Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Peluang Lolos SNBT Unair 2026, Cek Keketatan Jurusan Pilihanmu Sekarang!

Posted on April 9, 2026

Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) resmi ditutup pada Selasa kemarin. Buat kalian yang sudah mendaftarkan diri di Universitas Airlangga (Unair), rasanya pasti campur aduk antara lega dan cemas. Kami sarankan kalian segera mengecek seberapa besar peluang diterima di jurusan masing-masing agar bisa memetakan persaingan yang ada.

Pada jalur SNBT 2026 ini, Universitas Airlangga menyediakan kuota total sebanyak 2.753 kursi. Angka ini tersebar di 62 program studi yang mencakup jenjang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D4), hingga Diploma 3 (D3). Program studi tersebut dibagi ke dalam beberapa rumpun ilmu, mulai dari sosial-humaniora (soshum), sains dan teknologi (saintek), sampai rumpun kesehatan yang memang selalu jadi primadona. Mengetahui angka-angka ini penting banget supaya kalian nggak cuma sekadar “main tebak-tebakan” soal nasib kelulusan nanti.

Bagi kalian yang ingin tahu seberapa besar kemungkinan tembus di jurusan impian, ada cara teknis yang bisa dilakukan. Peluang lolos itu sebenarnya bisa kita lihat dari tingkat keketatan setiap jurusan. Prinsipnya sederhana: semakin kecil persentase keketatannya, berarti persaingan di sana makin “berdarah-darah” alias sangat sulit. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kalian ikuti untuk menghitung peluang tersebut secara mandiri:

  1. Ambil data daya tampung terbaru yang disediakan kampus. Untuk SNBT 2026, kalian bisa ngeliat data resminya melalui laman SNPMB. Daya tampung ini adalah jumlah kursi yang tersedia untuk diperebutkan oleh para pendaftar.
  2. Cari tahu jumlah peminat pada tahun sebelumnya (2025). Meskipun jumlah pendaftar tahun ini bisa berubah, data tahun lalu biasanya jadi acuan paling akurat karena pola peminat di Unair cenderung stabil setiap tahunnya.
  3. Gunakan rumus pembagian sederhana untuk menghitung keketatan. Caranya, bagilah jumlah daya tampung dengan jumlah peminat, lalu hasilnya kalian kalikan dengan 100%.
  4. Analisis hasil persentase tersebut. Sebagai contoh, kalau kalian dapet angka 4,59% kayak di jurusan Ilmu Hukum, itu artinya satu orang harus ngebalap sekitar 22 orang lainnya buat dapetin satu kursi. Kalau angkanya lebih kecil lagi, misal 1,45% seperti di Fisioterapi, berarti kalian bakal bersaing sama sekitar 67 orang.
  5. Bandingkan hasil tersebut dengan jurusan lain di rumpun yang sama. Ini ngebantu kalian buat punya ekspektasi yang lebih realistis terhadap hasil pengumuman nanti.

Sekarang, mari kita bedah lebih detail mengenai daya tampung di rumpun Soshum Unair untuk tahun 2026 ini. Beberapa jurusan unggulan seperti Ilmu Hukum menyediakan 116 kursi dengan peminat tahun lalu mencapai 2.418 orang. Psikologi juga nggak kalah ramai dengan daya tampung 81 kursi namun diperebutkan oleh 2.349 pendaftar. Jurusan lain seperti Manajemen (84 kursi), Akuntansi (80 kursi), dan Ilmu Komunikasi (45 kursi) juga selalu punya basis peminat yang solid. Bahkan untuk jurusan seperti Ilmu Sejarah yang daya tampungnya cuma 24 kursi, peminatnya mencapai 205 orang, yang artinya persaingannya tetap nggak bisa dianggap remeh.

Bergeser ke rumpun Saintek, Kedokteran Unair tetap menjadi “raja” dalam hal jumlah peminat. Dengan daya tampung 90 kursi, tahun lalu ada 3.138 orang yang mendaftar. Bayangkan betapa ketatnya persaingan di sana! Selain Kedokteran, jurusan Farmasi (84 kursi) dan Kesehatan Masyarakat (72 kursi) juga memiliki rasio peminat yang sangat tinggi. Buat kalian yang mengincar teknik, Teknik Industri menyediakan 36 kursi dengan peminat 840 orang, sementara Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan yang terhitung baru menyediakan 30 kursi dengan 583 peminat. Tren teknologi kayaknya memang lagi naik daun banget, ya.

Nggak cuma jenjang S1, persaingan di sekolah vokasi (D3 dan D4) Unair juga ternyata gila-gilaan. Misalnya saja jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) yang daya tampungnya cuma 60 kursi, tapi peminatnya hampir menyentuh angka 5.000 orang! Hal yang sama terjadi di D3 Keperawatan (Kelas Gresik) dengan 5.215 peminat untuk 60 kursi saja. Ini menunjukkan kalau jalur vokasi sekarang bukan lagi pilihan kedua, tapi sudah jadi incaran utama bagi mereka yang ingin cepat terserap di dunia kerja. Data ini ngebuktikan kalau kalian harus benar-benar siap dengan nilai UTBK yang maksimal.

Memahami angka-angka di atas bukan buat bikin kalian ciut nyali, tapi justru supaya kalian lebih mawas diri. Angka keketatan ini memberikan gambaran objektif mengenai medan perang yang kalian hadapi. Kalau kalian milih jurusan dengan keketatan di bawah 2%, itu artinya kalian memang harus punya nilai yang bener-bener stand out dibanding ribuan peserta lainnya. Sebaliknya, kalau angkanya di atas 5%, mungkin tekanannya sedikit lebih ringan, tapi tetep aja nggak boleh ngeremehin. Semuanya balik lagi ke performa kalian saat mengerjakan soal UTBK kemarin.

Rasanya memang berat kalau harus mikirin angka-angka statistik ini di tengah masa tunggu pengumuman. Tapi dengan ngeliat data ini, kalian bisa ngebangun mental yang lebih kuat. Jika ternyata jurusan pilihan kalian super ketat, kalian bisa mulai menyiapkan rencana cadangan atau memikirkan opsi jalur mandiri sejak dini. Ingat, data hanyalah angka, tapi persiapan mental dan strategi adalah kunci buat kalian bertahan di tengah ketatnya seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun ini.

Daya Tampung S1 Soshum Unair SNBT 2026

Ilmu Hukum
Daya Tampung SNBT 2026: 116 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.418 pendaftar

Akuntansi
Daya Tampung SNBT 2026: 80 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.543 pendaftar

Manajemen
Daya Tampung SNBT 2026: 84 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.782 pendaftar

Ilmu Ekonomi
Daya Tampung SNBT 2026: 66 kursi
Peminat SNBT 2025: 808 pendaftar

Ekonomi Islam
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 520 pendaftar

Administrasi Publik
Daya Tampung SNBT 2026: 42 kursi
Peminat SNBT 2025:826 pendaftar

Ilmu Hubungan Internasional
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 892 pendaftar

Ilmu Politik
Daya Tampung SNBT 2026: 33 kursi
Peminat SNBT 2025: 510 pendaftar

Sosiologi
Daya Tampung SNBT 2026: 39 kursi
Peminat SNBT 2025: 431 pendaftar

Ilmu Komunikasi
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.205 pendaftar

Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Daya Tampung SNBT 2026: 39 kursi
Peminat SNBT 2025: 533 pendaftar

Antropologi
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 400 pendaftar

Psikologi
Daya Tampung SNBT 2026: 81 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.349 pendaftar

Bahasa dan Sastra Indonesia
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 325 pendaftar

Bahasa dan Sastra inggris
Daya Tampung SNBT 2026: 75 kursi
Peminat SNBT 2025: 682 pendaftar

Ilmu Sejarah
Daya Tampung SNBT 2026: 24 kursi
Peminat SNBT 2025: 205 pendaftar

Bahasa dan Sastra Jepang
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 406 pendaftar


Daya Tampung S1 Saintek Unair SNBT 2026
Kebidanan
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 432 pendaftar

Kedokteran
Daya Tampung SNBT 2026: 90 kursi
Peminat SNBT 2025: 3.138 pendaftar

Kedokteran Gigi
Daya Tampung SNBT 2026: 75 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.666 pendaftar

Farmasi
Daya Tampung SNBT 2026: 84 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.999 pendaftar

Kedokteran Hewan
Daya Tampung SNBT 2026: 72 kursi
Peminat SNBT 2025: 803 pendaftar

Matematika
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 219 pendaftar

Sistem Informasi
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 763 pendaftar

Statistika
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 331 pendaftar

Kimia
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 292 pendaftar

Biologi
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 263 pendaftar

Teknik Lingkungan
Daya Tampung SNBT 2026: 33 kursi
Peminat SNBT 2025: 626 pendaftar

Fisika
Daya Tampung SNBT 2026: 24 kursi
Peminat SNBT 2025: 143 pendaftar

Teknik Biomedis
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 692 pendaftar

Kesehatan Masyarakat
Daya Tampung SNBT 2026: 72 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.327 pendaftar

Gizi
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 934 pendaftar

Keperawatan
Daya Tampung SNBT 2026: 72 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.336 pendaftar

Akuakultur
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 318 pendaftar

Teknologi Hasil Perikanan
Daya Tampung SNBT 2026: 42 kursi
Peminat SNBT 2025: 265 pendaftar

Teknik Industri
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 840 pendaftar

Teknik Elektro
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 522 pendaftar

Rekayasa Nanoteknologi
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 266 pendaftar

Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 583 pendaftar

Teknologi Sains Data
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 442 pendaftar

Kedokteran Hewan (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 380 pendaftar

Kesehatan Masyarakat (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 445 pendaftar

Akuaultur (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 115 pendaftar

Kedokteran (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 15 kursi
Peminat SNBT 2025: 222 pendaftar

Daya Tampung D4 dan D3 Unair SNBT 2026
Pengobatan Tradisional
Daya Tampung SNBT 2026: 20 kursi
Peminat SNBT 2025: 322 pendaftar

Fisioterapi
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.402 pendaftar

Teknologi Radiologi Pencitraan
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.390 pendaftar

Teknologi Laboratorium Medik
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.500 pendaftar

Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 4.783 pendaftar

Teknologi Kesehatan Gigi
Daya Tampung SNBT 2026: 28 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.067 pendaftar

Teknologi Veteriner
Daya Tampung SNBT 2026: 24 kursi
Peminat SNBT 2025: 434 pendaftar

Teknologi Rekayasa Instrumental dan Kontrol
Daya Tampung SNBT 2026: 32 kursi
Peminat SNBT 2025: 376 pendaftar

Teknik Informatika
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.051 pendaftar

Kearsipan dan Informasi Digital
Daya Tampung SNBT 2026: 29 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.233 pendaftar

Manajemen Perhotelan
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.770 pendaftar

Destinasi Pariwisata
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.225 pendaftar

Perbankan dan Keuangan
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.765 pendaftar

Manajemen Perkantoran Digital
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.770 pendaftar

Akuntansi Bisnis Digital
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: – pendaftar

D3 Keperawatan (Kelas Gresik)
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 5.215 pendaftar

D3 Perpajakan
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 3.620 pendaftar

D3 Bahasa Inggris
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.489 pendaftar

Terima kasih sudah meluangkan waktu buat membaca ulasan teknis mengenai peluang lolos di Universitas Airlangga ini. Kami harap informasi detail soal daya tampung dan cara hitung keketatan ini ngebantu kalian dalam mengukur posisi persaingan saat ini. Tetap optimis namun tetap realistis ya, rekan-rekanita sekalian. Semoga hasil yang keluar nanti adalah hasil terbaik yang memang layak kalian dapatkan setelah perjuangan panjang belajar selama ini. Sampai jumpa di kampus Unair bagi kalian yang beruntung lolos!

Terbaru

  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Kabar Terbaru Model K2 Horizon Dirilis: MoVA 36B EXL3 Buat Kalian yang Punya GPU Beragam
  • Ini Alasan Kenapa Kalian Harus Cek Masa Dukungan HP Android Kalian Sekarang Juga
  • Cara Cek Followers Baru Asli atau Bot Tanpa Harus Ngitung Satu-Satu
  • Claude Opus 5.5 Baru Rilis, Bikin AI Kalian Jadi Jauh Lebih Powerfull!
  • Update Kondisi Market Bitcoin BTC/USDT Per 23 September 2026, Beli atau Jual Nih?
  • Paham Semua Keluarga Model AI Gemma 4
  • Rumor Laptop Android Ternyata Bener, Ini Daftar 4 Laptop Android dari Google!
  • LCOS Lagi Naik Daun: OS Buatan Lunduke Tembus Peringkat 12 DistroWatch dan Punya Kernel Sendiri
  • Cara Pindah Data Android ke iPhone Tanpa Reset iPhone
  • Valve: Steam Deck 2 Tetap di Develop, Meski RAM Naik Harga Gila-gilaan
  • Apa itu Dumpling? dari Sejarah Sampai Tren Saat ini
  • Jadwal Event Cosplay dan Pop Culture Oktober 2026 yang Wajib Kalian Pantau
  • Cara Ganti Nama Facebook di Android, iPhone, Laptop, dan Facebook Lite Terbaru
  • Apa saja yang baru di WordPress 7.1.1?
  • Pilih Mana: XAMPP, Laragon, atau Herd Buat Belajar PHP?
  • Kenapa Views Reels Kalian Tiba-tiba Anjlok? Ini Penyebab dan Cara Ngatasinya
  • Android Bench versi 2.0 Dirilis, Apa saja Fitur Barunya?
  • MagicOS 11 dari Honor Sudah Dirilis Nih, Ini Cara Cek Smartphonemu Dapet Update Atau Nggak
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Jadi Makin Populer Karena iPhone Duo dirilis :)
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Benny Mart punya siapa? Ternyata ini fakta di balik isu Tierison anak pemilik supermarket
  • Lagi rame di IG sama TikTok, apa sih bedanya September Dump sama September So Far? Jangan sampai salah caption!
  • Lagi pada nyari teks pidato Menteri Kebudayaan buat Hari Kesaktian Pancasila 2026? Cek dulu bedanya sama pedoman upacara biar gak salah download
  • Lagi rame soal FF Kipas my id sama Naruto, mending hati-hati ojo asal klik verify UID
  • Info Demo Buruh di DPR Hari Ini 29 September 2026, Ada Apa Sih Sama RUU Ketenagakerjaan?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme