Belakangan ini, grup WhatsApp guru lagi ramai banget bahas isu SKTP Februari 2026 yang katanya sudah terbit. Banyak screenshot beredar yang ngebikin heboh, tapi kami sarankan kalian jangan langsung percaya dulu. Mari kita bedah informasi ini supaya nggak terjebak harapan palsu dan tetap tenang nunggu pencairan resminya.
Beberapa hari terakhir, kami melihat banyak sekali percakapan di komunitas guru yang ngebahas soal Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP). Ada gambar-gambar yang diklaim sebagai bukti kalau SKTP untuk periode Februari 2026 sudah muncul di sistem. Namun, setelah tim kami melakukan penelusuran lebih dalam ke kanal-kanal resmi, ternyata informasi itu belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Belum ada pengumuman resmi dari kementerian terkait soal penerbitan SKTP di awal bulan ini. Fenomena kayak gini sepertinya emang rutin terjadi, apalagi pas mendekati jadwal pencairan tunjangan profesi guru (TPG). Mereka yang menyebarkan informasi nggak valid ini biasanya cuma pengen cari perhatian atau sekadar iseng, tapi dampaknya bisa ngebuat banyak guru jadi bingung.
Kalian perlu tahu kalau SKTP itu bukan sekadar surat biasa. Ini adalah dokumen hukum yang krusial karena ngebangun dasar legalitas buat pemerintah untuk ngasih uang tunjangan kepada kalian. Tanpa adanya SKTP yang sah, meskipun kalian sudah sertifikasi dan sudah ngajar puluhan tahun, uangnya nggak bakal bisa cair. SKTP ini baru bisa terbit kalau data di Info GTK kalian sudah berstatus “Valid”. Kalau masih ada yang merah atau belum valid, sistem nggak akan narik data kalian buat diproses jadi SKTP. Jadi, rasanya nggak mungkin SKTP terbit kalau proses sinkronisasi data Dapodik di sekolah kalian masing-masing belum selesai atau masih ada kendala teknis.
Biar kalian nggak gampang kena hoaks lagi di masa depan, ada baiknya kalian memahami gimana sih langkah-langkah atau alur penarikan data yang benar untuk penerbitan SKTP di tahun 2026 ini:
- Sinkronisasi Dapodik oleh Operator Sekolah
Langkah pertama dan paling utama adalah memastikan operator sekolah kalian sudah nge-sinkron data terbaru. Pastikan jadwal mengajar, jumlah jam tatap muka (minimal 24 jam), dan data pribadi sudah benar. Kalau di sini saja sudah salah, data yang narik ke pusat juga bakal salah. - Proses Validasi di Info GTK
Setelah sinkron, kalian harus rajin ngecek laman Info GTK. Di sana akan kelihatan apakah data kalian sudah valid atau belum. Proses ini biasanya butuh waktu beberapa hari setelah sinkronisasi Dapodik dilakukan. Kayaknya banyak guru yang nggak sabaran di tahap ini, padahal sistem butuh waktu buat ngolah data jutaan guru di Indonesia. - Penarikan Data Berkala oleh Pusat
Berdasarkan mekanisme terbaru, penarikan data buat SKTP itu nggak dilakukan setiap hari, tapi ada jadwalnya. Untuk tahun 2026, penarikan biasanya dilakukan pada tanggal-tanggal tertentu, seperti tanggal 19, 26, dan 29 setiap bulannya. Jadi, kalau ada yang bilang SKTP sudah terbit di tanggal 2 atau 5 Februari, itu sudah jelas nggak sesuai dengan jadwal penarikan data yang ada. - Pengolahan dan Verifikasi Akhir
Setelah data ditarik, kementerian bakal melakukan verifikasi lagi pada rentang tanggal 16 sampai 20. Di sini mereka bakal ngecek ulang apakah kalian masih aktif atau mungkin sudah pensiun. Kalau semuanya oke, barulah rekomendasi pembayaran dikirim. - Penerbitan SKTP dan Pengiriman ke KPPN
Kalau SKTP sudah terbit (biasanya sekitar tanggal 20 atau 21 untuk gelombang pertama), data tersebut dikirim ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). KPPN inilah yang nantinya bertugas buat nge-transfer uang langsung ke rekening kalian. Biasanya butuh waktu sekitar 6 sampai 7 hari kerja setelah rekomendasi keluar sampai uangnya benar-benar masuk ke kantong.
Ngomong-ngomong soal pencairan, ada kebijakan yang cukup menarik di tahun 2026 ini. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2025, penyaluran TPG sekarang dilakukan setiap bulan, nggak lagi per triwulan kayak dulu. Kebijakan ini diambil buat ngejamin kesejahteraan guru supaya nggak perlu nunggu kelamaan buat nerima haknya. Selain itu, peranan KPPN sekarang jadi makin vital karena mereka yang megang kendali transfer langsung. Kalau misalnya ada masalah kayak rekening pasif atau terblokir, bank bakal langsung ngelapor ke KPPN, terus diterusin ke kementerian buat diproses ulang. Jadi, kalian harus pastiin rekening bank yang terdaftar itu selalu aktif dan nggak ada masalah administrasi.
Banyak juga yang nanya, “Berarti di Maret 2026 nanti kita bakal panen uang dong?”. Sepertinya emang ada potensi kayak gitu. Kalau kita liat kalender, bulan Maret 2026 itu bakal padat banget. Pertama, gaji bulanan rutin pasti cair di awal bulan. Kedua, kalau SKTP Februari kalian lancar, TPG Februari bakal cair di awal atau tengah Maret. Ketiga, ada THR (Tunjangan Hari Raya) yang diperkirakan cair 10 hari sebelum Idulfitri. Mengingat Idulfitri 2026 jatuh di sekitar tanggal 21 Maret, maka THR kemungkinan besar cair di pertengahan Maret. Kalau ditambah lagi dengan TPG bulan Maret yang diproses tepat waktu, kalian bisa nerima beberapa jenis pembayaran di bulan yang sama. Tapi ingat, ini semua bergantung pada validitas data kalian di sistem.
Kami juga mau ngingetin kalau sekarang alamat resmi buat ngecek data guru sudah berubah. Jangan sampai kalian ngeklik link sembarangan yang dikasih orang di grup. Pastikan kalian hanya mengakses: https://info.gtk.kemendikdasmen.go.id/. Gunakan akun yang sudah didaftarkan oleh operator sekolah kalian untuk masuk. Di sana kalian bisa mantau secara transparan status validasi, apakah beban mengajar sudah cukup, sampai status SKTP kalian sudah terbit atau belum. Jangan malas buat ngecek secara mandiri supaya nggak gampang termakan isu-isu nggak jelas yang sering ngebikin panik atau malah ngasih harapan palsu.
Kesimpulannya, berita soal SKTP Februari 2026 yang katanya sudah terbit di awal bulan itu cuma hoaks. Proses validasi dan penarikan data punya jadwal resmi yang nggak bisa diloncati begitu saja. Kami merekomendasikan kalian untuk tetap fokus menjalankan tugas mengajar dan pastikan koordinasi dengan operator sekolah berjalan baik supaya data Dapodik tetap akurat. Jangan lupa untuk rutin mengecek Info GTK di link yang resmi. Dengan skema pembayaran bulanan yang baru, ketelitian data jadi kunci utama supaya tunjangan kalian nggak telat cair. Mari kita lebih kritis dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.
Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bisa mencerahkan kegalauan kalian semua terkait isu SKTP. Terimakasih sudah membaca sampai selesai, rekan-rekanita sekalian. Mari kita kawal bersama agar hak-hak guru tetap tersalurkan dengan lancar dan tepat waktu.