Sebagai Wakil Menteri Koperasi, Farida diharapkan mendukung program pemerintah dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM), meski penunjukan ini masih baru dan belum ada detail program spesifik yang diumumkan.

Farida Farichah, M.Si., merupakan salah satu nama yang mencuat dalam reshuffle Kabinet Merah Putih volume III di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025. Penunjukannya sebagai Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) mengisi kekosongan posisi setelah Ferry Juliantono dipromosikan menjadi Menteri Koperasi penuh dalam reshuffle sebelumnya pada 8 September 2025. Reshuffle ini, yang juga melibatkan pelantikan nama-nama seperti Letjen (Purn) Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam dan Erick Thohir sebagai Menpora, dianggap sebagai respons pemerintah terhadap tuntutan masyarakat pasca-demonstrasi besar pada Agustus 2025. Farida, yang berlatar belakang politik NU dan PKB, membawa pengalaman organisasi yang kaya, meskipun ada pandangan bahwa penunjukannya lebih didasari pertimbangan politik daripada keahlian ekonomi spesifik.

Lahir di Grobogan, Jawa Tengah, Farida Farichah tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan nilai-nilai NU, organisasi Islam terbesar di Indonesia. Asal usulnya dari daerah pedesaan ini sering ia tekankan dalam bio media sosialnya, di mana ia menyebut diri sebagai “Wong Grobogan” (orang Grobogan). Pendidikannya dimulai di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan jurusan Kimia, dilanjutkan ke Institut Pertanian Bogor (IPB) di mana ia memperoleh gelar Magister Sains (M.Si.) juga di bidang Kimia. Latar belakang sains ini jarang menjadi sorotan dalam karir politiknya, tetapi potensial memberikan perspektif inovatif dalam pengembangan koperasi berbasis teknologi atau industri hijau.

Karir Farida dimulai di ranah organisasi pemuda dan perempuan NU. Pada periode 2012-2015, ia menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU), organisasi yang fokus pada pendidikan dan pemberdayaan perempuan muda di kalangan NU. Di bawah kepemimpinannya, IPPNU mengembangkan program-program pembinaan yang menekankan pola komunikasi organisasi untuk membina anggota di seluruh Indonesia. Selain itu, ia terlibat aktif di Fatayat NU, sayap perempuan NU, sebagai anggota Pimpinan Pusat.

Memasuki dunia politik formal, Farida bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang berbasis NU. Ia naik menjadi Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, posisi yang membuatnya dekat dengan tokoh-tokoh seperti Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Pada Pemilu 2024, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah III, mewakili PKB, meskipun tidak berhasil terpilih. Pengalaman ini memperkaya pemahamannya tentang isu daerah, terutama di Jawa Tengah yang kaya akan potensi koperasi dan UKM.

Selain di PKB, Farida juga aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), di mana ia menjabat sebagai Ketua DPP periode 2018-2021 dan secara spesifik menangani bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Di sini, ia sering mengkritik isu-isu nasional seperti pemadaman listrik massal, menekankan perlunya pembelajaran dari kegagalan infrastruktur untuk pembangunan berkelanjutan. Peran ini menunjukkan kemampuannya dalam analisis kebijakan, yang relevan dengan tugas barunya di Kementerian Koperasi dan UKM.

Penunjukan Farida sebagai Wakil Menteri Koperasi pada 17 September 2025 datang di tengah reshuffle yang lebih luas, di mana Presiden Prabowo juga melantik Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan sejumlah pejabat lain. Posisi ini kosong setelah reshuffle sebelumnya, dan penunjukannya dilihat sebagai upaya inklusi perempuan dan perwakilan NU dalam kabinet. Namun, ada kritik bahwa reshuffle ini lebih fokus pada keseimbangan politik daripada kompetensi spesifik, terutama mengingat tantangan sektor koperasi seperti digitalisasi dan akses modal bagi UKM.

Dalam konteks lebih luas, karir Farida mencerminkan tren perempuan NU yang semakin aktif di politik nasional. Aktivitasnya di media sosial, seperti Instagram dengan lebih dari 5.100 pengikut dan X dengan bio yang menekankan akar NU-nya, menunjukkan ia sebagai figur inspiratif bagi pemuda. Ia sering berbagi pesan motivasi, seperti ucapan selamat kepada tokoh NU dan diskusi tentang pemberdayaan perempuan.

Berikut adalah tabel ringkasan perjalanan karir Farida Farichah:

TahunJabatan/PeranOrganisasiKeterangan
2012-2015Ketua UmumPP IPPNUFokus pemberdayaan pelajar putri NU.
2018-2021Ketua DPPKNPITermasuk bidang ESDM.
Saat IniSekretaris DPPPKBAktif di politik nasional.
2024Calon DPR RIPKB (Jateng III)Tidak terpilih, tapi pengalaman pemilu.
2025Wakil Menteri KoperasiKabinet Merah PutihDilantik 17 September 2025.

Secara keseluruhan, profil Farida Farichah menonjol sebagai perpaduan antara akar keagamaan, pengalaman organisasi, dan ambisi politik. Meski baru di posisi eksekutif, pengamat berharap ia dapat membawa inovasi ke sektor koperasi, terutama dalam mendukung UKM di era digital. Namun, keberhasilannya akan bergantung pada kemampuan beradaptasi dengan dinamika kabinet yang kompleks.

Sumber:

  • Reshuffle Jilid III, Ini Daftar Nama yang Dikabarkan Bakal Dilantik
  • Prabowo Disebut Bakal Lantik Djamari Chaniago Sebagai Menko …
  • Reshuffle Jilid III, Prabowo Bakal Lantik Sejumlah Pejabat Siang Ini
  • Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat, Nama Djamari Chaniago …
  • Isu Reshuffle Kabinet Menguat: Djamari Chaniago Jadi …
  • Farida Farichah (@faridafarichah) / X
  • Farida Farichah – Facebook
  • Farida Farichah Archives – Lintas Parlemen
  • Profil FARIDA FARICHAH, M.Si. – Info Pemilu
  • Ferry Juliantono Resmi Jadi Menteri Koperasi Gantikan Budi Arie
  • Isu Erick Thohir Bakal Dilantik jadi Menpora Menguat, Begini …
  • Presiden Prabowo Dikabarkan Kembali Rombak Kabinet, Erick …
  • Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik Menko Polkam-Menpora Siang Ini

Terbaru

  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya
  • Download Full Link Video Kakak vs Adik 17 Menit Viral, A Day In My Life? Hati-hati Virus!
  • Nasib Veda Ega di Moto3 Australia 2026: Sudah dapat pole position malah dihambat hujan deras
  • Lagi rame dicari link download Dopamine TV APK, warga diingatkan hati-hati soal keamanan data

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme