Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ini Struktur Kurikulum PAUD & TK Sederajat Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025

Posted on August 15, 2025

JAKARTA – Kabar gembira bagi dunia pendidikan anak usia dini (PAUD) di Tanah Air. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Struktur Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini atau Bentuk Lain yang Sederajat. Beleid ini siap jadi game-changer dalam pengembangan potensi anak-anak sejak usia dini.

Permendikdasmen ini secara spesifik mengatur kurikulum di berbagai lembaga PAUD, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Taman Kanak-kanak Luar Biasa (TKLB), Bustanul Athfal (BA), Kelompok Bermain (KB), hingga Taman Penitipan Anak (TPA) dan bentuk lain yang setara. Tujuannya jelas, untuk memastikan setiap anak mendapatkan fondasi pendidikan yang kokoh sesuai dengan tahap perkembangannya.

Struktur Kurikulum dalam Permendikdasmen ini dibagi menjadi dua komponen utama yang saling melengkapi:

1. Intrakurikuler: Bermain Bermakna untuk Fondasi Kuat

Intrakurikuler dirancang untuk memastikan Peserta Didik mencapai kemampuan fondasi, sebagaimana tertuang dalam Capaian Pembelajaran Fase Fondasi. Ini bukan cuma omong kosong, tapi mencakup beberapa elemen krusial:

  • Nilai Agama dan Budi Pekerti: Fondasi moral dan etika ditanamkan sejak dini.

  • Jati Diri: Anak diajak mengenali dan mengembangkan potensi unik dirinya.

  • Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Seni (STEM-A): Ini penting banget, mempersiapkan anak untuk tantangan masa depan dengan pengenalan awal konsep STEM dan seni.

Poin krusialnya, Intrakurikuler dilaksanakan melalui “bermain bermakna”. Konsep ini menekankan aktivitas bermain yang memberikan ruang eksplorasi, bermanfaat untuk pengembangan karakter dan kompetensi Peserta Didik. Proses pembelajaran pun didesain fun dan relevan dengan kebutuhan anak, melibatkan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Sumber belajar bisa dari lingkungan sekitar, atau kalau tidak tersedia, teknologi, buku bacaan anak, dan bentuk lain dapat dihadirkan sebagai penunjang.

Khusus untuk TKLB, Intrakurikuler tetap mengedepankan bermain bermakna. Namun, ada tambahan fokus terapeutik untuk menstimulasi aspek perkembangan yang mungkin terhambat pada anak-anak berkebutuhan khusus. Ini highly customized untuk memastikan inclusive learning.

2. Kokurikuler: Menguatkan Profil Lulusan

Kokurikuler berperan penting dalam memperkuat pencapaian profil lulusan yang mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) untuk PAUD atau bentuk lain yang sederajat. Komponen ini dirancang untuk melengkapi dan memperdalam pembelajaran yang didapat dari Intrakurikuler, memastikan anak-anak tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang utuh.

Alokasi Waktu Pembelajaran: Fleksibilitas dan Standar Minimum

Permendikdasmen ini juga mengatur alokasi waktu pembelajaran dengan standar minimum yang jelas. Untuk anak usia 4 sampai 6 tahun, waktu belajar paling sedikit adalah 900 menit per minggu. Sementara itu, untuk anak usia 3 sampai 4 tahun, alokasi waktu minimalnya 360 menit per minggu.

Menariknya, alokasi waktu untuk TKLB bersifat fleksibel. Ini berarti Satuan Pendidikan diberi keleluasaan untuk menyesuaikan beban belajar dengan karakteristik, kebutuhan belajar, serta kebutuhan akademik, sosial, dan budaya Peserta Didik. TKLB berfokus pada intervensi dini dan penyiapan Peserta Didik untuk mencapai kemampuan fondasi, serta membantu transisi ke jenjang pendidikan selanjutnya, baik di satuan pendidikan umum maupun khusus. Program kebutuhan khusus di TKLB diberikan sesuai hasil asesmen sejak Fase Fondasi, memastikan setiap anak mendapatkan dukungan yang tepat.

Dengan adanya Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 ini, diharapkan pendidikan anak usia dini di Indonesia akan semakin berkualitas, gak kaleng-kaleng, dan mampu menciptakan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi masa depan.

Sumber: Permendikdasmen No 13 Tahun 2025

Terbaru

  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • DJP Geser Batas Akhir Lapor Pajak Sampai 31 Mei 2026
  • PKB Tanggapi Dingin Usul Yusril Ihza Mahendra Soal Parliamentary Treshold 13 Kursi
  • LPTNU Kritik Keras Rencana Penutupan Prodi: Kenapa Tidak Komprehensi & Berbasis Problematika Nyata?
  • Gus Rozin PWNU Jawa Tengah Setuju Cak Imin, Konflik PBNU bikin Warga Kesal dan Tidak Produktif
  • Pengamat: Prabowo Harus Benahi KAI, Aktifkan juga Jalur Kereta Lama & Baru
  • Sekjend PBNU: Jadwal Muktamar Usulan PWNU Sejalan Hasil Rapat Pleno & Rais Aam
  • PKB Desak Hukuman Maksimal Kasus Little Aresha & Evaluasi Total Sistem Penitipan Anak secara Nasional
  • PKB Usul Modernisasi Sistem Kereta dan CCTV di Kabin Masinis, Setuju?
  • Menteri PPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Polemik Pindah Gerbong Wanita di KRL
  • Cara Kirim Robux Mudah di Roblox Beli Skin Shirt Preview
  • Kronologi kasus dugaan penyebaran konten asusila oleh anak anggota DPRD Kutai Barat?
  • Inilah Alasan Kenapa Gelembung Air di Luar Angkasa Bisa Jadi Eksperimen Fisika yang Keren Banget
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Master Mistral Medium 3.5: A Comprehensive Guide to the 128B Dense Open-Source Giant
  • How to Create Professional YouTube Content Using HeyGen AI Without Showing Your Face
  • How to Boost Your Local AI Speed with Gemma 4 Multi-Token Prediction
  • How to 3x your AI speed with Google’s Gemma 4 MTP Drafters: A step-by-step guide to lightning-fast inference
  • How to Master Google Pomelli: The Ultimate AI Tool for Creating Professional Marketing Content in Minutes
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme