Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
wilayah dimana manusia punya kekuatan super

Bukan Fiksi! Ini Bukti Manusia Punya ‘Kekuatan Super’ Akibat Mutasi Genetik dan Lingkungan

Posted on January 4, 2026

Waktu kecil, kalian pasti pernah ngebayangin punya kekuatan super kayak di film-film, kan? Entah itu bisa napas dalam air atau lari super cepat. Nah, ternyata di dunia nyata, kemampuan “super” itu beneran ada, lho. Bukan karena digigit laba-laba radioaktif, tapi karena adaptasi lingkungan yang ekstrem selama ribuan tahun. Penasaran siapa saja mereka? Yuk, simak penjelasannya.

Sebenarnya, semua manusia itu punya cetak biru genetik yang sama. Kita satu spesies. Tapi, lingkungan tempat tinggal ngebuat tubuh manusia harus memutar “tombol” genetik supaya bisa bertahan hidup. Adaptasi ini bisa dibagi tiga: adaptasi jangka pendek (latihan), adaptasi perkembangan (tumbuh dewasa di sana), dan adaptasi genetik (bawaan lahir). Kalau kalian nggak lahir di sana, rasanya susah banget buat nyamain level kemampuan mereka, meskipun udah latihan keras. Biar gampang, kami bakal bagi kemampuan unik ini berdasarkan elemen, mirip kayak Avatar: air, tanah, es, udara, dan api.

Elemen Air: Penguasa Lautan

Pertama, mari kita ngomongin suku Bajau atau sering disebut “Gipsi Laut” di Asia Tenggara. Mereka ini definisi sejati manusia air. Bayangin aja, mereka bisa menyelam sampai kedalaman 70 meter dan nahan napas sampai 15 menit tanpa alat bantu!

  • Rahasia Genetik: Banyak orang Bajau punya varian gen PDE10A dan BDKRB2. Gen ini ngebikin limpa mereka lebih besar dari manusia normal. Limpa yang besar ini ngasih suplai sel darah merah beroksigen ekstra saat menyelam. Jadi, ini beneran mutasi genetik, bukan cuma latihan doang.
  • Penglihatan Bawah Air: Saudara jauh mereka, suku Moken di Myanmar dan Thailand, punya kemampuan memipilkan pupil mata di bawah air. Hasilnya? Penglihatan mereka di dalam air dua kali lebih jernih dibanding kita yang pandangannya bakal buram kalau nggak pakai kacamata renang.
  • Navigasi Polinesia: Orang Polinesia kuno punya gen CRBRF yang ngebuat tubuh mereka efisien nyimpen lemak. Dulu, ini berguna banget saat mereka terombang-ambing di laut berhari-hari tanpa makan. Sayangnya, di zaman modern, gen ini malah bikin mereka rentan obesitas. Tapi, kemampuan navigasi mereka tanpa GPS—cuma pakai bintang dan pola ombak—itu jenius banget.

Elemen Tanah: Pelari Tanpa Batas

Pindah ke daratan, ada suku Tarahumara atau Raramuri di Meksiko. Mereka terkenal punya stamina yang kayaknya nggak ada habisnya. Mereka biasa lari lebih dari 300 kilometer sekali jalan, cuma pakai sandal tipis!

  • Kisah Maria Lorena Ramirez: Pada 2017, wanita Raramuri ini menang ultramarathon 50 km pakai rok tradisional dan sandal. Waktu ditawari sepatu lari mahal, dia nolak karena katanya malah bakal memperlambat larinya. Keren banget, kan?
  • Kalenjin di Afrika Timur: Kalau kalian lihat juara lari maraton dunia, kebanyakan dari suku Kalenjin di Kenya. Mereka punya kaki yang panjang dan pergelangan kaki yang ramping, yang ngebantu membuang panas tubuh lebih efisien. Ditambah lagi, mereka hidup di dataran tinggi yang ngebangun kapasitas paru-paru jadi luar biasa.
  • Kebal Malaria: Di Afrika Tengah dan Barat, banyak penduduknya punya sifat sel sabit (HBB) dalam darah mereka. Meskipun ini bisa jadi penyakit, satu salinan gen ini justru bikin mereka hampir kebal terhadap malaria.

Elemen Es: Penakluk Kutub

Di bagian utara bumi yang dinginnya minta ampun, orang Inuit punya metabolisme yang gila.

  • Metabolisme Lemak: Karena diet mereka isinya daging dan lemak paus atau anjing laut (sedikit banget sayur), tubuh mereka punya varian gen FADS dan CPT1A. Ini ngebantu mereka memetabolisme lemak dengan super cepat buat jadi energi panas.
  • Eropa Utara: Beda lagi sama orang Sami di Skandinavia. Karena musim dingin gelap dan panjang, mereka sangat bergantung pada susu hewan ternak. Makanya, mereka punya toleransi laktosa yang sangat tinggi dan gen yang ngebantu mereka ngelihat lebih baik dalam kondisi minim cahaya (night vision). Jadi, Inuit adaptasi sama lemak, orang Eropa Utara adaptasi sama susu. Solusi beda buat masalah yang sama.

Elemen Udara: Hidup di Atap Dunia

Bagaimana rasanya hidup di tempat yang oksigennya tipis banget? Tanyakan pada Sherpa di Nepal atau orang Quechua di Andes.

  • Sherpa (Nepal/Tibet): Mereka punya varian gen EPAS1 dan EGLN1. Uniknya, gen ini bikin tubuh mereka menggunakan oksigen dengan sangat efisien tanpa harus memproduksi sel darah merah berlebihan. Ini ngehindarin darah jadi kental yang bisa bikin stroke.
  • Quechua (Andes): Strategi mereka beda. Tubuh mereka justru memproduksi lebih banyak hemoglobin dan punya kapasitas dada yang lebih besar buat nampung oksigen. Kalau kita ke sana, mungkin jalan 10 menit udah ngos-ngosan, tapi mereka bisa lari-lari santai.

Elemen Api: Bertahan di Gurun Membara

Terakhir, mari bahas mereka yang hidup di panas ekstrem, seperti suku Bedouin di Timur Tengah atau San di Kalahari.

  • Manajemen Cairan: Orang Bedouin dan Tuareg punya toleransi panas di atas 45 derajat Celcius. Tubuh mereka sangat efisien dalam berkeringat dan menahan dehidrasi.
  • Teknologi Pakaian: Selain fisik, mereka cerdas dalam inovasi. Pakaian “Boubou” di Mauritania misalnya, desainnya longgar dan berventilasi, bikin adem tapi tetep ngelindungin dari matahari.
  • Suku San (Kalahari): Mereka adalah pemburu-pengumpul terakhir. Kemampuan pelacakan (tracking) mereka di luar nalar. Mereka bisa ngebaca jejak samar di tanah dan nginget detail spasial buat ngejar buruan berhari-hari di tengah gurun.

Jadi, bisa dibilang manusia itu spesies yang sangat fleksibel. Tubuh kita, kalau didorong oleh lingkungan ekstrem selama ribuan tahun, bakal nemuin cara buat bertahan hidup—mulai dari mengubah cara kerja darah sampai struktur mata. Mungkin kita nggak bisa serta-merta punya kemampuan ini cuma dengan latihan sebentar, karena ada faktor genetik yang bermain di situ. Tapi, setidaknya kita jadi sadar kalau potensi tubuh manusia itu luas banget. Kalau kalian ngerasa punya keunikan fisik atau bakat terpendam yang aneh, siapa tahu itu sisa-sisa adaptasi nenek moyang kalian.

Oke rekan-rekanita, terima kasih sudah membaca sampai habis. Semoga wawasan tentang “superhero” dunia nyata ini ngebuka pikiran kita tentang betapa kerennya antropologi dan biologi manusia. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Sumber: Youtube GeographyNOW

Terbaru

  • Belum Tahu? Ini Trik Checkout Tokopedia Bayar Pakai Dana Cicil Tanpa Ribet!
  • Benarkah Pinjol Akulaku Sebar Data Jika Gagal Bayar?
  • Paket Nyangkut di CRN Gateway J&T? Tidak Tahu Lokasinya? Ini Cara Mencarinya!
  • Apa itu Nomor 14055? Nomor Call Center Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya
  • Apakah APK Lumbung Dana Penipu & Punya Debt Collector?
  • Ini Ukuran F4 dalam Aplikasi Canva
  • Cara Lapor SPT Tahunan Badan Perdagangan di Coretax 2026
  • Cara Dapetin Saldo DANA Sambil Tidur Lewat Volcano Crash, Terbukti Membayar!
  • Apakah Aplikasi Pinjaman TrustIQ Penipu/Resmi OJK?
  • Cara Menggabungkan Bukti Potong Suami-Istri di Coretax 2026
  • Inilah Cara Cepat Upload Foto Peserta TKA Sekaligus Biar Nggak Perlu Klik Satu Per Satu
  • Apa itu Aplikasi MOVA, Penipuan atau Skema Ponzi Berkedok Aplikasi Belanja?
  • Inilah Cara Menarik Saldo ReelFlick ke DANA
  • Inilah Cara Ternak Akun Mining Bitcoin Pakai Virtual Master Biar Nggak Berat dan Tetap Lancar
  • Cara Mencairkan Koin Melolo Tanpa Invite Kode
  • Cara Mencairkan Saldo Game Sumatra The Island ke e-Wallet
  • Apakah Aplikasi Pinjol AksesDana Penipu/Resmi OJK?
  • Apakah Aplikasi RupiahMaju Pinjol Penipu/Legal?
  • Apakah Aplikasi MBA Itu Ponzi/Penipuan Atau Tidak?
  • Cara Menghilangkan Iklan dari Aplikasi Melolo
  • Cara Atasi Saldo Melolo yang Gagal Cair ke Dompet Digital
  • Cara Mengatasi Kode Undangan/Invite Code Melolo Tidak Berhasil
  • Apakah Aplikasi FreeReels Penipuan?
  • Gini Caranya Nonton Drama Pendek FreeReels dan Dibayar
  • Inilah Panduan Lengkap Persiapan TKA Madrasah 2026 Biar Nggak Ketinggalan!
  • Ini Trik Supaya Gelembung Game Clear Blast Cepat Pecah dan Bisa Withdraw!
  • Cara Main Game Gold Combo, Sampai Cuan ke e-Wallet
  • Update YouTube 2026:Sekilas Tentang Inauthentic Content yang Makin Ketat
  • Inilah Cara Lapor SPT Tahunan di Coretax 2026 Biar Nggak Bingung!
  • Gak Perlu Root! Ini Cara Buka Folder Android/Data Tanpa ZArchiver di HP Android Modern
  • How to Secure Your Moltbot (ClawdBot): Security Hardening Fixes for Beginners
  • Workflows++: Open-source Tool to Automate Coding
  • MiroThinker-v1.5-30B Model Explained: Smart AI That Actually Thinks Before It Speaks
  • PentestAgent: Open-source AI Agent Framework for Blackbox Security Testing & Pentest
  • TastyIgniter: Open-source Online Restaurant System
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Contoh Sourcecode OpenAI GPT-3.5 sampai GPT-5
  • Cara Mengubah Model Machine Learning Jadi API dengan FastAPI dan Docker
  • Cara Ubah Tumpukan Invoice Jadi Data JSON dengan LlamaExtract
  • Cara Buat Audio Super Realistis dengan Qwen3-TTS-Flash
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme