Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
kenapa pulau kalimantan paling aman

Dikelilingi Cincin Api, Kok Kalimantan Malah Nggak Punya Gunung Berapi? Ini Jawabannya!

Posted on January 4, 2026

Pernah nggak kalian sadar kalau ada yang aneh dengan peta Indonesia? Di saat Sumatera, Jawa, sampai Sulawesi dikepung titik merah gunung api aktif, Kalimantan justru tampil ‘bersih’ tanpa aktivitas vulkanik modern. Padahal, tetangga kanan-kirinya sangat aktif. Kok bisa pulau sebesar ini punya nasib geologis yang beda banget? Yuk, kita bedah rahasia yang tersembunyi di bawah tanah Kalimantan.

Indonesia memang sudah dikenal secara global sebagai Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Dari ujung barat di Sumatera hingga ke timur jauh di Papua, deretan gunung api berdiri kokoh sebagai bukti betapa dahsyatnya aktivitas tektonik di wilayah kita. Namun, kalau kalian ngebandingin peta persebaran gunung api, ada pemandangan kontras di Kalimantan. Sebagai pulau terbesar di Indonesia dan ketiga di dunia, Kalimantan punya karakteristik yang unik. Ketidakhadiran gunung api aktif di sana bukanlah sebuah kebetulan semata, melainkan hasil dari sejarah geologi yang sudah berjalan selama jutaan tahun. Kondisi ini yang akhirnya menjadikan Kalimantan sebagai wilayah paling stabil secara tektonik di Nusantara.

Kunci utama buat memahami kenapa Kalimantan begitu tenang terletak pada posisi geologisnya. Pulau ini duduk manis di atas struktur yang disebut sebagai Paparan Sunda (Sunda Shelf). Secara ilmiah, Kalimantan itu sebenarnya bagian dari inti Benua Eurasia yang sifatnya stabil. Ini beda banget sama pulau-pulau lain yang terbentuk dari tumpukan aktivitas vulkanik atau pengangkatan kerak samudra yang umurnya relatif muda. Bisa dibilang, sebagian besar daratan Kalimantan adalah kerak benua tua. Jantung pulau ini adalah Busur Sunda, sebuah blok tektonik kuno yang sudah berhenti mengalami deformasi atau pergeseran besar sejak jutaan tahun yang lalu.

Di bawah permukaan tanah tempat kita berpijak di Kalimantan, terdapat batuan beku dan batuan metamorf purba. Batuan-batuan keras ini berfungsi kayak jangkar yang sangat kuat. Stabilitas inilah yang ngebuat Pulau Kalimantan nggak gampang retak atau terlipat-lipat meskipun ada tekanan lempeng tektonik di sekitarnya. Coba bandingkan dengan Jawa atau Sumatera yang keraknya lebih ‘lunak’ dan mudah ditembus magma.

Untuk memahami lebih dalam, kita perlu tahu dulu gimana sih gunung api itu terbentuk. Biasanya, gunung api lahir karena proses subduksi. Berikut adalah mekanisme sederhana kenapa Kalimantan ‘selamat’ dari proses ini:

  1. Posisi Zona Subduksi: Gunung api terbentuk saat satu lempeng tektonik menyusup ke bawah lempeng lainnya. Gesekan hebat ini ngebikin panas ekstrem yang mencairkan batuan jadi magma. Magma ini kemudian naik ke permukaan jadi gunung api. Nah, Kalimantan posisinya jauh banget dari garis subduksi aktif ini.
  2. Lokasi Pertemuan Lempeng: Saat ini, zona pertemuan lempeng yang agresif itu adanya jauh di selatan (Samudra Hindia) dan di timur (sekitar Sulawesi dan Filipina). Karena Kalimantan ada di tengah blok tektonik yang stabil alias ‘zona aman’, nggak ada gesekan lempeng di bawahnya yang cukup kuat buat memproduksi magma dalam jumlah besar.
  3. Tidak Ada Dapur Magma Aktif: Karena jauh dari zona tumbukan, secara otomatis tidak ada suplai magma baru yang naik ke permukaan daratan Kalimantan di masa kini.

Tapi, jangan salah sangka dulu. Meskipun sekarang nggak punya gunung api aktif, Kalimantan nggak sepenuhnya asing sama aktivitas vulkanik. Kalau kita melihat sejarah geologi masa lampau, Kalimantan pernah kok mengalami periode vulkanisme yang cukup intens. Di wilayah pegunungan tengah Kalimantan, masih ada sisa-sisa gunung api purba. Gunung-gunung ini terbentuk pada periode Kapur hingga Miosen, atau kira-kira 15 sampai 80 juta tahun yang lalu. Contohnya kayak Gunung Niut atau kompleks pegunungan di Kalimantan Utara. Itu semua adalah bukti masa lalu yang berapi-api.

Namun, seiring berjalannya waktu dan bergesernya posisi lempeng dunia, sumber panas atau dapur magma di bawah wilayah ini perlahan menjauh atau mendingin. Akibatnya, gunung-gunung tersebut jadi mati suri dan nggak lagi nunjukin aktivitas vulkanik sampai hari ini. Proses erosi selama jutaan tahun kemudian mengubah bentuk gunung-gunung api yang tadinya tajam menjulang menjadi perbukitan yang lebih landai dan tertutup hutan lebat, seperti yang sering kalian lihat di foto-foto pemandangan Kalimantan sekarang.

Dampak dari tidak adanya gunung api ini ternyata ngasih pengaruh besar ke kondisi tanah di sana. Karena nggak ada suplai abu vulkanik yang kaya mineral secara rutin—seperti yang dialami tanah di Jawa dan Sumatera—tanah di Kalimantan cenderung punya tingkat keasaman yang lebih tinggi. Ini ngebuat tanahnya kurang subur secara alami untuk pertanian tanaman pangan musiman tertentu. Sebagian besar nutrisi di Kalimantan itu tersimpan di dalam ekosistem hutan hujannya yang luas dan lapisan gambut, bukan pada mineral tanah dalamnya.

Hal ini juga menjelaskan pola hidup masyarakatnya. Kalau di Jawa orang-orang banyak ngumpul di kaki gunung berapi karena tanahnya subur, di Kalimantan pola pemukiman dan pertanian tradisionalnya lebih banyak mengikuti aliran sungai besar. Mereka beradaptasi dengan kondisi geografis yang ada.

Di sisi lain, minimnya gunung api dan kestabilan tektonik ini ngasih satu keuntungan besar: risiko gempa bumi yang jauh lebih rendah. Karena nggak punya banyak patahan aktif dan jauh dari zona subduksi, Kalimantan sering disebut sebagai pulau paling aman dari bencana tektonik besar. Jadi, saat wilayah lain was-was soal gempa megathrust, Kalimantan relatif lebih tenang.

Secara keseluruhan, Pulau Kalimantan adalah pengingat buat kita semua bahwa dinamika bumi itu bekerja dengan cara yang beda-beda di tiap tempat. Di tengah ramainya pembicaraan tentang Ring of Fire yang penuh gejolak, Kalimantan berdiri sebagai saksi bisu dari masa lalu bumi yang stabil. Kondisi ini memberikan perlindungan geologis bagi keanekaragaman hayati luar biasa yang ada di atasnya. Meskipun aman dari letusan gunung dan minim gempa, bukan berarti bebas risiko sepenuhnya, ya. Ancaman faktor eksternal seperti banjir atau tanah longsor akibat perubahan fungsi lahan tetap harus diwaspadai.

Gimana menurut rekan-rekanita sekalian? Ternyata absennya gunung berapi justru ngebentuk karakter unik Kalimantan yang kita kenal sekarang. Terima kasih sudah membaca ulasan ini sampai habis, yuk simpulkan bareng-bareng kalau alam Indonesia itu memang penuh kejutan.

Terbaru

  • Begini Cara Hapus Akun DANA Premium Secara Permanen!
  • Bukan Cuma Mitos! Ternyata Dinasti Song Punya Tempat Nongkrong Mirip PIK, Begini Isinya
  • Bukan Fiksi! Ini Bukti Manusia Punya ‘Kekuatan Super’ Akibat Mutasi Genetik dan Lingkungan
  • Dikelilingi Cincin Api, Kok Kalimantan Malah Nggak Punya Gunung Berapi? Ini Jawabannya!
  • Misteri Newgrange: Kuburan Batu 5.000 Tahun yang Menyimpan Peta Galaksi, Kok Bisa?
  • Transformasi Ekstrem Pesawat IL-96: Ganti 4 Mesin Jadi 2 Mesin Raksasa PD-35, Emang Bisa?
  • Apakah Aplikasi Cash Reels Penipu?
  • Ini Daftar Kode Redeem Fish It Roblox Terbaru Januari 2026 buat Panen Hadiah!
  • Main Game Dapat Duit? Cek Dulu Fakta Shop Shelf Master Sebelum Nyesel!
  • Monitor Putih Sejutaan Spek Dewa, Acer S243y Bikin Ngiler!
  • Kapsul Luar Angkasa China Ini Bisa Mendarat Selembut Awan, SpaceX Bakal Ketar-ketir?
  • Kereta Maglev 500 KM/Jam: Proyek Gila 1.100 Triliun dari Jepang
  • Kenapa Perusahaan China Mulai Ungguli Amerika di Sektor AI dan Otomotif
  • Mau Beli iPhone 17 Tapi Budget Mepet? Ini Daftar Alternatif iPhone yang Masih Layak Dibeli
  • Apa itu OFTV? Pengertian OnlyFans TV: Platform Streaming Gratis Tanpa Iklan dari OnlyFans
  • Heboh Video 5 Menit Elga Puruk Cahu, Kok Bisa Seviral Itu? Ini Link Downloadnya?
  • Cara Mengatasi Masalah Windows Deactivated Setelah Kloning Disk
  • Investasi Bitnest Janjikan Profit Stabil, Yakin Aman? Cek Dulu Faktanya Sebelum Nyesel!
  • Cara Mengatasi Masalah Klik Mouse Tidak Berfungsi di Windows
  • Apple Dikabarkan Bikin iPhone Layar Lengkung 4 Sisi, Niru Xiaomi?
  • Inikah HP Samsung Terawet? Samsung Diam-diam Uji Baterai 20.000 mAh
  • Ini Deretan HP Murah RAM 12 GB yang Bisa Bikin Multitasking Ngebut!
  • Ini Trik Rahasia Dapat Candy Blossom di Grow a Garden, Nggak Cuma dari Event!
  • Siap-siap Boros! Ini Bocoran Skin Starlight Januari 2026 dan Update Seru M7
  • Moto X70 Air Pro Bakal Punya Kamera Periskop Canggih!
  • Ternyata Nggak Semua Aplikasi Bisa QRIS CPM di Alfamart, Ini Penjelasannya!
  • Lagi Order Tiba-tiba Gojek Error? Jangan Panik Dulu, Coba Langkah Praktis Ini!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Melihat Kode Verifikasi Email Saya 6 Digit yang Sering Bikin Bingung!
  • Belum Tahu? Ini Cara Dapat Akses Premium Viu & Vidio Gratis Pakai Axis!
  • Belum Tahu? Inilah Fakta Kamera 0,5 di Samsung Galaxy A05s, Jangan Salah Beli!
  • Apa itu Cosmic Desktop: Pengertian dan Cara Pasangnya di Ubuntu 26.04?
  • Apa Itu Auvidea X242? Pengertian Carrier Board Jetson T5000 dengan Dual 10Gbe
  • Elementary OS 8.1 Resmi Rilis: Kini Pakai Wayland Secara Standar!
  • Apa Itu Raspberry Pi Imager? Pengertian dan Pembaruan Versi 2.0.3 yang Wajib Kalian Tahu
  • Performa Maksimal! Ini Cara Manual Update Ubuntu ke Linux Kernel 6.18 LTS
  • Inilah Cara Mengamankan Aplikasi LLM dengan AI Guardrails agar Tidak Halusinasi dan Bocor Data
  • Prompt AI Poster Vecna Stranger Things
  • Inilah Cara Menghancurkan Model AI Raksasa Hanya Bermodal 250 Dokumen
  • Tutorial Cara Menjalankan LLM Private di Laptop Sendiri, Aman dan Gratis Tanpa Internet
  • Begini Cara Buat Generator Stiker WhatsApp Otomatis Menggunakan Python dan OpenAI GPT-Image-1
  • Masih Ragu Soal Privasi OnlyFans? Ini Fakta dan Risiko Keamanan Digital yang Wajib Kalian Tahu!
  • Apa itu Praktik Pelacakan Data Ilegal? (Belajar dari Kasus Denda Apple di Italia)
  • OnlyFans Aman Nggak Sih? Cek Dulu Fakta dan Risiko Keamanannya Sebelum Kalian Daftar!
  • Apa itu Elga Puruk Cahu? Ini Alasan Video 5 Menitnya Viral Banget!
  • Apa Itu Kerentanan XSS N8N? Ini Pengertian dan Definisi Bahaya XSS yang Mengintai
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme