Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Dukung Sistem Kaderisasi Baru, NU Pringsewu: Perlu Segera Disosialisasikan

Posted on April 8, 2022

Pringsewu,  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu, Lampung mendukung kebijakan PBNU yang membentuk sistem kaderisasi baru di tubuh NU. Sistem baru ini adalah hasil penggabungan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) dan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU). Diharapkan dengan sistem baru ini, pelaksanaan kaderisasi akan terarah dengan baik dan menghasilkan output (hasil) yang berkualitas.

Namun dengan adanya sistem baru ini, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) sebagai lembaga yang menangani kaderisasi ini perlu segera melakukan sosialisasi ke wilayah sampai dengan ranting. Hal ini penting karena PBNU sendiri menargetkan kaderisasi akan digelar kembali mulai 1 Dzulqodah 1443 H.

“Di daerah membutuhkan penjelasan sistem baru ini karena perlu persiapan teknis yang matang. Terlebih di sistem baru ini nantinya ada tingkatan-tingkatan kaderisasi. Jadi hemat kami Lakpesdam PBNU harus segera berpacu untuk mensosialisasikannya,” kata Katib Syuriyah PCNU Pringsewu H Auladi Rosyad, Jumat (8/4/2022).

Ia menyebut bahwa di daerah-daerah saat ini sedang menunggu petunjuk pelaksanaan dan teknis kaderisasi setelah beberapa waktu harus ditunda karena kebijakan moratorium kaderisasi oleh PBNU. Banyak kegiatan PKPNU ataupun MKNU yang sudah akan dilaksanakan di daerah harus ditunda seiring dengan instruksi untuk menghentikan sementara ke dua kaderisasi tersebut.

“Jadi di daerah ini sangat menunggu Juklak dan juknisnya. Begitu kaderisasi sistem baru dimulai, bisa langsung dilaksanakan dan berjalan dengan sistematis,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nusron Wahid mengungkapkan model kaderisasi baru yang akan dilakukan di tubuh NU. Kaderisasi baru ini akan dilakukan dalam tiga jenjang yang alumninya nanti bisa menjadi pengurus NU sesuai dengan tingkatannya. 

Pertama adalah tingkat dasar yang mengakui PKPNU dan MKNU sebagai persyaratan di pengurus tingkat majelis wakil cabang (MWC) dan ranting NU. Kedua adalah tingkat menengah yang diberi nama Pendidikan Kepemimpinan Menengah Nahdlatul Ulama (PKMNU) yang menjadi syarat kepengurusan NU di klaster 1. PBNU sendiri membuat klasterisasi cabang dan wilayah sehingga kaderisasi tidak bisa digeneralisasi.

Kemudian ketiga adalah kaderisasi tingkat nasional yang diberi nama Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKNNU). Nusron menyebut program ini mirip seperti Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) versi NU yang durasi kaderisasinya selama tiga minggu sampai satu bulan. Lulusan kaderisasi ini bisa menjadi pengurus di tingkat Pengurus Besar dan Pengurus Wilayah NU di tingkat klaster 1.

Pewarta: Muhammad Faizin Editor: Syamsul Arifin

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tertipu Online atau HP Hilang? Ini Cara Melacak Nomor HP yang Nggak Tipu-Tipu!
  • Apakah Aplikasi Labora Bisa Hasilkan Uang Jutaan atau Cuma Tipu-Tipu?
  • Apakah APK Cashcash Pro Penipu? Cek Reviewnya Dulu
  • Google Kliks Communicator: Pengalaman Awal yang Mengejutkan – Apa yang Kami Rasakan?
  • Belum Tahu? Ini Ukuran Banner YouTube yang Pas Biar Channel Kalian Makin Kece!
  • Inilah Rencana Gila China Balap AS ke Bulan Sebelum 2030
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Tutorial Membuat Game Dengan LangChain
  • X Terancam Sanksi Eropa Gara-Gara AI Grok Bikin Deepfake Anak Kecil
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
  • Apa itu Covenant Health Data Breach? Ini Pengertian dan Kronologi Lengkapnya
  • Apa Itu Integrasi Criminal IP dan Cortex XSOAR? Ini Definisinya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme