Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
coretax

Cara Lapor SPT Tahunan di CoreTax Buat Pekerjaan Bebas, Ternyata Nggak Ribet Kalau Tahu Triknya!

Posted on January 23, 2026

Banyak dari kalian yang mungkin merasa panik atau bingung pas melihat tampilan baru CoreTax DJP. Rasanya kok beda banget ya sama sistem yang lama? Padahal, CoreTax ini sengaja dirancang supaya semua data pajak kita makin rapi dan terintegrasi. Buat kalian para pekerja bebas, yuk simak panduan lengkapnya di bawah ini!

Seiring dengan perkembangan teknologi, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) ngenalin CoreTax sebagai sistem administrasi perpajakan yang lebih modern. Kami melihat banyak wajib pajak yang merasa ragu buat lapor sendiri karena alurnya yang berubah total. Kalau dulu kita biasanya mulai dari lampiran paling belakang, sekarang di CoreTax pengisian justru dimulai dari halaman induk. Perubahan ini kayaknya emang butuh sedikit adaptasi, tapi kalau kalian sudah paham logikanya, prosesnya bakal terasa jauh lebih cepat dan akurat.

Pekerjaan bebas itu sendiri mencakup profesi yang luas banget, mulai dari dokter, notaris, konsultan, sampai konten kreator. Mereka ini biasanya nggak pake pembukuan yang rumit, melainkan cukup pake metode pencatatan dan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN). Selama omzet kalian dalam setahun nggak lebih dari Rp4,8 miliar, kalian masih bisa pake norma ini di CoreTax. Sistem ini nantinya bakal otomatis ngebuka lampiran yang kalian butuhin berdasarkan jawaban yang kalian kasih di awal.

Sebelum kita masuk ke langkah teknis, ada baiknya kalian siapin dulu semua data pendukung. Kayaknya bakal repot kalau pas lagi ngisi, kalian baru sibuk nyari catatan omzet bulanan. Siapin daftar penghasilan bruto per bulan selama setahun, daftar harta kayak tabungan atau kendaraan, daftar utang, sampai data anggota keluarga yang terbaru. Konsistensi data ini penting banget karena CoreTax nuntut keterkaitan yang kuat antara data induk dan lampirannya.

Berikut adalah langkah-langkah detail cara melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi Pekerjaan Bebas di CoreTax:

  1. Masuk ke Sistem CoreTax
    Kalian perlu akses laman resmi CoreTax DJP melalui browser di laptop atau komputer. Login pake NPWP atau NIK kalian, jangan lupa masukin kata sandi dan kode captcha yang muncul. Pastikan akun kalian sudah diaktivasi sebelumnya, ya. Kalau belum, biasanya ada proses verifikasi email dulu yang harus kalian selesaikan biar bisa dapet akses penuh ke dashboard.
  2. Membuat Konsep SPT Tahunan
    Setelah masuk ke dashboard, cari menu “Surat Pemberitahuan SPT” lalu klik “Buat Konsep SPT”. Di sini kalian pilih jenis “Orang Pribadi” dan pilih “SPT Tahunan”. Tentukan tahun pajaknya, misalnya tahun 2024, dan pilih jenis SPT “Normal” kalau kalian belum pernah lapor buat tahun tersebut. Konsep ini ngebantu kalian buat nyimpan draf sementara kalau sewaktu-waktu pengisiannya tertunda.
  3. Pengisian Induk SPT
    Klik ikon edit pada konsep yang sudah dibuat. Nah, ini bagian yang paling beda. Kalian harus ngisi bagian Induk dulu. Pilih metode “Pencatatan” dan pilih sumber penghasilan dari “Pekerjaan Bebas”. Pastikan kalian menjawab “Ya” pada pertanyaan apakah menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN). Jawaban ini penting banget karena bakal ngebikin sistem otomatis nampilin lampiran-lampiran yang relevan buat pekerja bebas.
  4. Pengaturan Status PTKP
    Sistem bakal minta kalian nentuin status Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Pilih sesuai kondisi keluarga kalian di awal tahun pajak, misalnya K/0 kalau sudah menikah tapi belum punya anak, atau TK/0 kalau masih lajang. Pilihan ini bakal secara otomatis nentuin berapa besar potongan penghasilan yang nggak kena pajak, jadi jangan sampai salah pilih karena bakal ngebikin perhitungan pajaknya nggak akurat.
  5. Simpan dan Posting Data
    Setelah bagian induk dirasa sudah benar, simpan konsep tersebut. Langkah selanjutnya adalah melakukan “Posting Data”. Fitur ini gunanya buat narik data-data dari tahun sebelumnya, kayak daftar harta, utang, dan bukti potong yang mungkin sudah masuk ke sistem secara otomatis. Ini ngebantu banget biar kalian nggak perlu ngetik ulang semua data dari nol.
  6. Mengisi Lampiran Omzet Bulanan (L3B)
    Sekarang masuk ke lampiran L3B. Di sini kalian harus masukin detail omzet atau penghasilan bruto per bulan sesuai pencatatan yang kalian punya. Pilih jenis pekerjaan bebas yang sesuai dengan kode KLU kalian. Masukin angka per bulannya dengan teliti. Sistem ini ngebangun transparansi supaya DJP bisa ngelihat fluktuasi penghasilan kalian dalam setahun.
  7. Mengisi Lampiran Perhitungan Neto (L3A-4)
    Pada lampiran L3A-4, kalian bakal ngelihat total penghasilan bruto setahun yang sudah kalian input tadi. Tugas kalian adalah masukin persentase norma NPPN sesuai dengan jenis pekerjaan kalian. Misalnya untuk dokter di kota besar normanya 50%, tinggal dimasukin aja angkanya. Setelah itu, sistem bakal otomatis ngitung berapa penghasilan neto kalian yang bakal dipajaki.
  8. Melengkapi Lampiran Harta dan Utang (L1)
    Buka lampiran L1 buat ngecek daftar harta dan utang. Di sini kalian bisa ngebandingin data tahun lalu dengan kondisi sekarang. Kalau ada motor baru yang dibeli atau tabungan yang bertambah, silakan di-edit atau ditambahin. Begitu juga kalau ada utang bank yang sudah lunas, kalian bisa hapus dari daftar. Pastikan saldo yang dimasukkan adalah posisi per 31 Desember tahun pajak tersebut.
  9. Mengecek Angsuran Pajak (PPh Pasal 25)
    Setelah semua lampiran beres, balik lagi ke bagian induk buat ngelihat hasil akhirnya. Periksa nilai PPh Pasal 25 yang muncul. Nilai ini biasanya adalah estimasi angsuran pajak yang harus kalian bayar tiap bulan untuk tahun berikutnya. Rasanya penting buat nyatat angka ini supaya kalian bisa ngerencanain keuangan dengan lebih baik di tahun depan.
  10. Proses Pembayaran dan Pelaporan
    Kalau status SPT kalian “Kurang Bayar”, klik tombol “Bayar dan Lapor”. Kalian bakal diarahkan buat bikin kode billing dan melakukan pembayaran lewat bank atau e-wallet. Setelah bayar, lakukan penandatanganan SPT secara elektronik pake kode otorisasi yang dikirim DJP. Terakhir, pastikan status SPT kalian di dashboard berubah jadi “Dilaporkan” dan kalian dapet Bukti Penerimaan Elektronik (BPE).

Memang sih, awal-awal rasanya kayak harus belajar dari nol lagi karena alur CoreTax yang sedikit beda, tapi percaya deh, sistem ini sebenarnya ngebantu banget biar data perpajakan kita nggak berantakan. Kami sangat merekomendasikan buat kalian segera nyiapin data pencatatan bulanan dan daftar harta terbaru supaya pas ngisi nggak kagok di tengah jalan. Kalau semuanya sudah siap, proses lapor pajak sebenarnya cuma butuh waktu sebentar aja kok. Mari kita simpulkan bahwa tertib pajak itu keren dan nggak sesulit yang dibayangkan kalau kita mau mencoba. Terima kasih rekan-rekanita sudah membaca sampai habis, semoga panduan ini bermanfaat buat kalian semua ya!

Terbaru

  • Inilah Cara Jadi Clipper Video Sukses Tanpa Perlu Tampil di Depan Kamera
  • Inilah Cara Upload NPWP dan Rekening di EMIS GTK Madrasah Terbaru, Jangan Sampai Tunjangan Terhambat!
  • Inilah Fakta di Balik Video Ukhti Sholat Mukena Pink Viral yang Bikin Geger Media Sosial
  • Belum Tahu? Inilah Langkah Pengisian Survei Digitalisasi Pembelajaran 2026 Biar Nggak Salah
  • Ini Kronologi Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ladang Sawit Tiktok
  • Inilah Caranya Update Chromebook Sekolah Agar Siap Digunakan untuk TKA SD dan SMP
  • Inilah Caranya Menghindari Mafia Kontraktor Renovasi Nakal Supaya Budget Nggak Boncos
  • Inilah Trik Rahasia Tembus 4000 Jam Tayang YouTube Tahun 2026 Cuma Dalam 2 Hari
  • Inilah Rahasia Tomoro Coffee Bisa Singkirkan Semua Pesaing dan Ekspansi Massif Banget!
  • Inilah Kenapa AI Sering Jadi Kambing Hitam Saat PHK Massal, Padahal Masalahnya Bukan Itu!
  • Inilah Cara Baru Cepat Monetisasi YouTube Tanpa Trik Musik, Cuma 2 Bulan Langsung Cuan!
  • Inilah Kapan Pengumuman SNBP 2026 Jam Berapa Lengkap dengan Cara Cek Hasil Kelulusannya
  • Belum Tahu? Inilah Cara Zakat Perusahaan Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Penghasilan Bruto!
  • Inilah Cara Menggabungkan Grid Foto Online dan Hapus Background Foto
  • Kenapa Youtuber Mulai Harus Hati-hati Pakai AI: Bisa Digugat dan Kehilangan Hak Cipta!
  • Inilah Alasan Kenapa Sumbangan ke Tempat Ibadah Biasa Nggak Bisa Langsung Jadi Pemotong Pajak!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Pasang Iklan Meta Ads untuk Sales WiFi Supaya Banjir Closingan!
  • Inilah Alur Pengerjaan EMIS GTK 2026 yang Benar dari Awal Sampai Akhir
  • Inilah 27 Sekolah Kedinasan untuk Lulusan SMK 2026, Bisa Kuliah Gratis dan Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Cara Kuliah S2 di Inggris dengan GREAT Scholarship 2026: Syarat Lengkap, Daftar Kampus, dan Tips Jitu Biar Lolos!
  • Belum Tahu? Inilah Alasan Non-Muslim Juga Bisa Ngurangin Pajak Pake Sumbangan Keagamaan Wajib!
  • Inilah Kenapa Zakat ke Pondok Pesantren Mungkin Nggak Bisa Jadi Pengurang Pajak, Yuk Cek Syaratnya!
  • Inilah Caranya Daftar SMA Unggul Garuda Baru 2026 yang Diperpanjang, Cek Syarat dan Link Resminya!
  • Cara Cek Pencairan KJP Plus Tahap 1 Januari 2026 Beserta Daftar Nominal Lengkapnya
  • Lengkap! Inilah Kronologi Meninggalnya Vidi Aldiano Berjuang Melawan Kanker
  • Inilah Cara Tarik Data PKH di EMIS 4.0 Agar Bantuan Siswa Tetap Cair!
  • Inilah Trik Jitu SEO Shopee untuk Pemula: Jualan Laris Manis Tanpa Perlu Bakar Duit Iklan!
  • Inilah Peluang Emas Jadi Karyawan BUMN Tanpa Ngantre: Program Ikatan Kerja ULBI 2026
  • Inikah Daftar CPNS Kemenkeu 2026? Cek 48 Jurusan yang Paling Dibutuhkan!
  • Inilah 4 Beasiswa Khusus Warga ASEAN dengan Peluang Lolos Lebih Tinggi, Kalian Wajib Tahu!
  • Portainer at ProveIt Con 2026
  • How to Reset a Virtual Machine in VirtualBox: A Step-by-Step Guide
  • Notepad Security Risks: How Feature Creep Turned a Simple Tool Into a Potential Backdoor
  • How to Generate Battery Report in Windows 11: A Simple Guide
  • How to Setting Up a Pro-Level Security System with Reolink and Frigate NVR
  • How to Use SoulX FlashHead To Create The Best Talking Avatar for Free on Google Colab!
  • New Claude AI Memory: How to Seamlessly Sync ChatGPT to Anthropic in Minutes
  • Securing LLM with Agentverse (Secure and Scalable Inference)
  • ModernBERT: Why the Encoder-Only Model is Making a Massive Comeback in AI History
  • How to Build Your First AI App with Lovable AI Today!
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme