Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Sarbumusi: Rakyat Indonesia Jangan Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Posted on August 27, 2015

Jakarta, Masyarakat Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia, mau tidak bisa menghindari proses globalisasi dan tatanan kehidupan global. Berkaitan dengan itu, badan otonom NU, Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (DPP K-Sarbumusi), mengingatkan agar masyarakat bangsa Indonesia tidak menjadi penonton di negerinya sendiri.

“Khususnya yang berkaitan dengan bidang ekonomi. Arus sumber daya ekonomi yang meliputi barang dan jasa, tenaga kerja, serta teknologi dan informasi semakin cepat dan bebas masuk ke wilayah Indonesia. Bila tidak disikapi dengan kebijakan yang serius dan direspon dengan persiapan yang matang maka Indonesia akan menjadi penonton di negara sendiri, kedaulatan dan NKRI hanya menjadi pajangan dan ‘ornament using’ penyemangat anak-anak di bangku sekolah,” ujar Presiden DPP K-Sarbumusi HM Syaiful Bahri Anshori di Jakarta, Rabu (26/8).

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia bersama-sama dengan sembilan negara yang lain sepakat untuk membentuk kerjasama yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA. MEA beranggotakan Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

“Komitmen MEA adalah mewujudkan masyarakat ASEAN menjadi ‘satu visi, satu identitas, satu komunitas’. Hal ini disepakati terwujud pada tahun 2025, namun mulai berlaku tahun 2015. Pertanyaan yang sering muncul apakah Indonesia sudah siap menghadapi MEA 2015? Terutama sumber daya manusia dan terkait daya saing yang harus dipercepat yakni tenaga kerja Indonesia,” papar Syaiful didampingi Sekretaris Jenderal Sukitman Sudjatmiko.

Ia menambahkan, buruh merupakan bagian dari masyarakat ekonomi yang sangat terasa imbasnya terkait dengan liberalisasi dan terbukanya ekonomi Asean dan Tenaga Kerja Asean.

“Masyarakat Ekonomi Asean  atau Pasar Bebas Asean yang akan efektif berjalan di Indonesia pada Desember 2015 nanti yang digembar-gemborkan oleh pemerintah Jokowi – JK sebagai kesempatan Indonesia dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui bangkitnya usaha kecil dan menegah masyarakat Indonesia pada kenyataanya tidak lain adalah program liberalisasi yang akan semakin menghilangkan kedaulatan negara dan batas batas NKRI,” paparnya.

MEA hadir dengan tema pasar tunggal dan hubungan produksi ASEAN, yang hendak menjadikan Indonesia sebagai basis pasar dan basis produksi dengan menggantungkan pada melimpahnya jumlah populasi, tenaga kerja produktif dan murah, serta sumber- sumber kekayaan alam.

Pembentukan MEA mendorong pembukaan pasar bebas yang menghilangkan batas – batas antar negara melalui penghapusan tarif bea masuk dan menghapus pembatasan investasi asing hingga 100 persen diseluruh sektor ekonomi.

“Beberapa agenda liberalisasi dalam MEA adalah liberalisasi perdagangan barang, akan menghapus tarif bea masuk untuk seluruh jenis barang sehingga memudahkan masuknya barang impor baik berupa impor bahan baku maupun impor barang konsumsi. Liberalisasi jasa, akan mendorong pendominasian industri jasa asing seperti sektor keuangan, kesehatan, konstruksi, teknologi informasi dan lain-lain,” kata Sukitman menambahkan.

Menurut Sukitman lagi, liberalisasi investasi akan memudahkan pergerakan modal asing yang dimungkinkan kepemilikanya hingga 100 persen. Liberalisasi tenaga kerja akan mendorong terjadinya pergerakan tenaga kerja asing yang memiliki keahlian khusus. Kedepan bila tidak ada kebijakan yang berpihak kepada tenaga kerja Indonesia, maka tenaga kerja Indonesia akan kalah bersaing dengan tenaga kerja-tenaga kerja Asean yang masuk ke Indonesia dan sudah melakukan persiapan untuk menghadapi pasar bebas tenaga kerja tersebut.

“Bahwa investasi modal asing masuk ke Indonesia sebagai keniscayaan dari liberalisasi ekonomi harus disikapi dengan bijaksana dengan tidak mengorbankan kedaulatan negara dan kepentingan masyarakat Indonesia,” papar Sukitman. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Sinkhole Sering Muncul di Indonesia dan Cara Mengenali Tanda-Tandanya Supaya Kalian Tetap Aman
  • Inilah Program PJJ 2026 untuk Anak Tidak Sekolah, Cara Mudah Masuk SMA Tanpa Harus ke Kelas Tiap Hari!
  • Inilah Program SPMB 2026 PJJ Khusus Anak Tidak Sekolah, Solusi Buat yang Pengen Balik Belajar!
  • Inilah Cara Kuliah di Al-Azhar Mesir Lewat Jalur Kemenag 2026, Lengkap dengan Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Jadwal Lengkap Jalur Mandiri Unud 2026, Persiapkan Diri Kalian Sebelum Menyesal!
  • Inilah 8 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026 yang Bisa Jadi Pilihan Kuliah Kamu
  • Inilah Jadwal Terbaru SSU ITB 2026 yang Diperpanjang, Lengkap dengan Syarat dan Rincian Biayanya!
  • Inilah 10 Jurusan Kuliah Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026, Cek Daftarnya Biar Nggak Salah Pilih!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026, Kesempatan Emas Buat PNS Kemendiktisaintek Tingkatkan Karier!
  • Inilah Ketentuan Lengkap TKA Susulan 2026 SD dan SMP, Cek Syarat dan Jadwal Resminya Di Sini!
  • Inilah Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah: Panduan Lengkap dan Link Download PDF Terbaru 2026
  • Inilah Kronologi Mencekam Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur yang Bikin Jalur Kereta Lumpuh Total
  • Inilah Alasan Kenapa Hari Libur dan Tanggal Penting Selalu Ditulis Pakai Warna Merah di Kalender
  • Inilah Cara Daftar Jalur Prestasi Politeknik PU Semarang 2026, Kesempatan Kuliah di Kampus Kementerian PU!
  • Inilah Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat HP, Lengkap dengan Jadwal Cair dan Besaran Dananya!
  • Inilah Alasan Kemdiktisaintek Bakal Tutup Banyak Jurusan Kuliah yang Nggak Relevan dengan Industri
  • Inilah Status Libur Hari Pendidikan Nasional 2026 dan Sejarah Penting di Baliknya
  • Inilah Daftar Libur Mei 2026 yang Bikin Full Senyum, Siapkan Rencana Liburan Kalian Sekarang!
  • Inilah Daftar Universitas Terbaik di Jepang Versi THE Asia University Rankings 2026, Kampus Mana yang Jadi Incaran Kalian?
  • Inilah Alasan Kenapa Kemdiktisaintek Bakal Tutup Sejumlah Prodi dan Fokus ke 8 Industri Strategis
  • Inilah Sosok Richard Aldrich McCurdy, Penguasa Asuransi yang Terjerat Skandal di Masa Gilded Age
  • Inilah Alasan Suhu Bumi Naik Drastis dan Cara Kita Menghadapi Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Apa itu Pasukan Perdamaian PBB?
  • Inilah 25 Universitas Paling Internasional di Dunia 2026, Ternyata Kampus di Asia Mulai Merajai!
  • Inilah 10 PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026 yang Bisa Jadi Referensi Kalian
  • Inilah Cara Daftar Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir 2026 Lewat Jalur Resmi Kemenag
  • Inilah Daftar 20 PTN Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2026, Kampus Impian Kalian Ada Nggak?
  • Inilah Profil Donny Sucahya, Sosok Pengusaha Muda yang Viral Karena Bisnis dan Pernikahannya
  • Inilah Alasan Kenapa Belalang Daun Bisa Berubah Warna dari Pink ke Hijau, Ternyata Mirip Daun!
  • Inilah Kenapa eBay Error dan Mengenal The Hacktivist Group 313 yang Mengklaim Bertanggung Jawab Atas Gangguan Global Tersebut
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to create high-quality cinematic AI videos and realistic avatars using HeyGen and the Seedance 2.0 model
  • How to build an AI chatbot for your business in just minutes without writing a single line of code
  • How to Master Answer Engine Optimization with HubSpot AEO Tool
  • How to Use GPT-5.5 and Claude Opus 4.7 Together to Maximize Your Workflow Productivity and Code Quality
  • Claude Tutorial: How to Build Your First SaaS Business Using AI Without Coding
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme