Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Wine 9.11 Hadir! Akhirnya Resmi Mulai Edisi device ARM

Posted on June 17, 2024

Bagi pengguna Linux dan macOS yang kerap menggunakan aplikasi Windows, ada kabar baik! Wine Project, pengembang perangkat lunak yang memungkinkan pengguna kedua sistem operasi tersebut menjalankan aplikasi Windows, baru saja merilis update terbaru mereka, Wine 9.11. Dirilis dua minggu setelah versi 9.10, update ini membawa sejumlah peningkatan menarik, terutama bagi pengguna perangkat ARM dan mereka yang memiliki layar beresolusi tinggi.

Peningkatan Penanganan Eksepsi C++ di Perangkat ARM

Pengguna perangkat berbasis ARM, seperti Raspberry Pi dan laptop ARM lainnya, akan merasakan peningkatan performa yang signifikan ketika menjalankan aplikasi Windows dengan update Wine 9.11. Hal ini berkat penanganan eksepsi C++ yang lebih baik. Eksepsi C++ adalah mekanisme penanganan error yang umum digunakan dalam pemrograman, dan peningkatan ini memastikan aplikasi Windows berjalan lebih lancar dan stabil di perangkat ARM.

Dukungan DPI Awareness yang Lebih Baik

Kabar gembira lainnya hadir untuk pengguna yang menggunakan monitor dengan resolusi tinggi. Wine 9.11 membawa peningkatan signifikan dalam hal DPI Awareness. DPI (Dots Per Inch) merupakan istilah yang menunjukkan jumlah titik yang dapat ditampilkan dalam satu inci pada layar. Semakin tinggi nilai DPI, maka semakin tajam dan detail tampilan layar. Peningkatan DPI Awareness memastikan aplikasi Windows dapat menyesuaikan tampilannya secara otomatis sesuai dengan resolusi monitor, sehingga baik teks, ikon, dan elemen lainnya terlihat jelas dan tidak pecah. Ini tentunya meningkatkan kenyamanan pengguna yang menginginkan tampilan aplikasi Windows yang optimal di layar beresolusi tinggi.

Peningkatan Stabilitas dan Kompatibilitas

Wine 9.11 tak hanya membawa peningkatan performa, tetapi juga fokus pada peningkatan stabilitas dan kompatibilitas. Update ini berhasil mengatasi 27 bug yang sebelumnya mengganggu jalannya berbagai software dan game Windows. Beberapa perbaikan penting yang dilakukan termasuk:

  • Menyelesaikan masalah rendering hardware pada game “Settlers 4 Gold”.
  • Mencegah game “Ghost Recon” gagal untuk memulai.
  • Memperbaiki masalah yang menyebabkan beberapa game, seperti “The Long Dark” dan “The Room 4: Old Sins”, macet saat cutscene.

Selain itu, Wine 9.11 juga mengatasi berbagai permasalahan pada utilitas dan aplikasi lain. Contohnya, masalah tampilan halaman game individual pada Steam Client yang tidak muncul dengan benar dan kegagalan installer PhysX untuk memulai.

Mencoba dan Mendapatkan Wine 9.11

Bagi pengguna yang tertarik untuk mencoba Wine 9.11 atau ingin memperbarui instalasi Wine mereka saat ini, kode sumber update tersebut sudah tersedia untuk diunduh melalui halaman proyek Wine di GitLab. Paket biner untuk berbagai distro Linux diperkirakan akan segera tersedia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Wine 9.11, Anda bisa mengunjungi pengumuman resmi dari Wine Project.

Wine: Menjembatani Pengguna Linux dan macOS dengan Aplikasi Windows

Wine merupakan proyek open-source yang memungkinkan pengguna Linux dan macOS untuk menjalankan berbagai aplikasi Windows secara langsung di sistem operasi mereka. Wine bekerja dengan cara menerjemahkan panggilan sistem Windows ke dalam panggilan sistem yang kompatibel dengan Linux atau macOS. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi Windows tanpa perlu menggunakan mesin virtual atau dual-boot.

Dengan update terbaru Wine 9.11, Wine Project semakin menegaskan komitmen mereka untuk menghadirkan pengalaman menjalankan aplikasi Windows terbaik bagi pengguna Linux dan macOS. Peningkatan performa di perangkat ARM, dukungan DPI Awareness yang lebih baik, dan peningkatan kompatibilitas menjadi bukti nyata dari upaya tersebut. Bagi Anda yang ingin menjalankan aplikasi Windows di Linux atau macOS, Wine 9.11 patut untuk dicoba!

Terbaru

  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Kabar Terbaru Model K2 Horizon Dirilis: MoVA 36B EXL3 Buat Kalian yang Punya GPU Beragam
  • Ini Alasan Kenapa Kalian Harus Cek Masa Dukungan HP Android Kalian Sekarang Juga
  • Cara Cek Followers Baru Asli atau Bot Tanpa Harus Ngitung Satu-Satu
  • Claude Opus 5.5 Baru Rilis, Bikin AI Kalian Jadi Jauh Lebih Powerfull!
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Arhan kok ra ono neng Timnas? Iki kabar terbarune nggo warga sing nunggu lemparan jarak jaughe
  • Banyak pemain Timnas lahir di luar negeri, sebenarnya bedanya pemain diaspora sama naturalisasi itu apa sih?
  • Lagi error, banyak yang gagal transfer di Flip hari ini Senin 5 Oktober 2026
  • Kapan pengumuman kelulusan Beasiswa Unggulan 2026? Jangan kemakan info tanggal di medsos, ini penjelasan lengkapnya
  • Hati-hati warga, banyak link download FF Beta Testing versi 1.118.1 yang katanya bisa unlock all skin, jangan asal klik!

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme