Media sosial lagi-lagi dibikin geger sama pencarian nama Risaatjan yang mendadak trending. Bukan karena konten jogetannya yang biasa kalian lihat, tapi gara-gara rumor video blunder delapan menit yang katanya berasal dari siaran live Bigo. Sebelum kalian kejebak informasi simpang siur, kami bakal jelasin apa yang sebenarnya terjadi biar nggak salah langkah.
Kalian pasti udah nggak asing lagi sama nama Risaatjan, terutama buat yang sering scrolling TikTok. Pemilik akun @notriissaaa ini memang punya basis penggemar yang luar biasa besar. Kontennya sebenarnya sederhana banget, cuma joget dengan latar belakang tempat yang beda-beda, tapi entah kenapa rasanya punya daya tarik yang ngebuat jutaan orang betah nonton. Namun, popularitas yang segitunya gede emang kayak pedang bermata dua. Sekalinya ada isu miring, mereka yang tadinya cuma sekadar tahu pun langsung ikutan nyari tahu.
Beberapa hari terakhir, jagat X (dulu Twitter) dan TikTok diramaikan sama kata kunci “risaatjan blunder” atau “video full 8 menit”. Banyak akun yang ngomong kalau Risaatjan nggak sengaja ngelakuin kesalahan pas lagi live di aplikasi Bigo. Isunya, ada momen yang dianggap “keluar dari konteks” dan akhirnya direkam ulang oleh penonton buat disebarin. Masalahnya, meskipun narasinya udah ke mana-mana, bukti visual yang valid itu sebenarnya nggak ada. Kami ngelihat kalau fenomena ini lebih ke arah rasa penasaran massal yang dimanfaatin sama pihak-pihak nggak bertanggung jawab buat nyari traffic atau engagement.
Kalau kalian perhatiin, sebagian besar unggahan yang ngeklaim punya video itu cuma berupa teks doang atau screenshot yang sengaja dibikin blur. Mereka kayak sengaja ngebuat orang penasaran supaya ngeklik tautan tertentu. Nah, di sinilah bahayanya. Sepertinya banyak oknum yang manfaatin momen viral ini buat nyebarin link phishing. Bukannya dapet video yang dicari, kalian malah bisa kena masalah keamanan digital. Rasanya nggak sebanding kalau cuma karena pengen tahu hal yang belum pasti, keamanan data pribadi kalian jadi taruhannya.
Sejauh ini, tim kami nggak nemuin satu pun bukti konkret kalau video yang dimaksud itu benar-benar ada. Risaatjan sendiri dikenal sebagai kreator yang cukup konsisten sama konten-kontennya. Isu blunder kayak gini sering banget nimpa selebgram atau TikToker besar cuma buat ngebangun sensasi atau bahkan buat ngejatuhin reputasi mereka. Mereka yang nyebarin berita ini biasanya cuma mau nyari followers instan atau sekadar dapet klik dari iklan-iklan yang muncul di situs yang mereka bagikan.
Buat kalian yang nggak pengen kena tipu atau perangkatnya kena virus gara-gara nyari video ini, ada baiknya ngikutin langkah-langkah aman berikut ini:
- Verifikasi sumber informasi secara teliti.
Jangan langsung percaya sama cuitan atau postingan akun anonim yang cuma ngasih klaim tanpa bukti nyata. Biasanya, akun-akun ini cuma mau nge-bait kalian buat interaksi di postingan mereka. - Jangan pernah klik link yang mencurigakan.
Kalau kalian nemu tautan yang ngejanjikan “nonton video full”, mendingan abaikan aja. Link kayak gini seringnya ngarah ke situs judi online atau situs yang minta kalian login pakai akun media sosial. Kalau kalian nurut buat login, akun kalian bisa kena hack saat itu juga. - Gunakan fitur report di media sosial.
Kalau kalian nemu postingan yang nyebarin hoaks atau link berbahaya, ada baiknya kalian laporin postingan tersebut. Ini ngebantu biar penyebaran informasi palsu nggak makin meluas dan ngejaga pengguna lain biar nggak jadi korban. - Cek kolom komentar dari orang lain.
Biasanya ada pengguna lain yang udah lebih dulu ngeklik dan ngasih peringatan kalau link itu zonk atau palsu. Ngebandingin komentar dari netizen lain bisa jadi cara paling gampang buat tahu apakah sebuah kabar itu benar atau cuma karangan doang. - Update sistem keamanan perangkat kalian.
Pastikan browser dan sistem operasi di HP atau laptop kalian selalu yang versi terbaru. Ini penting banget buat ngecegah malware masuk secara otomatis kalau seandainya kalian nggak sengaja ngeklik link yang nggak aman.
Intinya, sampai detik ini kabar soal video blunder Risaatjan itu belum bisa dibuktiin kebenarannya. Fenomena kayak gini ngegambarin betapa gampangnya opini publik digiring cuma lewat kata-kata tanpa dasar yang jelas. Kami ngajakin kalian buat lebih kritis dan bijak kalau ada sesuatu yang lagi viral. Jangan gampang kemakan umpan cuma karena rasa penasaran yang berlebihan. Lebih baik fokus ke konten-konten yang emang beneran bermanfaat daripada nyari sesuatu yang malah ngebahayain diri sendiri.
Tetap waspada dalam berinternet ya, rekan-rekanita. Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu buat membaca artikel ini, semoga kita semua terhindar dari segala macam penipuan di dunia maya.