Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Daftar Pemenang Djarum Black Innovation Award (BIA) 2011

Posted on September 28, 2011

Black Innovation Award (BIA) 2011 telah mengumumkan 4 pemenang pilihan dewan juri dan 1 pemenang favorit berdasarkan voting di website www.blackxperience.com. Pengumuman pemenang dilakukan pada Malam Awarding Night BIA 2011 di Cilandak Town Square (Citos), Jakarta, Jumat (24/9/2011) lalu.

Empat orang pemenang Outstanding Innovator BIA Award 2011 berdasarkan pilihan dewan juri adalah Gundu Stadium oleh Adityo, Piikey oleh Tri Andrianto Ibrahim, Stanporti oleh Tiko Prabhata, dan StaPack oleh Irvan Hermawan. Sedangkan pemenang favorit (favourite innovator) berdasarkan hasil voting adalah Lukni Burhanuddin Ahmad dengan inovasinya membuat My Turn.

Irvan Hermawan, perancang StaPack merupakan pemenang BIA 2008 yang rajin mengikuti event ini setiap tahun dan kembali memenangkan BIA tahun 2011. Lulusaan cum laude dari Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung ini menciptakan sebuah box makanan yang bisa digunakan oleh para pengusaha makanan. Ia terinspirasi dari rantang yang mampu membawa banyak kotak makanan dalam satu kali angkat. Konsep ini kemudian ia terapkan dengan mengolah limbah kertas duplek.

“Kalau untuk makanan basah dan berminyak, saya anjurkan menggunakan bahan ivory box, namun konsepnya sama,” jelas karyawan Bukit Muria Jaya bagian offset dan printing packaging ini. Irvan mengaku biaya produksi Stapack kira-kira hanya Rp 1000 per box. “Kalau nantinya diproduksi massal, tentu harganya bisa lebih murah,” tambahnya.

Yoris Sebastian, salah satu dewan juri saat ditemui Kompas.com juga memuji produk ini dan mengungkapkan bahwa StaPack bisa dikembangkan dan dipasarkan ke pengusaha-pengusaha makanan. “Terutama pengusaha lokal, masa ga mau dukung? Ini konsepnya sangat berguna karena mengurangi penggunaan plastik dan Styrofoam,” jelasnya.

Pemenang lainnya adalah Adityo yang membuat Gundu Stadium bersama rekannya Christian Yulianto. Mahasiswa Teknologi Hasil Hutan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini membuat arena permainan berdimensi 2 x 2 meter yang menggunakan sistem modular dengan ukuran masing-masing 40 x 40 cm. Arena permainan ini berbahan dasar bambu yang dibuat menjadi papan dengan sistem portable yang memudahkan untuk memainkan dan menyimpannya.

“Saya terinspirasi karena melihat anak-anak bermain di gang-gang sempit, menghalangi jalan, jadi saya pikir bagaimana kalau membuat arena bermain yang bisa membuat mereka bermain di rumah,” jelas Adityo. Gundu Stadium ini dibuat untuk mengakomodir perbedaan-perbedaan aturan bermain gundu pada setiap daerah. Ia berharap Gundu Stadium bisa menjadi standar permainan nasional yang dimainkan di daerah-daerah. Bahkan, jika sudah diproduksi masal, Gundu Stadium berpotensi Go Internasional.

Karya lainnya adalah Piikey yang dibuat oleh Tri Andrianto Ibrahim (kategori transportasi). Piikey merupakan alat pengaman helm yang memungkinkan helm terkunci di motor dengan posisi berdiri, sehingga tidak lagi menampung air hujan. Mahasiswa semester 3 dari jurusan Sistem Informasi Industri di Sekolah Tinggi Manajemen Industri, Kementrian Perindustrian RI ini terinspirasi karena pengalamannya sendiri.

“Helm saya suka basah karena menampung air hujan. Selama ini kan kalau kita naruh helm di motor, pasti posisinya terbalik, jadi kalau hujan, basah,” kenanngnya. Untuk bahan dasar Piikey, Tri menggunakan logam plat dengan tebal 2 mili. Ia mengaku membutuhkan waktu 3 bulan untuk mengembangkan ide menjadi desain gambar. Ia melakukan berbagai riset sebelum akhirnya bisa menciptakan Piikey.

Pemenang BIA 2011 lainnya adalah Tiko Prabhata yang membuat Stanporti (kategori transportasi). Stanporti merupakan Bikestand Portable yang mudah dilepas dan dipasang kembali. Stanporti berfungsi sebagai standar samping untuk sepeda agar sepeda tidak terjatuh. “Saya sering lihat sepeda yang tidak ada standar sampingnya sehingga disenderkan di dinding. Resiko nya sepeda mudah terjatuh dan tergores,” ujar Tiko. Mahasiswa semester 6 sebuah Perguruan Tinggi di Surabaya ini mengaku desain produknya masih butuh banyak pengembangan terutama pada detail-detail kecil agar Stanporti bisa diproduksi masal.

Sedangkan pemenang favorit BIA 2011 adalah Lukni Burhanuddin Ahmad dengan produk yang diberi nama My Turn. Konsep My Turn merupakan cara baru untuk memainkan ular tangga, monopoli, ludo dan sejenisnya yang merupakan permainan yang menggunakan dadu. Dadu yang biasa dijumpai dalam bentuk kubus dengan berbagai titik dari 1 sampai 6 di tiap sisi dadu, kini berubah menjadi board game yang didalamnya terdapat bola. Bola tersebut nantinya akan menempati salah satu dari enam lubang. Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Desain Produk ini mencetak bahan polypolilena menjadi sebuah gurita besar pengganti dadu tersebut. Ia mengaku masih butuh riset lebih banyak untuk menentukan ukuran, bahan, dan teknik permainan, jika konsep produknya akan diproduksi masal.

Sumber: Kompas

Terbaru

  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme