Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Alasan Kenapa Akun Instagram Wapres Gibran Sempat Follow Akun Judi Online, Ternyata Begini Faktanya!

Posted on April 11, 2026

Kalian pasti udah denger kan kabar yang lagi ramai banget di media sosial soal akun Instagram Wakil Presiden kita, Gibran Rakabuming Raka? Kabarnya, akun beliau kedapatan mem-follow akun judi online. Sontak aja netizen langsung heboh, apalagi pemerintah lagi gencar-gencarnya ngebantas judol. Mari kita bedah bareng apa yang sebenernya terjadi di balik layar.

Kejadian ini mendadak viral setelah sebuah akun di platform X (dulu Twitter) dengan username @ReimuCxre mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan daftar akun yang diikuti oleh akun resmi @gibran_rakabuming. Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas kalau akun Wapres mengikuti sebuah akun bernama @xxxx_jaxxxx.game yang isinya ternyata konten judi online atau yang sering kita sebut judol. Hal ini jelas ngebikin publik bertanya-tanya, kok bisa seorang pejabat negara, apalagi Wakil Presiden, bisa sampai nge-follow akun kayak gitu? Mengingat saat ini pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) lagi berjuang mati-matian buat nutup ribuan situs judi yang ngerugiin rakyat.

Kalian mungkin ngerasa ini hal yang ganjil banget, apalagi sekarang lagi hangat-hangatnya kasus oknum pegawai Komdigi yang nerima uang ratusan miliar buat ngejaga situs judi supaya nggak diblokir. Tapi tenang dulu, kami sudah merangkum penjelasan teknis dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) biar kalian nggak salah paham. Ternyata, ada modus operandi digital yang memang sering banget terjadi di dunia media sosial, terutama di Instagram.

Berikut adalah langkah-langkah penjelasan teknis kenapa hal semacam ini bisa terjadi pada akun publik figur:

  1. Pembuatan Akun dengan Identitas Normal
    Berdasarkan hasil penelusuran digital yang dilakukan tim teknis, akun tersebut sebenernya sudah dibuat sejak November 2022. Pada awalnya, akun ini kemungkinan besar nggak jualan judi online. Mereka biasanya ngebangun profil dengan konten yang umum, kayak konten game, meme, atau berita yang nggak melanggar aturan. Tujuannya adalah buat dapetin followers sebanyak mungkin secara organik atau biar di-follow sama tokoh publik supaya akunnya kelihatan kredibel.
  2. Strategi Menarik Perhatian Tokoh Publik
    Akun-akun semacam ini sering kali melakukan interaksi yang intens dengan akun besar. Mereka bisa aja nge-tag atau memposting konten yang relevan dengan tokoh publik tersebut. Sepertinya, akun Gibran mengikuti akun ini saat identitas dan kontennya masih bersifat umum dan belum berubah jadi akun judi. Setwapres menyebutkan kalau beberapa tokoh publik lainnya juga kedapatan mengikuti akun yang sama, yang makin ngebuktiin kalau akun ini dulunya emang punya reputasi yang kelihatan “bersih”.
  3. Proses Perubahan Nama Akun (Username Switching)
    Ini adalah bagian teknis yang paling krusial. Setwapres nemuin fakta kalau akun tersebut sudah ganti username sebanyak tujuh kali. Modus ini umum banget di dunia jual beli akun media sosial. Akun yang sudah punya banyak pengikut dan punya “badge” pernah diikuti orang penting bakal lebih mahal harganya. Setelah dijual, pemilik baru biasanya langsung ngerombak total isinya dan ganti nama jadi akun judi online.
  4. Perubahan Konten Secara Drastis
    Setelah ganti nama, konten lama yang bersifat umum tadi dihapus total. Mereka mulai nge-post promosi judi online. Karena sistem notifikasi Instagram nggak bakal ngasih tahu kita kalau akun yang kita follow ganti nama atau ganti jenis konten, banyak orang—termasuk tim admin medsos pejabat—yang nggak sadar kalau akun yang mereka follow sudah berubah fungsi jadi akun negatif.
  5. Audit dan Pembersihan (Unfollow)
    Segera setelah kabar ini viral dan tim internal menyadari adanya perubahan konten pada akun tersebut, langkah cepat langsung diambil. Tim admin @gibran_rakabuming langsung melakukan unfollow karena akun tersebut jelas melanggar norma dan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Ini adalah prosedur standar buat ngejaga integritas akun pejabat publik dari konten-konten sampah kayak judol.
  6. Pelaporan ke Pihak Berwenang
    Nggak cuma sekadar unfollow, pihak Istana Wapres juga ngasih laporan resmi ke Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi). Mereka minta supaya akun @xxxx_jaxxxx.game itu segera diblokir atau ditutup permanen. Tindakan ini diambil supaya masyarakat nggak jadi korban penipuan atau terjerumus ke dalam lingkaran judi online yang makin meresahkan.

Kejadian ini sebenernya ngasih pelajaran berharga buat kita semua tentang betapa dinamisnya dunia digital. Fenomena perubahan identitas akun ini bukan hal baru, tapi emang sering ngejebak siapa aja, termasuk tokoh penting. Kita harus lebih teliti lagi buat ngecek daftar orang yang kita ikuti secara berkala, jangan sampai ada akun yang tiba-tiba berubah jadi akun yang nggak bener. Pemerintah sendiri lewat Setwapres juga ngingetin kalau akun-akun dengan banyak pengikut sering banget diperjualbelikan atau bahkan diretas buat kepentingan cukong-cukong judi.

Rasanya kasus ini jadi pengingat keras buat kita semua buat selalu waspada sama konten yang kita konsumsi di media sosial. Sepertinya, literasi digital kita memang harus terus ditingkatkan supaya nggak gampang kemakan provokasi atau salah paham sama situasi yang sebenernya punya penjelasan teknis yang masuk akal. Kami berharap kejadian kayak gini nggak keulang lagi dan upaya pemerintah buat ngebabat habis judi online di tanah air bisa terus berjalan tanpa hambatan, termasuk ngebersihin oknum-oknum di internal lembaga negara yang nakal.

Rekan-rekanita, terima kasih sudah membaca ulasan ini sampai selesai. Semoga informasi ini bisa ngejernihin suasana dan nambah wawasan kita soal keamanan akun media sosial. Mari kita dukung terus pemberantasan judi online demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme