Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

5 Virus Komputer Yang Diduga Sebagai Alat Intelijen

Posted on July 12, 2012

Jakarta – Sekarang, badan intelijen dari berbagai negara jamak mengembangkan virus dan malware komputer sebagai agen intelijen. Perang dingin antar negara jadi beralih ke dunia maya.

Reaktor nuklir Iran misalnya, pernah lumpuh diserbu virus stuxnet yang kabarnya dikirim dari Israel. Sebagai balasan, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat di Pentagon juga pernah kalang kabut ketika sistem komputer mereka diterjang virus agent.btz. Tak mau lagi kecolongan, pada 2008 Amerika membentuk unit intelijen pertahanan baru: U.S. Cyber Command.

Beberapa tahun belakangan, muncul beberapa malware baru yang dibuat dengan teknologi amat kompleks dan mampu menyerang berbagai target serangan yang berbeda. Namun tak berarti malware lama hilang begitu saja. Inilah sejumlah malware yang menonjol lima tahun terakhir sebagai agen-agen intelijen kelas wahid ala “James Bond”.

1. Stuxnet
Stuxnet merupakan worm kompleks yang kemunculannya melahirkan wacana perang cyber, dan kerap disebut sebagai malware generasi baru. Serangannya terjadi di akhir 2010, dimana lebih dari setengah kasus infeksi terjadi di Iran, diikuti Indonesia dan India. Dampaknya terasa pada harddisk yang mendadak penuh tanpa sebab.

Ancaman utama Stuxnet terletak pada kemampuannya mengambil alih kontrol sistem industri seperti mengubah gerak motor atau pompa, memungkinkan terjadinya sabotase . Iran misalnya sempat menjadi korban Stuxnet. Malware ini menginfeksi komputer di reaktor nuklir miliknya di Bushehr, namun tidak mengganggu sistem krusial.

2. Duqu
Generasi berikutnya dari Stuxnet adalah Trojan Duqu yang pertama kali diidentifikasi pada Oktober 2011, dan diduga dibangun oleh pengembang yang sama karena platform desainnya serupa. Berbeda dengan Stuxnet, Duqu digunakan untuk praktek spionase karena mampu mencuri password, mengambil screenshot pada desktop, dan mencuri berbagai jenis dokumen milik korbannya.

3. Flame
Flame merupakan Trojan dengan kemampuan replikasi seperti worm dan dapat menyebar melalui USB maupun local network. Flame diidentifikasi pada Mei 2012, namun diperkirakan mulai beredar sejak 20 Maret 2010.

Program jahat ini bekerja dengan ”mengendus” trafik pada jaringan, mangambil screenshot, merekam pembicaraan, mencuri password, hingga menyadap keyboard. Kemampuannya mencuri data ini menjadikannya sebagai senjata spionase yang berbahaya. Korban Flame beragam, mulai dari individu, organisasi pemerintah, hingga institusi pendidikan.

4. MacTrojan
Malware ini berhasil menumbangkan klaim Apple bahwa Mac adalah produk kebal virus. April lalu, lebih dari setengah juta perangkat Mac terinfeksi Trojan Flashback. Malware ini memanfaatkan kelemahan pada platform Java, yang memungkinkan Flashback terunduh secara otomatis tanpa peringatan.

Pada komputer yang terinfeksi akan terpasang modul jahat, yang salah satu fungsinya adalah menampilkan hasil palsu pada mesin pencari dan dapat memerintahkan untuk mengunduh program jahat lainnya.

5. DNSChanger
DNSChanger sejatinya adalah ”muka lama”, karena muncul sejak 2007. Dua minggu terakhir trojan ini membuat heboh karena diisukan akan menimbulkan ”kiamat internet” pada 9 Juli lalu.

Cara kerjanya adalah menyerang Domain Name System (DNS), fitur yang mengubah mengubah nama domain menjadi deretan angka. Akibatnya, perangkat yang terserang tak bisa mengakses berbagai situs walaupun terkoneksi dengan internet secara normal.

Tidak hanya PC, trojan ini juga menyerang router. Pada Juni lalu DNSChanger Working Group mendeteksi bahwa lebih dari 300 ribu alamat IP di seluruh dunia telah terinfeksi. Menurut Alfons Tanujaya, praktisi antivirus dari Vaksin.com, dampak DNSChanger di Indonesia tergolong sangat kecil. Pada 11 Juni lalu, hanya terdeteksi 1.650 IP yang terinfeksi, atau sekitar 0,0033 persen dari pengguna internet Indonesia yang berjumlah 55 juta. Sumber: Tempo

Terbaru

  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • Inilah Roadmap 7 Tahap Bangun Bisnis Digital dari Nol Biar Nggak Cuma Putar-Putar di Tempat!
  • Inilah Cara Tetap Gajian dari YouTube Meski View Masih Ratusan, Penasaran?
  • Inilah Alasan Akun TikTok Affiliate GMV 270 Juta Kena Banned Permanen!
  • Inilah Bahaya Astute Beta Server APK, Jangan Sembarang Klik Link Download FF Kipas 2026!
  • Inilah Bahaya Nonton Film di LK21 dan IndoXXI, Awas Data Pribadi dan Saldo Rekening Kalian Bisa Ludes!
  • Inilah Kronologi & Video Lengkap Kasus Sejoli Tambelangan Sampang Viral, Ternyata Gini Awal Mulanya!
  • Inilah Alasan Kenapa Koin Nego Neko Shopee Nggak Bisa Dipakai Bayar Full dan Cara Rahasia Dapetinnya!
  • Inilah Cara Menjawab Pertanyaan Apakah di Sekolahmu Sudah Ada IFP/PID dengan Benar dan Profesional
  • Inilah Fakta Isu Roblox Diblokir di Indonesia 2026, Benarkah Akan Ditutup Total?
  • Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi FF Kipas My ID Verify UID Biar Akun Tetap Aman
  • Inilah Deretan HP RAM 8GB Harga di Bawah 2 Juta Terbaik 2026, Spek Dewa Tapi Nggak Bikin Kantong Jebol!
  • How to Fix Python Not Working in VS Code Terminal: A Troubleshooting Guide
  • Game File Verification Stuck at 0% or 99%: What is it and How to Fix the Progress Bar?
  • Why Does PowerPoint Underline Hyperlinks? Here is How to Remove Them
  • AI Bug Hunting with Semgrep
  • What is the Excel Power Query 0xc000026f Error?
  • How to Do Professional AI Prompting in Nano Banana 2
  • How to Create Agent & Automation in Minutes with Sim AI
  • Claude Code Tips: Don’t Overuse SKILL.md!
  • How to Planning Cinematic AI Film Production: A Step-by-Step Tutorial Using LitMedia Tools
  • 6 Innovative AI Tools for 2026: From Voice Cloning to Advanced Automation Systems
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme