Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PKB Optimis Usung Cagub di Pilkada Jawa Timur

Posted on March 7, 2013

Meski hanya memiliki 13 kursi di DPRD Jawa Timur, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur cukup yakin bisa mengusung calonnya sendiri di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Dengan begitu, PKB tak perlu berkoalisi dengan Parpol penguasa kursi di parlemen.

Optimisme partai di bawah komando Muhaimin Iskandar ini, karena PKB akan menggandeng beberapa Parpol non kursi yang belum menyatakan dukungannya untuk pasangan calon incumbent, Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa).

Seperti diketahui, PKB memiliki 1.996.129 atau 12,26 persen suara sah pada Pileg 2009 lalu atau setara dengan 13 kursi di DPRD Jawa Timur. Sedangkan untuk memenuhi prasyarat mengusung calon sendiri di Pilgub Jawa Timur, setiap partai wajib memiliki, minimal 15 persen suara sah.

Nah, untuk mencapai angka tersebut, partai yang didirikan mendiang Gus Dur (KH Abdurahman Wahid) ini, membutuhkan 2 persen suara sah. Dan itu bisa didapatkan dari Parpol non kursi, sehingga tak begitu khawatir jika ditolak berkoalisi dengan Parpol pemilik kursi di DPRD Jawa Timur.

Ketua DPW PKB Jawa Timur, A Halim Iskandar mengatakan, meski hanya memiliki 13 kursi, PKB mampu mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai lain di parlemen.

“Dengan begitu, PKB tidak perlu harus berkeringat untuk mencari Cagub dan Cawagub nanti. Artinya, dengan menggandeng sejumlah parpol non kursi, yang akumulasi suaranya mencapai sekitar 3 persen, maka PKB siap berkompetisi di Plgub Jatim medatang,” kata dia optimis, Rabu (6/3).

Bahkan, Halim Iskandar juga mengatakan, kalu pihaknya telah mengantongi tiga Parpol non kursi yang siap merapat ke PKB. “Yang pasti saya sudah memiliki 3 persen suara dari partai non parlemen untuk memenuhi syarat 15 persen suara sah, agar bisa mengusung pasangan cagub dan cawagub sendiri. Dengan begitu, PKB tidak perlu berkoalisi dengan Parpol lain di parlemen,” beber pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur tersebut.

Sayangnya, ketika diminta menyebutkan parpol non parlemen apa saja yang akan digandeng PKB, Halim enggan menjelaskan. Alasannya, saat ini, pihaknya masih melakukan konsolidasi untuk menyamakan visi dan misi mengusung pasangan Cagub dan Cawagub dalam Pilgub Jawa Timur yang akan digelar pada 29 Agustus mendatang.

Sekadar tahu, dari 26 Parpol non kursi, 23 partai sudah menyatakan dukungannya untuk KarSa jilid II. Kini tinggal tersisa tiga Parpol, yaitu Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Patriot dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) Jawa Timur.

PBB Jawa Timur sendiri, pada Pileg 2009 lalu, memiliki 217 ribu suara atau setara dengan 1,34 persen dari total suara sah, Partai Patriot 161 ribu suara atau setara 0,34 persen, dan PPNUI memiliki 39 ribu suara atau setara 0,24 persen.

Dan jika jumlah suara ketiga Parpol ini digabung, total hanya mencapai 1,92 persen suara. Artinya, kalau dijumlah dengan suara PKB, jumlah suara itu hanya mencapai 14,18 persen suara saja. Maka jumlah itu belum mencukupi prasyarat mengusung calon sendiri.

Namun, jumlah ini tidak menjadikannya khawatir tidak sanggup memenuhi 15 persen dan Halim Iskandar masih tetap merahasikan Parpol yang akan digandengnya. “Kami sangat optimis bisa memenuhi prasyarat itu,” elak dia lagi.

Di sisi lain, kata dia, dengan mengusung pasangan calon sendiri, PKB juga tidak akan
kebingungan melakukan sosialisasi ke masyarakat. “Bisa saja kami melakukan sosialisasi saat mendekati pendaftaran Pilgub Jatim ke KPU pada 13 Mei nanti,” kata kakak kandung Muhaimn Iskandar ini, kembali berdalih.

Hanya saja, Halim tetap meyakinkan masyarakat, kalau PKB tetap akan mengusung Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa sebagai Cagub Jawa Timur, meski Dewan Syuro PKB menolak memberi dukungan dan lebih memilik KarSa untuk kembali memimpin Jawa Timur. “Meski ada perbedaan, kami masih tetap berkomunikasi hingga ada titik temu yaitu mendukung salah satu calon saja,” tandas politisi asli Jombang tersebut.

Sumber: Merdeka.com

Terbaru

  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • Inilah Roadmap 7 Tahap Bangun Bisnis Digital dari Nol Biar Nggak Cuma Putar-Putar di Tempat!
  • Inilah Cara Tetap Gajian dari YouTube Meski View Masih Ratusan, Penasaran?
  • Inilah Alasan Akun TikTok Affiliate GMV 270 Juta Kena Banned Permanen!
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • Why is Your Laptop Touchpad Overheating? Here are the Causes and Fixes
  • How to Disable All AI Features in Chrome Using Windows 11 Registry
  • How to Avoid Problematic Windows Updates: A Guide to System Stability
  • What is Microsoft Visual C++ Redistributable and How to Fix Common Errors?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme