Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Shadow Botnet V2

ShadowV2 Botnet Digunakan Uji Coba Setelah Penyebab Gangguan AWS

Posted on November 27, 2025

Sebuah botnet baru bernama ShadowV2 telah terungkap dan diyakini bertanggung jawab atas gangguan yang dialami Amazon Web Services (AWS) beberapa waktu lalu. Menurut laporan dari BleepingComputer, serangan ini digunakan sebagai kesempatan pengujian oleh pelaku kejahatan siber yang menggunakan botnet tersebut.

ShadowV2 pertama kali muncul di permukaan pada bulan September 2023, dan sejak itu telah digunakan dalam beberapa serangan ransomware. Namun, penggunaan spesifiknya sebagai bagian dari uji coba yang ditargetkan pada AWS baru-baru ini menarik perhatian yang signifikan.

BleepingComputer melaporkan bahwa serangan terhadap AWS bukanlah upaya perusakan langsung, melainkan lebih kepada sebuah percobaan untuk menguji kemampuan dan efektivitas botnet ShadowV2 dalam menyusup dan mengendalikan sistem. Pelaku berusaha untuk melihat bagaimana botnet tersebut dapat digunakan untuk memengaruhi layanan cloud besar seperti AWS.

Menurut para ahli keamanan, ShadowV2 adalah botnet modular yang dirancang untuk menginfeksi sistem target dan mengeluarkannya sebagai command and control (C&C) server. Bot ini dapat melakukan berbagai aktivitas berbahaya, termasuk mencuri data, mengirimkan spam, dan melakukan serangan DDoS (Distributed Denial of Service). Fitur modularnya memungkinkan pelaku untuk menyesuaikan bot dengan berbagai tujuan, menjadikannya alat yang sangat fleksibel bagi penjahat siber.

Tim keamanan BleepingComputer telah menganalisis kode botnet dan mengidentifikasi beberapa teknik yang digunakan oleh pelaku. Mereka menemukan bahwa pelaku menggunakan teknik phishing untuk menyebarkan malware ke target mereka, dan mereka juga menggunakan teknik credential stuffing untuk mendapatkan akses ke akun pengguna. Selain itu, pelaku juga menggunakan teknik supply chain attack untuk menginfeksi sistem target melalui perangkat lunak yang sah.

AWS dengan cepat merespons gangguan tersebut, dan setelah melakukan investigasi, mereka berhasil mengidentifikasi dan menahan pelaku serangan. Penyebab utama gangguan tersebut adalah kesalahan konfigurasi pada salah satu dari layanan mereka. Namun, gangguan ini memberikan peluang bagi pelaku untuk menguji ShadowV2 dan mengevaluasi potensi dampaknya pada infrastruktur cloud.

Penting untuk dicatat bahwa serangan ini merupakan pengingat akan ancaman yang terus berkembang yang dihadapi oleh organisasi dan individu di dunia digital. Pelaku kejahatan siber terus berinovasi dan mengembangkan teknik serangan baru, dan organisasi perlu tetap waspada dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka sendiri. Penggunaan firewall, perangkat lunak antivirus, dan praktik keamanan yang baik sangat penting untuk mencegah infeksi malware dan melindungi data sensitif.

BleepingComputer terus memantau perkembangan terkait ShadowV2 dan serangan terhadap AWS, dan mereka akan memberikan pembaruan lebih lanjut seiring dengan perkembangan situasi. Penting bagi pengguna untuk menyadari potensi risiko dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka sendiri dari serangan malware. Ini termasuk selalu memperbarui perangkat lunak, berhati-hati saat membuka lampiran email, dan hanya mengunjungi situs web yang aman.

Sumber: https://dailysecurityreview.com/cyber-security/network-security/shadowv2-botnet-malware-exploits-iot-vulnerabilities-in-d-link-and-tp-link-devices/

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Tempat Beli Jersey Original Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Panduan Lengkap Agar Nggak Salah Pilih
  • Ramalan Shio 20-26 Juli 2026: Lima Shio Ini Siap Panen Rezeki dan Menemukan Titik Balik Hidup
  • Ramalan Zodiak 20-26 Juli 2026: Momentum Emas Pasca Merkurius Retrograde dan Musim Leo
  • Shopee error lagi Minggu pagi, penjual keluhkan pesanan tidak muncul di tab perlu dikirim
  • Jangan Salah Beli! Simak Perbedaan Eau de Parfum (EDP) dan Eau de Toilette (EDT) Sebelum Checkout

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme