Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya

Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya

Posted on January 8, 2026

Kalian pasti sempat dengar kabar yang lumayan bikin geger timeline belakangan ini, kan? Itu lho, soal Wakil Walikota Surabaya, Armuji atau yang akrab kita panggil Cak Ji, yang tiba-tiba dilaporkan oleh ormas Madas (Madura Asli) ke Polda Jatim. Isunya nggak main-main, mulai dari pelanggaran UU ITE sampai tuduhan provokasi. Wah, rasanya ngeri sedap kalau pejabat publik udah berhadapan sama ormas begini. Tapi, benarkah situasinya separah itu atau cuma salah paham aja? Simak ulasan lengkapnya di sini.

Dalam episode Good News from Madura kali ini, Tretan Muslim dan Fuad Sasmita ngebuka obrolan dengan santai, ngebahas fenomena unik orang tidur di pasir alias “Sandman” di Sumenep. Tapi, topik utamanya jelas bukan itu. Fokus kita langsung tertuju pada konflik yang lagi happening banget di Surabaya. Cak Ji dilaporkan karena dianggap memfitnah dan ngebuat kegaduhan. Pihak Madas merasa tersinggung karena dalam salah satu videonya, Cak Ji menyebut nama ormas mereka terkait tindakan pengusiran atau masalah sengketa lahan seorang nenek bernama Erlina.

Masalah ini bermula dari sengketa lahan dan upaya “penertiban” yang dilakukan pihak tertentu terhadap rumah Nenek Erlina. Di lapangan, ada sosok bernama Yasin yang terekam kamera dan secara verbal mengaku berasal dari Madas saat ditanya. Video inilah yang kemudian dikontenkan oleh Cak Ji. Karena hal itu, Madas merasa nama baiknya dicemarkan. Mereka ngeklaim kalau tindakan Cak Ji itu melanggar UU ITE dan memicu aksi premanisme berupa perusakan kantor mereka oleh massa yang mengatasnamakan Arek Suroboyo.

Namun, kalau kita telisik lebih dalam dari klarifikasi yang muncul, ternyata ada miskomunikasi yang cukup fatal di sini. Berikut adalah poin-poin penting dari klarifikasi Ketua Madas yang perlu kalian tahu:

  1. Status Keanggotaan Yasin
    Ketua Madas menjelaskan bahwa oknum bernama Yasin dalam video tersebut bertindak bukan atas nama organisasi. Meskipun Yasin mungkin anggota, saat kejadian itu dia berangkat bersama tim pengacara dari pihak yang bersengketa lahan, bukan atas perintah organisasi Madas.
  2. Timeline Kejadian
    Pihak Madas mengklarifikasi bahwa kejadian pengusiran atau sengketa itu terjadi jauh sebelum ketua umum yang sekarang menjabat. Jadi, rasanya kurang adil kalau organisasi yang sekarang harus nanggung beban kesalahan masa lalu tanpa konfirmasi dulu.
  3. Tindakan Pribadi vs Organisasi
    Mereka menegaskan bahwa Madas itu bukan ormas yang suka gerebek-gerebek atau main aksi premanisme. Ketua Madas menyayangkan kenapa Cak Ji nggak ngasih konfirmasi dulu ke pengurus sebelum nge-upload konten yang nyebut merek organisasi mereka.

Nah, di sinilah Tretan Muslim ngasih pandangan yang cukup logis. Menurutnya, kalau memang tujuannya mau membersihkan nama baik, langkah melaporkan Wakil Walikota ke polisi itu kayaknya kurang tepat. Malah, hal itu bisa ngebikin situasi makin keruh. Bayangin aja, Cak Ji ini kan dianggap “Bapaknya Arek-Arek Suroboyo”. Kalau beliau diserang secara hukum, yang ditakutkan adalah reaksi balik dari warga Surabaya yang justru bisa memicu konflik horizontal antara Arek Suroboyo dan warga Madura di sana. Padahal kita semua tahu, Surabaya dan Madura itu tetangga dekat yang harusnya akur.

Tretan menyarankan, harusnya Madas berkolaborasi aja sama Cak Ji. Misalnya, bikin konten bareng atau klarifikasi bareng yang nunjukin kalau Yasin itu oknum dan tidak mewakili Madas secara institusi. Cara pendekatan persuasif kayak gini biasanya lebih ampuh buat ngebangun ulang citra positif daripada konfrontasi hukum yang ngabisin energi.

Plot twist-nya ada di akhir pembahasan ini. Tretan Muslim, dengan gaya khasnya, langsung nelpon Cak Ji buat nanya kabar dan konfirmasi langsung soal laporan tersebut. Dan tahukah kalian? Jawabannya beneran good news. Cak Ji dengan santai bilang kalau masalahnya “wis mari” alias sudah selesai. Laporannya sudah dicabut dan pihak pelapor sudah minta maaf. Ternyata, ini cuma masalah miskomunikasi yang bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Cak Ji juga menegaskan bahwa beliau nggak punya niat jelek, murni hanya ingin membela warganya yang jadi korban sengketa lahan.

Jadi, ketegangan yang sempat viral itu akhirnya mereda. Pelajaran pentingnya adalah tabayyun atau konfirmasi itu penting banget sebelum ngambil tindakan hukum atau koar-koar di media sosial. Untungnya, kedua belah pihak bisa berjiwa besar. Cak Ji tetap fokus kerja, dan Madas bisa kembali fokus pada kegiatan organisasinya tanpa harus bermusuhan dengan pemerintah kota. Situasi Surabaya pun tetap kondusif, nggak seperti yang dikhawatirkan banyak orang bakal rusuh atau gimana.

Buat kita semua, kejadian ini ngasih pelajaran berharga banget. Di era digital kayak sekarang, informasi itu cepet banget nyebar dan seringkali nggak utuh. Potongan video bisa ngebikin persepsi yang salah. Sebagai netizen, kita jangan gampang terpancing emosi kalau ada isu SARA atau konflik antargolongan. Sebaiknya kita tunggu klarifikasi lengkap dari kedua belah pihak. Dan buat organisasi manapun, menjaga nama baik itu memang susah, tapi cara ngejaganya juga harus elegan, jangan dikit-dikit lapor polisi kalau masih bisa dibicarakan baik-baik.

Oke rekan-rekanita, terimakasih sudah membaca ulasan panjang lebar ini. Semoga suasana adem ayem di Surabaya ini bisa nular ke daerah lain dan kita semua bisa lebih bijak menyikapi berita viral. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Terbaru

  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • Inilah Contoh Naskah Doa Upacara Hardiknas 2026 yang Syahdu dan Penuh Makna
  • Inilah 10 Peringkat SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Hasil TKA TKAD 2025/2026 Terbaru
  • Inilah Cara Download FF Beta Versi Terbaru 2026, Lengkap Dengan Cara Daftar Advanced Server Resmi
  • Inilah Cara Menghilangkan YouTube Shorts di Beranda Biar Nggak Menghambat Scrolling Kalian!
  • Inilah Kabar Gembira Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Drastis Jadi 150 Ribu Peserta!
  • Inilah House of Amartha: Mengenal Bisnis Thariq Halilintar di Balik Pernikahan Mewah El Rumi dan Syifa Hadju
  • Inilah Cara Kuliah S1-S2-S3 Gratis dan Cepat Lewat Beasiswa BIB Kemenag Jalur Akselerasi 2026
  • Inilah Aturan Baru Penugasan Guru Non-ASN 2026, Nasib Kalian Ditentukan Sampai Tanggal Ini!
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Banten 2026 Biar Proses Masuk Sekolah Jadi Makin Lancar
  • Inilah Rincian Biaya Jalur Mandiri Untirta 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program Studi
  • Inilah Cara Daftar Pra SPMB Kota Semarang 2026 untuk Calon Siswa SD, Jangan Sampai Ketinggalan!
  • Inilah Cara Daftar PPOP DKI Jakarta 2026: Persiapkan Diri Kalian Jadi Calon Atlet Elite Ibu Kota!
  • Inilah Alasan Raja Ampat Disebut Surga Terakhir di Bumi dengan Biodiversitas Laut Paling Gokil di Dunia
  • Inilah Tanggapan PKB Soal KPK Usul Syarat Capres Harus Kader Partai
  • Inilah 5 Calon Ketua DPC PKB Timor Tengah Selatan dan Perubahan Aturan Seleksi yang Perlu Kalian Perhatikan
  • Inilah 51 Kode Redeem FF Terbaru 29 April 2026, Ada Gintoki Bundle dan Skin Eksklusif!
  • Inilah Profil Abdul Kadir Karding, Politikus PKB yang Resmi Dilantik Menjadi Kepala Badan Karantina Nasional!
  • Inilah 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Mei 2026, Ada Trik Rahasia Dapetin Pemain OVR 119 di Event TOTS!
  • Inilah iPhone Ultra, Bocoran Ponsel Lipat Pertama Apple dan MacBook Ultra Layar Sentuh yang Siap Mengguncang Pasar!
  • Inilah Bocoran Tanggal Rilis dan Gameplay EA Sports UFC 6 yang Paling Dinantikan
  • Inilah Arti Move WA dalam Bahasa Gaul yang Sering Muncul di Aplikasi Kencan dan Media Sosial
  • Inilah realme C100, Smartphone dengan Baterai Titan 8000mAh Pertama yang Garansi Awet Sampai 7 Tahun!
  • Inilah Cara Mengatasi Third Party Software Is Interfering With Roblox yang Sering Muncul Tiba-Tiba
  • Inilah Penyebab Data Seluler Tidak Bisa Digunakan Padahal Sudah Aktif dan Solusi Praktis Mengatasinya
  • Inilah Kenapa Canva Error 503 Tidak Bisa Dibuka Hari Ini dan Cara Mengatasinya Sampai Layanan Kembali Normal
  • Inilah Cerita Hangat di Balik Muscab PKB Kebumen: Dari Urusan Dapur Hingga Strategi Pemenangan 2029!
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Transform Your Windows 11 Interface into a Sleek and Modern Aesthetic Masterpiece
  • How to Understand Google’s New TPU 8 Series for Massive AI Training and Inference
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • How to Master Excite Audio Bloom Drum Kits to Create High-Energy Rhythms in Your Digital Audio Workstation
  • How to Create Professional Animated Movies for Free Using Anijam AI and the Cedence 2.0 Video Model
  • How to Build Professional AI Designs Locally Using the Open Design Open Source Project
  • How to Sharpen Blurry Text and Recover Unreadable Documents Using Professional AI Enhancement Tools
  • How to use Claude Code for free by connecting to Open Router models
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme