Belakangan ini, rasanya makin banyak aplikasi yang janjiin uang kaget dengan cara instan, dan Labora jadi salah satu nama yang sering banget muncul. Kalian pasti penasaran karena jumlah unduhannya yang lumayan banyak, kan? Tapi, sebelum kalian terlanjur buang kuota dan waktu, kami bakal bedah tuntas apakah aplikasi ini beneran ngebayar atau cuma sekadar jual mimpi doang.
Bicara soal aplikasi penghasil uang, kita harus benar-benar jeli melihat mana yang logis dan mana yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Labora sendiri hadir di Play Store dengan kategori alat informasi dan peluang kerja. Sekilas, deskripsi mereka terdengar cukup meyakinkan karena mengklaim menyediakan berbagai posisi kerja serta konten yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Bagi mereka yang sedang butuh penghasilan tambahan, tawaran seperti ini jelas sangat menggiurkan. Namun, pengalaman pengguna saat pertama kali membuka aplikasi ini seringkali menimbulkan tanda tanya besar.
Ketika kalian masuk ke dalam aplikasinya, kalian bakal langsung diarahkan ke halaman lowongan kerja. Nah, di sinilah keanehan mulai terasa. Hampir seluruh posisi yang ditampilkan memiliki keterangan “belum tersedia” atau “sudah penuh”. Sistem ini sepertinya sengaja dirancang untuk ngebikin pengguna merasa penasaran dan terus memantau aplikasi tersebut. Kalian diminta menunggu jam-jam tertentu hanya untuk bisa mendaftar. Teknik ini sering digunakan dalam pemasaran untuk menciptakan kesan eksklusivitas, padahal realitanya mungkin slot pekerjaan tersebut memang nggak pernah benar-benar ada.
Untuk memahami lebih dalam bagaimana Labora beroperasi, kami telah merangkum skema kerja yang mereka tawarkan kepada pengguna. Berikut adalah alur yang perlu kalian pahami sebelum memutuskan untuk mencoba:
- Menunggu Jadwal Lowongan Dibuka
Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah memantau jam operasional. Aplikasi ini tidak membiarkan kalian mendaftar kapan saja. Kalian harus standby di waktu tertentu, yang mana ini cukup merepotkan dan nggak efisien untuk sebuah aplikasi pencari kerja modern. - Mendaftar Pekerjaan Paruh Waktu
Setelah slot dibuka, kalian harus cepat-cepat mendaftar. Jenis pekerjaan yang ditawarkan umumnya diklaim sebagai kerja paruh waktu yang bisa dikerjakan dari rumah (Work From Home). Terdengar simpel, tapi minimnya deskripsi tugas membuat kita sulit menilai beban kerjanya. - Melakukan Tugas (Yang Tidak Jelas)
Sampai tahap ini, banyak pengguna melaporkan kebingungan. Tidak ada penjelasan konkret mengenai apa yang harus dikerjakan, target hariannya, atau siapa klien yang membutuhkan jasa tersebut. Sebuah platform kerja yang valid seharusnya memberikan brief yang detail, bukan sekadar judul pekerjaan. - Menunggu Akumulasi Saldo
Jika kalian berhasil “bekerja”, aplikasi akan menampilkan angka penghasilan. Namun, angka di layar ponsel belum tentu uang di rekening. Di sinilah letak krusial yang sering mengecoh pengguna baru.

Hal yang paling ngebuat kami skeptis adalah besaran gaji yang ditampilkan. Bayangkan saja, beberapa posisi mencantumkan penghasilan hingga jutaan rupiah per minggu dengan durasi kerja yang sangat singkat. Kalau kita ngebandingin dengan standar gaji freelance profesional di Indonesia bahkan dunia, angka ini sangat tidak masuk akal untuk pekerjaan tanpa kualifikasi khusus. Rasanya terlalu muluk jika ada perusahaan yang mau membayar mahal untuk pekerjaan yang deskripsinya saja tidak jelas. Tanpa adanya transparansi mengenai tugas detail dan pihak pemberi kerja, klaim penghasilan ini sulit sekali untuk diverifikasi kebenarannya.
Masalah selanjutnya yang tak kalah serius adalah metode penarikan dana atau withdrawal. Berbeda dengan aplikasi penghasil uang terpercaya yang biasanya transparan soal metode pembayaran—entah itu lewat PayPal, transfer bank, atau dompet digital lokal—Labora justru sebaliknya. Tidak ada menu yang secara gamblang menjelaskan bagaimana cara mencairkan uang yang sudah dikumpulkan. Ketiadaan informasi teknis seperti ini menjadi indikasi kuat atau red flag bahwa aplikasi ini mungkin tidak berniat untuk benar-benar membayar penggunanya. Aplikasi yang legit pasti akan ngebangun kepercayaan dengan ngasih info pembayaran yang jelas sejak awal.
Dari pola-pola yang terlihat, kami menilai Labora memiliki ciri-ciri yang patut diwaspadai sebagai potensi scam atau penipuan berkedok lowongan kerja. Selain janji manis yang nggak realistis, ada kekhawatiran lain mengenai keamanan data atau potensi skema di mana pengguna nantinya diminta membayar sejumlah uang untuk membuka akses pekerjaan (skema Ponzi atau money game). Hingga saat ini, kami belum menemukan bukti valid berupa tangkapan layar transfer atau testimoni terpercaya yang menyatakan bahwa pengguna benar-benar menerima pembayaran tunai dari Labora. Kebanyakan ulasan positif yang ada seringkali terlihat generik dan bisa saja merupakan hasil rekayasa.

Jadi, buat kalian yang sedang mencari penghasilan tambahan, aplikasi Labora ini kayaknya bukan solusi yang tepat. Terlalu banyak ketidakjelasan mulai dari sistem kerja, sumber dana, hingga metode pencairan yang membuat kredibilitasnya sangat diragukan. Jangan sampai keinginan untuk mendapat uang cepat malah ngebuat kalian rugi waktu atau bahkan data pribadi.
Saran kami, sebaiknya kalian lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur oleh angka-angka fantastis yang ditawarkan aplikasi semacam ini. Lebih baik fokus pada platform freelance yang sudah terbukti reputasinya atau ngebangun skill digital yang bisa dijual secara profesional. Terima kasih sudah menyimak ulasan ini, semoga bermanfaat bagi rekan-rekanita sekalian dalam memilah peluang di dunia maya.