Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Strategi Jitu Menembus Jurusan Kedokteran Impian di SNBT 2025: Intip Daya Tampung Terbesar!

Posted on February 27, 2025

Bagi para siswa kelas 12 SMA dan SMK yang bercita-cita menjadi dokter, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 adalah gerbang utama untuk mewujudkan impian tersebut. Pendaftaran SNBT 2025 yang akan dibuka mulai 11 Maret mendatang, menjadi momentum penting untuk mulai mempersiapkan diri. Salah satu langkah krusial adalah memahami daya tampung masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menawarkan Jurusan Kedokteran.

Jurusan Kedokteran selalu menjadi primadona, dengan tingkat persaingan yang ketat. Data dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa Jurusan Kedokteran selalu masuk dalam daftar prodi dengan peminat terbanyak. Namun, jangan biarkan hal ini membuat ciut nyali! Dengan strategi yang tepat dan pemilihan PTN yang cerdas, peluang untuk lolos SNBT 2025 semakin terbuka lebar.

Sebelum melangkah lebih jauh, pastikan Anda sudah menyimpan permanen akun SNPMB 2025. Ini adalah syarat wajib untuk bisa mendaftar SNBT 2025. Jangan sampai terlewat, ya!

Mengincar Peluang: 8 PTN dengan Daya Tampung Kedokteran Terbesar di SNBT 2025

Salah satu strategi yang bisa diterapkan adalah dengan memilih PTN yang memiliki daya tampung Jurusan Kedokteran yang relatif besar. Semakin besar daya tampung, semakin besar pula peluang Anda untuk diterima. Berikut adalah daftar 8 PTN yang menawarkan daya tampung Jurusan Kedokteran di atas 100 kursi pada SNBT 2025:

  1. Universitas Sam Ratulangi
    • Peminat 2024: 1452
    • Daya Tampung 2025: 100
  2. Universitas Lampung
    • Peminat 2024: 2155
    • Daya Tampung 2025: 100
  3. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
    • Peminat 2024: 2251
    • Daya Tampung 2025: 103
  4. Universitas Udayana (Unud)
    • Peminat 2024: 2362
    • Daya Tampung 2025: 104
  5. Universitas Brawijaya (UB)
    • Peminat 2024: 3005
    • Daya Tampung 2025: 105
  6. Universitas Mataram
    • Peminat 2024: 1280
    • Daya Tampung 2025: 113
  7. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    • Peminat 2024: 2256
    • Daya Tampung 2025: 125
  8. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    • Peminat 2024: 3504
    • Daya Tampung 2025: 131

Meskipun jumlah peminat pada tahun sebelumnya cukup tinggi, jangan ragu untuk mencoba memilih salah satu dari PTN di atas. Persaingan memang ketat, tetapi dengan persiapan yang matang, Anda bisa menjadi salah satu yang beruntung.

Jalur Alternatif: Mandiri Tanpa Tes dan Pemanfaatan Nilai UTBK

Jika SNBT 2025 belum menjadi rezeki Anda, jangan putus asa! Beberapa PTN juga membuka jalur mandiri yang bisa menjadi alternatif. Kabar baiknya, beberapa jalur mandiri ini bahkan tidak memerlukan tes atau menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai pertimbangan. Kuota yang ditawarkan pun cukup besar, sehingga peluang untuk masuk Jurusan Kedokteran masih terbuka lebar.

Informasi mengenai jalur mandiri ini bisa Anda dapatkan langsung melalui website resmi masing-masing PTN. Pastikan untuk selalu memantau informasi terbaru agar tidak ketinggalan pengumuman penting.

Syarat dan Ketentuan: Memastikan Kelengkapan Dokumen dan Persyaratan Lainnya

Sebelum mendaftar SNBT 2025, pastikan Anda memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Berikut adalah beberapa persyaratan umum yang perlu diperhatikan:

  • Akun SNPMB Siswa: Wajib memiliki dan sudah disimpan permanen. Pendaftaran akun bisa dilakukan di portal SNPMB.
  • Kewarganegaraan: Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
  • Status Siswa: Siswa SMA/SMK/MA kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2025 dengan usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2025).
  • Surat Keterangan Siswa: Bagi siswa yang belum memiliki ijazah, wajib membawa surat keterangan siswa kelas 12 yang mencantumkan identitas lengkap, pas foto terbaru, tanda tangan kepala sekolah, dan stempel sekolah.
  • Lulusan Tahun Sebelumnya: Lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 dan 2024 atau lulusan Paket C tahun 2024 dan 2023 dengan usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2025).
  • Ijazah Luar Negeri: Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri, wajib memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  • Portofolio: Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan/atau Olahraga, wajib mengunggah portofolio sesuai ketentuan.
  • Kesehatan: Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  • Surat Pernyataan Tuna Netra: Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra, wajib mengunggah surat pernyataan.
  • Biaya UTBK: Membayar biaya UTBK, kecuali bagi peserta yang memenuhi syarat sebagai penerima KIP Kuliah.

Dengan memahami dan mempersiapkan semua persyaratan ini, Anda akan lebih siap menghadapi SNBT 2025.

Persiapan Matang: Kunci Sukses Menaklukkan SNBT 2025

Selain memilih PTN dengan daya tampung yang besar, persiapan yang matang adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan di SNBT 2025. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Pelajari Materi UTBK dengan Seksama: Pahami konsep dasar dan kuasai berbagai tipe soal yang sering muncul dalam UTBK.
  • Latihan Soal Secara Rutin: Semakin banyak latihan, semakin terbiasa Anda dengan format soal dan semakin cepat Anda dalam menyelesaikan soal.
  • Ikuti Tryout UTBK: Tryout dapat membantu Anda mengukur kemampuan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  • Manfaatkan Sumber Belajar Online: Banyak platform online yang menawarkan materi belajar, latihan soal, dan tryout UTBK secara gratis maupun berbayar.
  • Jaga Kesehatan Fisik dan Mental: Pastikan Anda memiliki waktu istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, dan kelola stres dengan baik.

Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, Anda akan semakin percaya diri dalam menghadapi SNBT 2025.

Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda dalam meraih impian menjadi seorang dokter! Jangan lupa untuk terus semangat dan pantang menyerah. Kesuksesan sudah menanti di depan mata!

Terbaru

  • Kenapa Tentara Romawi Hanya Pakai Armor Kaki Saja?
  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme