Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) resmi ditutup pada Selasa kemarin. Buat kalian yang sudah mendaftarkan diri di Universitas Airlangga (Unair), rasanya pasti campur aduk antara lega dan cemas. Kami sarankan kalian segera mengecek seberapa besar peluang diterima di jurusan masing-masing agar bisa memetakan persaingan yang ada.
Pada jalur SNBT 2026 ini, Universitas Airlangga menyediakan kuota total sebanyak 2.753 kursi. Angka ini tersebar di 62 program studi yang mencakup jenjang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D4), hingga Diploma 3 (D3). Program studi tersebut dibagi ke dalam beberapa rumpun ilmu, mulai dari sosial-humaniora (soshum), sains dan teknologi (saintek), sampai rumpun kesehatan yang memang selalu jadi primadona. Mengetahui angka-angka ini penting banget supaya kalian nggak cuma sekadar “main tebak-tebakan” soal nasib kelulusan nanti.
Bagi kalian yang ingin tahu seberapa besar kemungkinan tembus di jurusan impian, ada cara teknis yang bisa dilakukan. Peluang lolos itu sebenarnya bisa kita lihat dari tingkat keketatan setiap jurusan. Prinsipnya sederhana: semakin kecil persentase keketatannya, berarti persaingan di sana makin “berdarah-darah” alias sangat sulit. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kalian ikuti untuk menghitung peluang tersebut secara mandiri:
- Ambil data daya tampung terbaru yang disediakan kampus. Untuk SNBT 2026, kalian bisa ngeliat data resminya melalui laman SNPMB. Daya tampung ini adalah jumlah kursi yang tersedia untuk diperebutkan oleh para pendaftar.
- Cari tahu jumlah peminat pada tahun sebelumnya (2025). Meskipun jumlah pendaftar tahun ini bisa berubah, data tahun lalu biasanya jadi acuan paling akurat karena pola peminat di Unair cenderung stabil setiap tahunnya.
- Gunakan rumus pembagian sederhana untuk menghitung keketatan. Caranya, bagilah jumlah daya tampung dengan jumlah peminat, lalu hasilnya kalian kalikan dengan 100%.
- Analisis hasil persentase tersebut. Sebagai contoh, kalau kalian dapet angka 4,59% kayak di jurusan Ilmu Hukum, itu artinya satu orang harus ngebalap sekitar 22 orang lainnya buat dapetin satu kursi. Kalau angkanya lebih kecil lagi, misal 1,45% seperti di Fisioterapi, berarti kalian bakal bersaing sama sekitar 67 orang.
- Bandingkan hasil tersebut dengan jurusan lain di rumpun yang sama. Ini ngebantu kalian buat punya ekspektasi yang lebih realistis terhadap hasil pengumuman nanti.
Sekarang, mari kita bedah lebih detail mengenai daya tampung di rumpun Soshum Unair untuk tahun 2026 ini. Beberapa jurusan unggulan seperti Ilmu Hukum menyediakan 116 kursi dengan peminat tahun lalu mencapai 2.418 orang. Psikologi juga nggak kalah ramai dengan daya tampung 81 kursi namun diperebutkan oleh 2.349 pendaftar. Jurusan lain seperti Manajemen (84 kursi), Akuntansi (80 kursi), dan Ilmu Komunikasi (45 kursi) juga selalu punya basis peminat yang solid. Bahkan untuk jurusan seperti Ilmu Sejarah yang daya tampungnya cuma 24 kursi, peminatnya mencapai 205 orang, yang artinya persaingannya tetap nggak bisa dianggap remeh.
Bergeser ke rumpun Saintek, Kedokteran Unair tetap menjadi “raja” dalam hal jumlah peminat. Dengan daya tampung 90 kursi, tahun lalu ada 3.138 orang yang mendaftar. Bayangkan betapa ketatnya persaingan di sana! Selain Kedokteran, jurusan Farmasi (84 kursi) dan Kesehatan Masyarakat (72 kursi) juga memiliki rasio peminat yang sangat tinggi. Buat kalian yang mengincar teknik, Teknik Industri menyediakan 36 kursi dengan peminat 840 orang, sementara Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan yang terhitung baru menyediakan 30 kursi dengan 583 peminat. Tren teknologi kayaknya memang lagi naik daun banget, ya.
Nggak cuma jenjang S1, persaingan di sekolah vokasi (D3 dan D4) Unair juga ternyata gila-gilaan. Misalnya saja jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) yang daya tampungnya cuma 60 kursi, tapi peminatnya hampir menyentuh angka 5.000 orang! Hal yang sama terjadi di D3 Keperawatan (Kelas Gresik) dengan 5.215 peminat untuk 60 kursi saja. Ini menunjukkan kalau jalur vokasi sekarang bukan lagi pilihan kedua, tapi sudah jadi incaran utama bagi mereka yang ingin cepat terserap di dunia kerja. Data ini ngebuktikan kalau kalian harus benar-benar siap dengan nilai UTBK yang maksimal.
Memahami angka-angka di atas bukan buat bikin kalian ciut nyali, tapi justru supaya kalian lebih mawas diri. Angka keketatan ini memberikan gambaran objektif mengenai medan perang yang kalian hadapi. Kalau kalian milih jurusan dengan keketatan di bawah 2%, itu artinya kalian memang harus punya nilai yang bener-bener stand out dibanding ribuan peserta lainnya. Sebaliknya, kalau angkanya di atas 5%, mungkin tekanannya sedikit lebih ringan, tapi tetep aja nggak boleh ngeremehin. Semuanya balik lagi ke performa kalian saat mengerjakan soal UTBK kemarin.
Rasanya memang berat kalau harus mikirin angka-angka statistik ini di tengah masa tunggu pengumuman. Tapi dengan ngeliat data ini, kalian bisa ngebangun mental yang lebih kuat. Jika ternyata jurusan pilihan kalian super ketat, kalian bisa mulai menyiapkan rencana cadangan atau memikirkan opsi jalur mandiri sejak dini. Ingat, data hanyalah angka, tapi persiapan mental dan strategi adalah kunci buat kalian bertahan di tengah ketatnya seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun ini.
Daya Tampung S1 Soshum Unair SNBT 2026
Ilmu Hukum
Daya Tampung SNBT 2026: 116 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.418 pendaftar
Akuntansi
Daya Tampung SNBT 2026: 80 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.543 pendaftar
Manajemen
Daya Tampung SNBT 2026: 84 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.782 pendaftar
Ilmu Ekonomi
Daya Tampung SNBT 2026: 66 kursi
Peminat SNBT 2025: 808 pendaftar
Ekonomi Islam
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 520 pendaftar
Administrasi Publik
Daya Tampung SNBT 2026: 42 kursi
Peminat SNBT 2025:826 pendaftar
Ilmu Hubungan Internasional
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 892 pendaftar
Ilmu Politik
Daya Tampung SNBT 2026: 33 kursi
Peminat SNBT 2025: 510 pendaftar
Sosiologi
Daya Tampung SNBT 2026: 39 kursi
Peminat SNBT 2025: 431 pendaftar
Ilmu Komunikasi
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.205 pendaftar
Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Daya Tampung SNBT 2026: 39 kursi
Peminat SNBT 2025: 533 pendaftar
Antropologi
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 400 pendaftar
Psikologi
Daya Tampung SNBT 2026: 81 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.349 pendaftar
Bahasa dan Sastra Indonesia
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 325 pendaftar
Bahasa dan Sastra inggris
Daya Tampung SNBT 2026: 75 kursi
Peminat SNBT 2025: 682 pendaftar
Ilmu Sejarah
Daya Tampung SNBT 2026: 24 kursi
Peminat SNBT 2025: 205 pendaftar
Bahasa dan Sastra Jepang
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 406 pendaftar
Daya Tampung S1 Saintek Unair SNBT 2026
Kebidanan
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 432 pendaftar
Kedokteran
Daya Tampung SNBT 2026: 90 kursi
Peminat SNBT 2025: 3.138 pendaftar
Kedokteran Gigi
Daya Tampung SNBT 2026: 75 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.666 pendaftar
Farmasi
Daya Tampung SNBT 2026: 84 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.999 pendaftar
Kedokteran Hewan
Daya Tampung SNBT 2026: 72 kursi
Peminat SNBT 2025: 803 pendaftar
Matematika
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 219 pendaftar
Sistem Informasi
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 763 pendaftar
Statistika
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 331 pendaftar
Kimia
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 292 pendaftar
Biologi
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 263 pendaftar
Teknik Lingkungan
Daya Tampung SNBT 2026: 33 kursi
Peminat SNBT 2025: 626 pendaftar
Fisika
Daya Tampung SNBT 2026: 24 kursi
Peminat SNBT 2025: 143 pendaftar
Teknik Biomedis
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 692 pendaftar
Kesehatan Masyarakat
Daya Tampung SNBT 2026: 72 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.327 pendaftar
Gizi
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 934 pendaftar
Keperawatan
Daya Tampung SNBT 2026: 72 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.336 pendaftar
Akuakultur
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 318 pendaftar
Teknologi Hasil Perikanan
Daya Tampung SNBT 2026: 42 kursi
Peminat SNBT 2025: 265 pendaftar
Teknik Industri
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 840 pendaftar
Teknik Elektro
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 522 pendaftar
Rekayasa Nanoteknologi
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 266 pendaftar
Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 583 pendaftar
Teknologi Sains Data
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 442 pendaftar
Kedokteran Hewan (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 380 pendaftar
Kesehatan Masyarakat (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 445 pendaftar
Akuaultur (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 115 pendaftar
Kedokteran (FIKKIA Banyuwangi)
Daya Tampung SNBT 2026: 15 kursi
Peminat SNBT 2025: 222 pendaftar
Daya Tampung D4 dan D3 Unair SNBT 2026
Pengobatan Tradisional
Daya Tampung SNBT 2026: 20 kursi
Peminat SNBT 2025: 322 pendaftar
Fisioterapi
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.402 pendaftar
Teknologi Radiologi Pencitraan
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.390 pendaftar
Teknologi Laboratorium Medik
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.500 pendaftar
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 4.783 pendaftar
Teknologi Kesehatan Gigi
Daya Tampung SNBT 2026: 28 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.067 pendaftar
Teknologi Veteriner
Daya Tampung SNBT 2026: 24 kursi
Peminat SNBT 2025: 434 pendaftar
Teknologi Rekayasa Instrumental dan Kontrol
Daya Tampung SNBT 2026: 32 kursi
Peminat SNBT 2025: 376 pendaftar
Teknik Informatika
Daya Tampung SNBT 2026: 36 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.051 pendaftar
Kearsipan dan Informasi Digital
Daya Tampung SNBT 2026: 29 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.233 pendaftar
Manajemen Perhotelan
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.770 pendaftar
Destinasi Pariwisata
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.225 pendaftar
Perbankan dan Keuangan
Daya Tampung SNBT 2026: 45 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.765 pendaftar
Manajemen Perkantoran Digital
Daya Tampung SNBT 2026: 48 kursi
Peminat SNBT 2025: 1.770 pendaftar
Akuntansi Bisnis Digital
Daya Tampung SNBT 2026: 27 kursi
Peminat SNBT 2025: – pendaftar
D3 Keperawatan (Kelas Gresik)
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 5.215 pendaftar
D3 Perpajakan
Daya Tampung SNBT 2026: 60 kursi
Peminat SNBT 2025: 3.620 pendaftar
D3 Bahasa Inggris
Daya Tampung SNBT 2026: 30 kursi
Peminat SNBT 2025: 2.489 pendaftar
Terima kasih sudah meluangkan waktu buat membaca ulasan teknis mengenai peluang lolos di Universitas Airlangga ini. Kami harap informasi detail soal daya tampung dan cara hitung keketatan ini ngebantu kalian dalam mengukur posisi persaingan saat ini. Tetap optimis namun tetap realistis ya, rekan-rekanita sekalian. Semoga hasil yang keluar nanti adalah hasil terbaik yang memang layak kalian dapatkan setelah perjuangan panjang belajar selama ini. Sampai jumpa di kampus Unair bagi kalian yang beruntung lolos!