Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Murid-Murid Imam Syafi’i (4): Rabi’ bin Sulaiman al-Muradi, Khadim Kesayangan Imam Syafi’i

Posted on May 19, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh M Jauharil Ma’arif Annur

Sebenarnya ada 2 orang murid Imam Syafi’i yang bernama Rabi’ bin Sulaiman. Pertama adalah Rabi’ bin Sulaiman al-Murodi al-Muadzin, muazin sekaligus khodim Imam Syafi’i. Kedua adalah Rabi’ bin Sulaiman al-Jizi al-A’raj, murid Imam Syafi’i yang pincang, makanya dijuluki al-A’raj. Sosok pertamalah yang akan kita bahas dalam tulisan ini.

Nama lengkapnya adalah Rabi’ bin Sulaiman bin Abd al-Jabar bin Kamil al-Murodi al-Muadzin. Ia lahir pada tahun 174 Hijriyyah. Rabi’ ngangsu kaweruh (belajar) kepada Imam Syafi’i sejak berumur 10 tahun. Ia juga termasuk santri kawakan Imam Syafi’i di Mesir beserta beberapa rekannya, seperti al-Muzanni dan al-Buwaithi. Selain belajar, Rabi’ juga merupakan petugas azan (muazin) di Masjid Amr bin Ash, Fustat, Mesir (Alhamdulillah, penulis sempat mengunjungi masjid ini untuk sholat ied beberapa hari yang lalu…hehe).

Rabi’ belajar kepada banyak ulama kenamaan, seperti Ibnu Wahab, Syuaib bin Laits, Asad bin Musa, dan tentunya guru utamanya, Muhammad bin Idris as-Syafi’i. Termasuk anak didiknya yang populer antara lain: Abu Dawud, an-Nasai, Ibnu Majah, Abu Zur’ah ar-Rozi, dan at-Tirmidzi (walapun hanya lewat ijazah).

Dalam kitab ­an-Nujum az-Zahiroh, Abu al-Mahasin at-Tabiki mendeskripsikan Rabi’ sebagai seorang fakih, mempunyai banyak keutamaan, terpercaya, dan beragama dengan baik. Ia adalah khadim (biasanya digunakan untuk sebutan santri yang menajadi pelayan kebutuhan gurunya sehari-hari) kepercayaan Imam Syafi’i kapan pun dan di mana pun sang guru berada. Saking berbaktinya  dalam mengerahkan seluruh jiwa dan raganya untuk melayani sang guru, Imam Syafi’i memuji Rabi’ dengan mengatakan: “Tidak ada muridku yang melayaniku sebaik dan seihlas Rabi’ al-Murodi.”
Baca juga:  Dinamika dan Empat Tokoh Utama Ushul Fikih (3): Al-Syatibi dan Maqashid al-Syariah; Babak Baru Ushul Fikih
Ketika mondok, Rabi’ termasuk murid yang bati’ al-fahm (mempunyai kecerdasan di bawah rata-rata). Konon, Imam Syafi’i harus mengulang satu persoalan sebanyak 40 kali, tapi Robi’ tetap belum paham. Lalu ia meninggalkan majelis karena malu dengan teman-temannya. Setelah selesai mengajar, biasanya Imam Syafi’i akan memanggil Rabi’ ke tempat sepi dan mengulangi persoalan tadi sampai murid kesayangannya itu paham.

Sejatinya, Imam Syafi’i sangat menginginkan agar Rabi’ bisa memahami ilmu darinya, hingga sang Imam pernah berkata: “Seandainya aku bisa memberi ilmu lewat perantara makanan, niscaya aku akan melakukannya.” Walapun demikian, ia adalah pembelajar hebat dan pantang menyerah sehingga ia mendapatkan futuh (dibuka hatinya oleh Allah) dan akhirnya menjadi salah satu ulama yang berperan besar akan perkembangan Mazhab Syafi’i, terutama apabila menyangkut masalah periwayatan kitab-kitab karya Imam Syafi’i.

Untuk memuji kesabaran dan keuletan sosok Rabi’ dalam mencari ilmu, Ibnu Khalikhan menulisakan beberapa bait syair dalam kitab Waffiyatu al-A’yan, sebagai berikut:

صـبراً جميلاً، ما أسرع الفرجا    من صدق الله في الأمـور نجا

من خشي الله لم ينلـه أذى           ومـن رجـا الله كان حيث رجا

“Ia (Rabi’) adalah sosok yang sangat sabar dan tidak mudah menyerah (dalam mencari ilmu).

Barang siapa mempercayakan urusannya pada Allah (seperti Rabi’), niscaya ia akan selamat.
Baca juga:  Syekh Yasin Al-Fadani dan Ilmu Falak (2): Syekh Yasin, Ulama Indonesia yang Mendunia
Barang siapa takut pada allah (sebagaimana Rabi’), maka ia tidak akan mendapat kekecewaan.

Barang siapa mengharap kepada Allah (seperti Rabi’), Niscaya akan ia dapatkan apa yang diharapkan.”

Kalau al-Muzanni adalah nashir (pembela) Mazhab, maka Rabi’ bisa dikatakan sebagai riwayat Mazhab Syafi’i. Gelar ini disematkan padanya karena ia adalah murid Imam Syafi’i yang paling menguasai periwayatan dan isi kitab-kitab sang guru. Sahabatnya, al-Buwaithi mengakui bahwa soal hafalan dan periwayatan kitab-kitab Imam Syafi’i, Rabi’ lebih unggul daripada dirinya. Hal ini juga didukung pernyataan Imam Syafi’i yang menuturkan: “Rabi adalah riwayat mazhabku.”

Tak heran, sepeninggalan Imam Syafi’i, terhitung sebanyak 200 orang dari berbagai daerah berbondong-bondong datang belajar kepada Rabi’ untuk mendengarkan kitab-kitab karangan Imam Syafi’i melalui mulutnya secara langsung.

Rabi’ menutup usia pada hari Senin, 20 Syawal 270 Hijriyyah dan dikebumikan esok harinya. Jenazahnya disholati oleh Raja Khumarowaih bin Ahmad bin Thulun (penguasa Mesir saat itu). Ia adalah sosok ulama yang memberi teladan bahwa kewajiban kita hanyalah belajar, bukan menjadi pintar dan kecerdasan hanyalah bonus.

Rabi’ al-Murodi juga menjadi bukti kebenaran sebuah adagium yang populer di kalangan santri, min asbab al-futuh al-khidmah, bahwa termasuk salah satu penyebab futuh (dibuka pemahaman oleh Allah) adalah melayani guru dengan sepenuh hati.
Baca juga:  Esais Muda Pesantren (2): Syekh Muhammad Nafis Al-Banjary, Cahaya Benderang di Pedalaman Kalimantan
Referensi:

  1. As-Subki, Tajuddin. 2019. Thobaqot as-Syafi’iyyah al-Kubro. Kairo: Dar al-Faruq.
  2. Khallikan, Ahmad Ibnu. 2012. Waffiyatu al-A’yan. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
  3. Ad-Dimasyqi, Abu al-Falah. 1988. Syadzarat adz-Dzahab. Beirut: Dar Ibnu Katsir.
  4. Al-Asqolani, al-Hafidz Ibnu Hajar. Tt. Tahdzib at-Tahdzib. Kairo: Dar al-Kitab al-Islami.
  5. As-Syairozi, Abu Ishaq. 1981. Thobaqot al-Fuqoha’. Beirut: Dar ar-Roid al-Arabi.
  6. Al-Ubadi, Abu al-Ashim. Tt. Thobaqot al-Fuqoha, as-Syafi’iyyah. Alexandria: Maktabah al-Baladiyyah.
  7. At-Tabiki, Abu al-Mahasin. Tt. An-Nujum az-Zahiroh. Kairo: Dar al-Kutub.
  8. Al-Isnawi, Abdurrahman. 1987. Thobaqot as-Syafi’iyyah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

 

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Cara Menggabungkan Grid Foto Online dan Hapus Background Foto
  • Kenapa Youtuber Mulai Harus Hati-hati Pakai AI: Bisa Digugat dan Kehilangan Hak Cipta!
  • Inilah Alasan Kenapa Sumbangan ke Tempat Ibadah Biasa Nggak Bisa Langsung Jadi Pemotong Pajak!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Pasang Iklan Meta Ads untuk Sales WiFi Supaya Banjir Closingan!
  • Inilah Alur Pengerjaan EMIS GTK 2026 yang Benar dari Awal Sampai Akhir
  • Inilah 27 Sekolah Kedinasan untuk Lulusan SMK 2026, Bisa Kuliah Gratis dan Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Cara Kuliah S2 di Inggris dengan GREAT Scholarship 2026: Syarat Lengkap, Daftar Kampus, dan Tips Jitu Biar Lolos!
  • Belum Tahu? Inilah Alasan Non-Muslim Juga Bisa Ngurangin Pajak Pake Sumbangan Keagamaan Wajib!
  • Inilah Kenapa Zakat ke Pondok Pesantren Mungkin Nggak Bisa Jadi Pengurang Pajak, Yuk Cek Syaratnya!
  • Inilah Caranya Daftar SMA Unggul Garuda Baru 2026 yang Diperpanjang, Cek Syarat dan Link Resminya!
  • Cara Cek Pencairan KJP Plus Tahap 1 Januari 2026 Beserta Daftar Nominal Lengkapnya
  • Lengkap! Inilah Kronologi Meninggalnya Vidi Aldiano Berjuang Melawan Kanker
  • Inilah Cara Tarik Data PKH di EMIS 4.0 Agar Bantuan Siswa Tetap Cair!
  • Inilah Trik Jitu SEO Shopee untuk Pemula: Jualan Laris Manis Tanpa Perlu Bakar Duit Iklan!
  • Inilah Peluang Emas Jadi Karyawan BUMN Tanpa Ngantre: Program Ikatan Kerja ULBI 2026
  • Inikah Daftar CPNS Kemenkeu 2026? Cek 48 Jurusan yang Paling Dibutuhkan!
  • Inilah 4 Beasiswa Khusus Warga ASEAN dengan Peluang Lolos Lebih Tinggi, Kalian Wajib Tahu!
  • Inilah Alasan Ribuan Dosen ASN Melayangkan Surat Keberatan Soal Tukin 2020-2024 yang Belum Cair
  • Cara Dapat Diamond Free Fire Gratis 2026, Pemain FF Harus Tahu!
  • Inilah Cara Mengisi Presensi EMIS GTK IMP 2026 Terbaru Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Hashtag Viral Supaya Video Shorts Kalian Nggak Sepi Penonton Lagi
  • Inilah Jawabannya, Apakah Zakat Fitrah Kalian Bisa Mengurangi Pajak Penghasilan?
  • Inilah Caranya Supaya Komisi TikTok dan Shopee Affiliate Tetap Stabil Pasca Ramadhan!
  • Inilah 10 Kesalahan Fatal Saat Beli Properti yang Bisa Bikin Kalian Bangkrut!
  • Belum Tahu Cara Masuk Simpatika Terbaru? Ini Cara Login PTK EMIS GTK IMP 2026 Supaya Cek TPG Jadi Lebih Gampang!
  • Inilah Cara Bikin Konten Animasi AI Cuma Modal HP Supaya Bisa Gajian Rutin dari YouTube
  • Inilah Alasan Kenapa Zakat ke Ormas yang Belum Diakui Negara Nggak Bisa Dipakai Buat Ngurangin Pajak!
  • Inilah Cara Belanja di Indomaret Pakai Shopee PayLater yang Praktis dan Bikin Hemat!
  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Negeri Semarang Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Mudah Membuat Akun dan Login EMIS GTK IMP 2026 yang Benar!
  • How to Setting Up a Pro-Level Security System with Reolink and Frigate NVR
  • How to Install DaVinci Resolve on Nobara Linux and Fix Video Compatibility Issues Like a Pro
  • How to Master GitHub’s New Power Tools: Copilot CLI, Dashboards, and More!
  • How to Create and Configure DNS Server on RHEL 10
  • How a Security Professional Bypassed a High-Security Building Using Just a Smartphone and a QR Code
  • How to Build Your First AI App with Lovable AI Today!
  • OpenClaw Tutorial: A Step-by-Step Guide to Coding Your Very First Website from Scratch!
  • Seedance 2.0 Is Here! Unlimited + Completely Uncensored AI Video Gen
  • A Step-by-Step Guide to the Qwen 3.5 Small Model Series
  • What new in Google’s Workspace CLI?
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme