Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PBNU: Perhatikan Juga Petani Tembakau

Posted on October 14, 2011

Jakarta, NU Online
Nasib petani tembakau di Indonesia semakin terpinggirkan, seiring segera disahkannya      Rancangan Peranturan Pemerintah (RPP) tentang Penetapan Pengamanan Pengendalian Dampak Penggunaan Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang sejak awal memang serius melakukan pembelaan, terus meningkatkan perannya, salah satunya melalui buku ‘Hitam Putih Tembakau’ yang berisikan desakan agar Pemerintah tak memandang petani dengan sebelah mata.

Buku berjudul Hitam Putih Tembakau yang merupakan buah karya tim dari Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) PBNU dan riset Universitas Indonesia (UI), secara resmi diluncurkan di SSMC Gedung C, kampus UI, Depok, Jawa Barat, Kamis, 13 Oktober 2011.  Selain dihadiri  oleh tim penulis dan editor, dilakukan juga bedah buku oleh tiga orang pakar di bidang terkait, masing-masing guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Universtitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Maksoem Mahfoedz, staf pengajar Fakultas Pertanian IPB Dr. Gunawan Wiradi, serta staf pengajar Fakultas Sosiologi UI, Dr. Haenan Samuel. 
“Melalui buku ini kami ingin Pemerintah melihat, kebijakan pertembakaun ke depan harus melihat secara nyata nasib petani.    Ini penting karena kebijakan yang saat ini ada sangat tidak menguntungkan petani, paadahal peranan mereka dalam menyumbang pemasukan negara tidaklah kecil,” ungkap editor buku Hitam Putih Tembakau Andi Rahman Alamsyah, mengawali proses bedah buku.

Andi menambahkan, tembakau memiliki segudang aspek yang mengiringi perjalanan  Bangsa Indonesia, meliputi sosial, politik, budaya dan ekonomi. Pengesahan RPP Tembakau dengan isinya yang menyudutkan kalangan petani, dianggap akan mematikan nasib jutaan orang yang menggantungkan hidupnya dari komoditi tersebut.

“Selama ini sikap Pemerintah masih menggantung, tembakau ini dilanjutkan atau tidak. Jika memang dihilangkan pemerintah akan kehilangan lima puluh lima trilun sebagai pemasukan yang disumbangkan per tahunnya, begitu juga Pemerintah harus memikirkan nasib tiga pluh tiga juta jiwa yang menggantungkan hidupnya dari tembaakau dan hasil olahannya,” sambung Andi yang juga tercatat sebagai Ketua Bidang Riset LTN PBNU.

Sementara Dr. Gunawan Wiradi dalam paparannya lebih menyoroti peranan Pemerintah yang memang sangat kecil terhadap kalangan petani. Sistem perekonomian pertanian di Indonesia lebih mementingkan nasib pengusaha, yang notabene menggantungkan usahanya kepada petani sebagai pelaku di tingkatan paling bawah.

“Dalam Kabinet Indonesia Bersatu, baik kesatu atau yang kedua, Menteri Pertaniannya sama-sama dari IPB. Tapi kedua-duanya tidak tahu kalau tanggal 24 September itu Hati Tani se dunia. Ini kan memprihatinkan, sekaligus menggambarkan bagaimana Pemerintah memperhatikan petani,” tegas Dr. Gunawan disambut tepuk tangan meriah lebih dari 100 orang peserta.

Terkait buku Hitam Putih Tembakau, Dr. Gunawan menganggapnya sangat representatif. Penilaian ini disampaikan berdasarkan lokasi penelitian yang sudah mewakili daerah penghasil tembakau di Indonesia, sementara penyajiannya juga menarik, dengan mengedepankan metode penelitian ilmiah populer. “Buku yang sangat menarik dibaca, dan saya merekomendasikan ini,” tandasnya.

Sementara Ketua LTN PBNU Sulthan Fathoni mengatakan, buku ini diterbitkan sebagai penanda tradisi riset di kalangan Nahdliyin masih tetap terjaga. Sebelum menghasilkan buku yang mengupas nasib petani tembakau di Indonesia, riset tentang persepsi masyarakat terhadap Nahdlatul Ulama telah selesai dilakukan.

Terbaru

  • Cara Download Aplikasi BUSSID Versi 3.7.1 Masih Dicari dan Link Download Aman Mediafire
  • Inilah Cara Lengkap Mengajukan SKMT dan SKBK di EMIS GTK 2026, Biar Tunjangan Cair Tanpa Drama!
  • Inilah Kenapa Bukti Setor Zakat Kalian Harus Ada NPWP-nya, Jangan Sampai Klaim Pajak Ditolak!
  • Inilah Cara Jadi Clipper Video Sukses Tanpa Perlu Tampil di Depan Kamera
  • Inilah Cara Upload NPWP dan Rekening di EMIS GTK Madrasah Terbaru, Jangan Sampai Tunjangan Terhambat!
  • Inilah Fakta di Balik Video Ukhti Sholat Mukena Pink Viral yang Bikin Geger Media Sosial
  • Belum Tahu? Inilah Langkah Pengisian Survei Digitalisasi Pembelajaran 2026 Biar Nggak Salah
  • Ini Kronologi Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ladang Sawit Tiktok
  • Inilah Caranya Update Chromebook Sekolah Agar Siap Digunakan untuk TKA SD dan SMP
  • Inilah Caranya Menghindari Mafia Kontraktor Renovasi Nakal Supaya Budget Nggak Boncos
  • Inilah Trik Rahasia Tembus 4000 Jam Tayang YouTube Tahun 2026 Cuma Dalam 2 Hari
  • Inilah Rahasia Tomoro Coffee Bisa Singkirkan Semua Pesaing dan Ekspansi Massif Banget!
  • Inilah Kenapa AI Sering Jadi Kambing Hitam Saat PHK Massal, Padahal Masalahnya Bukan Itu!
  • Inilah Cara Baru Cepat Monetisasi YouTube Tanpa Trik Musik, Cuma 2 Bulan Langsung Cuan!
  • Inilah Kapan Pengumuman SNBP 2026 Jam Berapa Lengkap dengan Cara Cek Hasil Kelulusannya
  • Belum Tahu? Inilah Cara Zakat Perusahaan Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Penghasilan Bruto!
  • Inilah Cara Menggabungkan Grid Foto Online dan Hapus Background Foto
  • Kenapa Youtuber Mulai Harus Hati-hati Pakai AI: Bisa Digugat dan Kehilangan Hak Cipta!
  • Inilah Alasan Kenapa Sumbangan ke Tempat Ibadah Biasa Nggak Bisa Langsung Jadi Pemotong Pajak!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Pasang Iklan Meta Ads untuk Sales WiFi Supaya Banjir Closingan!
  • Inilah Alur Pengerjaan EMIS GTK 2026 yang Benar dari Awal Sampai Akhir
  • Inilah 27 Sekolah Kedinasan untuk Lulusan SMK 2026, Bisa Kuliah Gratis dan Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Cara Kuliah S2 di Inggris dengan GREAT Scholarship 2026: Syarat Lengkap, Daftar Kampus, dan Tips Jitu Biar Lolos!
  • Belum Tahu? Inilah Alasan Non-Muslim Juga Bisa Ngurangin Pajak Pake Sumbangan Keagamaan Wajib!
  • Inilah Kenapa Zakat ke Pondok Pesantren Mungkin Nggak Bisa Jadi Pengurang Pajak, Yuk Cek Syaratnya!
  • Inilah Caranya Daftar SMA Unggul Garuda Baru 2026 yang Diperpanjang, Cek Syarat dan Link Resminya!
  • Cara Cek Pencairan KJP Plus Tahap 1 Januari 2026 Beserta Daftar Nominal Lengkapnya
  • Lengkap! Inilah Kronologi Meninggalnya Vidi Aldiano Berjuang Melawan Kanker
  • Inilah Cara Tarik Data PKH di EMIS 4.0 Agar Bantuan Siswa Tetap Cair!
  • Inilah Trik Jitu SEO Shopee untuk Pemula: Jualan Laris Manis Tanpa Perlu Bakar Duit Iklan!
  • Build Your Own Mini Data Center: A Guide to Creating a Kubernetes Homelab
  • How Enterprise Stop Breaches with Automated Attack Surface Management
  • The Roadmap to Becoming a Professional Python Developer in the AI Era
  • Why Your High Linux Uptime is Actually a Security Risk: A Lesson for Future Sysadmins
  • Portainer at ProveIt Con 2026
  • AI SEO Tutorial With OpenClaw, Make Your Website Traffic from 0 to 780 Clicks Daily
  • How to Use SoulX FlashHead To Create The Best Talking Avatar for Free on Google Colab!
  • New Claude AI Memory: How to Seamlessly Sync ChatGPT to Anthropic in Minutes
  • Securing LLM with Agentverse (Secure and Scalable Inference)
  • ModernBERT: Why the Encoder-Only Model is Making a Massive Comeback in AI History
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme