Belakangan ini, banyak dari kalian yang berprofesi sebagai guru atau operator sekolah merasa cemas karena tampilan Info GTK mendadak menunjukkan jumlah rombongan belajar (rombel) nol dan jumlah siswa yang juga nol. Rasanya pasti panik ya, apalagi kalau tunjangan profesi sudah di depan mata. Tenang, kami akan bantu jelaskan solusinya.
Masalah rombel dan jumlah siswa yang tidak terbaca ini sepertinya sudah jadi “langganan” tiap kali ada pembaruan sistem atau sinkronisasi massal. Banyak rekan-rekan kita yang langsung menyimpulkan kalau ada kesalahan fatal saat penginputan data, padahal nggak selalu begitu. Kami melihat fenomena ini lebih sering disebabkan oleh antrean pembacaan data di server pusat yang memang kapasitasnya terbatas untuk melayani jutaan data guru se-Indonesia. Jadi, sebelum kalian buru-buru menyalahkan operator atau sistem, ada baiknya kita pahami dulu bagaimana sistem-sistem ini saling ngobrol satu sama lain.
Kalian perlu tahu kalau Info GTK itu ibaratnya cuma sebuah cermin. Dia nggak punya data sendiri, melainkan cuma menampilkan apa yang dikirim oleh sistem lain. Sumber utamanya adalah Dapodik. Nah, di antara Dapodik dan Info GTK, ada satu pintu lagi yang namanya PTK Data. Sering kali, data di Dapodik sudah benar, tapi saat melewati pintu PTK Data, prosesnya tersendat. Hal inilah yang akhirnya ngebikin tampilan di Info GTK jadi kosong melompong alias nol. Kalau kalian melihat keterangan pembelajaran tidak linear atau tidak terbaca, biasanya itu karena jam mengajar kalian belum terpetakan dengan sempurna oleh sistem validasi pusat.
Mari kita bahas lebih teknis lagi. Kenapa sih data itu bisa nggak muncul? Biasanya hal ini terjadi setelah sekolah melakukan pembaruan versi Dapodik atau baru saja melakukan perubahan struktur rombel. Sistem pusat butuh waktu untuk melakukan crawling atau membaca ulang ribuan data yang masuk secara bersamaan. Bayangkan saja ada jutaan guru yang sinkronisasi di waktu yang hampir sama, tentu server butuh waktu buat memproses itu semua. Jadi, masalah “Rombel 0” ini sebenarnya hanyalah masalah sinkronisasi data yang belum tuntas 100% terbaca oleh Info GTK, bukan berarti data kalian hilang ditelan bumi.
Agar kalian nggak makin pusing, berikut adalah langkah-langkah teknis yang bisa dilakukan secara bertahap untuk mengatasi masalah tersebut:
- Memastikan Data di Aplikasi Dapodik Sudah Valid
Langkah pertama dan paling mendasar adalah mengecek kembali aplikasi Dapodik di sekolah kalian. Pastikan pada menu Rombongan Belajar, jumlah siswa sudah terisi dengan benar dan tidak ada anggota rombel yang kosong. Selain itu, cek juga pada bagian Pembelajaran. Pastikan nama guru yang bersangkutan sudah masuk ke dalam mata pelajaran yang diampu dengan jumlah jam yang sesuai. Jika di Dapodik lokal semuanya sudah terlihat normal dan statusnya sudah sinkron, berarti tugas di tingkat sekolah sebenarnya sudah aman. - Melakukan Pengecekan Melalui Portal PTK Data
Setelah yakin data di Dapodik benar, kalian jangan langsung loncat ke Info GTK. Coba akses dulu portal PTK Data atau Manajemen Individu PTK. Portal ini fungsinya untuk ngecek apakah beban ajar guru tersebut sudah dibaca oleh sistem pusat dari Dapodik. Kalau di PTK Data sudah muncul jumlah jam dan siswanya, tapi di Info GTK masih nol, berarti masalahnya cuma tinggal nunggu antrean update tampilan saja. Tapi kalau di PTK Data juga nol, nah berarti ada yang nyangkut saat proses sinkronisasi. - Melakukan Sinkronisasi Ulang pada Dapodik
Jika ternyata data di PTK Data belum muncul juga, sepertinya kalian perlu melakukan sinkronisasi ulang di aplikasi Dapodik. Pastikan koneksi internet stabil dan lakukan sinkronisasi di luar jam sibuk, misalnya tengah malam atau subuh. Hal ini ngebantu agar proses pengiriman data ke server pusat nggak terganggu oleh trafik yang padat. Pastikan muncul notifikasi “Sinkronisasi Berhasil” dan cek di riwayat sinkronisasi untuk memastikannya. - Instal Ulang Dapodik Menggunakan Installer Terbaru
Kadang-kadang, melakukan update cuma lewat patch saja nggak cukup dan bisa ngebikin beberapa file sistem jadi korup atau nggak sinkron dengan database terbaru. Kalau kalian sudah berkali-kali sinkron tapi data tetap nggak berubah, kami sarankan untuk melakukan instal ulang aplikasi Dapodik. Gunakan installer utuh (bukan cuma patch) versi terbaru. Jangan lupa untuk melakukan uninstall versi lama terlebih dahulu dan bersihkan cache browser kalian sebelum menginstal yang baru. - Melakukan Sinkronisasi Kembali Setelah Instalasi Bersih
Setelah melakukan instalasi ulang dan menginput data kembali (atau tarik data dari server), lakukan sinkronisasi lagi. Cara ini biasanya paling ampuh buat mengatasi gangguan-gangguan teknis yang bersifat lokal di komputer sekolah. Dengan instalasi bersih, aplikasi akan nge-push data dengan lebih segar ke server pusat. Kami sering banget nemuin kasus di mana cara ini ngebuat data yang tadinya macet langsung terbaca di sistem pusat dalam waktu beberapa hari. - Menunggu Masa Pemeliharaan dan Pembaruan Info GTK
Langkah terakhir yang paling sulit dilakukan adalah bersabar. Info GTK punya jadwal pembaruan data secara berkala. Kadang butuh waktu 3 sampai 7 hari kerja (bahkan lebih) setelah sinkronisasi sampai datanya benar-benar muncul di tampilan Info GTK. Jadi, kalau kalian baru sinkron tadi pagi, jangan berharap siang harinya data langsung berubah jadi valid. Pantau terus secara berkala minimal sekali dalam dua hari.
Intinya, masalah rombel dan siswa nol ini hanyalah masalah teknis komunikasi antar server yang memang sering terjadi di awal semester atau saat ada pembaruan besar. Selama data di tingkat Dapodik sekolah kalian sudah benar dan sudah tersinkronisasi dengan sukses, nggak perlu ada yang dikhawatirkan secara berlebihan. Fokuslah pada pengecekan berkala dan pastikan alur sinkronisasi dari Dapodik ke PTK Data berjalan mulus. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara urut, kemungkinan besar masalah data tidak terbaca tersebut akan segera teratasi seiring dengan berjalannya pemeliharaan sistem oleh pusat.
Sekian informasi yang bisa kami bagikan kali ini. Kami harap panduan ini bisa ngasih sedikit ketenangan buat kalian yang lagi pusing ngurusin Info GTK yang masih merah atau kosong. Jangan lupa buat selalu berkoordinasi dengan operator sekolah dan tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik. Terimakasih sudah membaca sampai selesai, rekan-rekanita sekalian. Mari kita simpulkan bahwa kesabaran dan ketelitian adalah kunci dalam menghadapi sistem administrasi digital ini.