Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengamalkan Hadits Dhaif dengan Segala Kontroversinya

Posted on May 26, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Ragil Muhammad Husein

Dalam hal hukum, Islam memiliki beberapa pijakan yang menjadi dasar syari’at, antara lain al-Qur’an, hadits, ijma’ dan, qiyas. Keempat sumber hukum Islam tersebut masih terus berkembang seiring dengan berkembangnya zaman yang kemungkinan menimbulkan masalah-masalah baru. Islam agama yang sangat kompleks, tentu wajar banyak perdebatan di dalamnya, seperti contoh, adanya perbedaan pendapat di lingkup para ulama dalam memandang pengamalan hadits dhaif atau hadits lemah.

Hadits merupakan landasan atau sumber hukum dari umat Islam yang bersumber dari perkataan ataupun perilaku Nabi Muhammad SAW. Kemudian, hadits diklasifikasikan menjadi tiga bagian antara lain, hadits shahih, hadits hasan dan, hadits dhaif.

Pengklasifikasian tersebut didasarkan dari tingkat keaslian dari hadis tersebut. Jadi, di tingkat paling atas sendiri ada hadits shahih yang paling terjaga keasliannya lalu dilanjut dengan hadits hasan dan terakhir yang juga berarti di tingkat paling bawah atau bisa juga dikatakan dengan hadits yang lemah dalam hal keasliannya adalah hadits dhaif.

Dalam hal ini, terjaga keasliannya dimaksudkan dengan bersambungnya sanadnya, diriwayatkan oleh perawi yang adil, dhabith atau perawi tersebut adalah orang yang kuat hafalannya (dhabthus sadr) serta memiliki ketelitian catatan (dhabtul kitabah) yang baik sehingga hadits yang dibawa tidak mengalami perubahan.

Kriteria hadits yang terjaga keasliannya yang dimaksudkan selanjutnya yaitu terhindar dari syadz yang berarti isi hadits yang diriwayatkan tidak berlawanan dengan hadits yang diriwayatkan oleh orang atau perawi yang lebih utama serta terhindar dari illat atau kecacatan yang disebabkan adanya hal-hal yang tidak baik atau yang kelihatan samar-samar.  

Lalu, apakah pengaruh dari keshahihan atau kelemahan dari suatu hadits tersebut? Jadi, keshahihan atau kelemahan dari hadits ini sangat mempengaruhi isi dari hadits itu sendiri. Hadits yang memiliki keshahihan isinya dapat dipercaya dengan mudah. Sebaliknya jika hadits yang lemah atau dhaif, masih perlu dicari lagi kebenarannya sehingga bisa dipercaya.
Baca juga:  Tradisi Maulid Nabi di Bima: Upacara Hanta Ua Pua dan Penghormatan Terhadap Ulama
Adanya hadits di dalam dunia Islam ini secara umum memang difungsikan sebagai sandaran hukum umat Islam,  tetapi, di samping pemfungsian hadits sebagai sandaran hukum tersebut, hadits juga memuat beberapa amalan-amalan tertentu yang memiliki fadhilah yang besar. Namun, masyarakat luas masih belum mengetahui mana yang benar-benar hadits yang shahih dan mana yang hadits hasan ataupun hadits dhaif. Jadi, masyarakat masih ragu-ragu untuk melakukan amalan-amalan yang memang bersumber dari hadits. Keraguan yang timbul di dalam masyarakat tersebut disebabkan ketakutan masyarakat akan kemungkinan dosa yang didapat jikalau ternyata mereka mengerjakan amalan yang ternyata tidak shahih adanya.

Benarkah mengamalkan hadits-hadits yang lemah atau dhaif mendatangkan dosa dan bagaiamana para ulama melihat kontroversi yang berkembang di kalangan masyarakat tentang hal tersebut?

Memang terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama dalam menanggapi pengamalan hadits-hadits dhaif ini. Ada yang membolehkan dan adapula yang menganjurkan untuk meninggalkannya karena suatu alasan serta syarat-syarat atau batasan tertentu tentunya.

Namun demikian, banyaknya perbedaan tersebut tidak mengubah keputusan sebagian besar ulama ahli hadits yang sudah sejak dahulu membolehkan meriwayatkan dan mengamalkan hadits dhaif karena mereka menilai  hadits dhaif itu lemah, bukan palsu dan tidak jarang suatu hadits yang awalnya dinilai lemah bisa kemudian naik pangkat menjadi hasan atau bahkan shahih setelah diteliti lebih lanjut.
Baca juga:  Puisi Para Kiai, dari Kiai Wahab, Kiai Wahid hingga Kiai Djazuli Utsman
Imam Nawawi yang merupakan tokoh ulama syafi’i pernah berkata,

وَيَجُوزُ عِنْدَ أَهْلِ الْحَدِيثِ وَغَيْرِهِمُ التَّسَاهُلُ فِي الْأَسَانِيدِ وَرِوَايَةُ مَا سِوَى الْمَوْضُوعِ مِنَ الضَّعِيفِ، وَالْعَمَلُ بِهِ مِنْ غَيْرِ بَيَانِ ضَعْفِهِ فِي غَيْرِ صِفَاتِ اللَّهِ تَعَالَى وَالْأَحْكَامِ كَالْحَلَالِ وَالْحَرَامِ، وَمِمَّا لَا تَعَلُّقَ لَهُ بِالْعَقَائِدِ وَالْأَحْكَامِ.

“Menurut para pakar hadits dan selain mereka, boleh menganggap mudah dalam sanad-sanad hadits dhaif, meriwayatkan hadits dhaif selain hadits maudhu’ (palsu), dan mengamalkannya tanpa menjelaskan kelemahannya dalam selain sifat-sifat Allah Ta’ala, hukum-hukum seperti halal dan haram, dan sesuatu yang tidak berkaitan dengan aqidah dan hukum.”

Kesimpulan dari perkataan Imam Nawawi tentang hadits dhaif tersebut adalah kebolehan mengamalkan isi-isi dari hadits dhaif dengan syarat pengamalan tersebut tidak dalam lingkup hal-hal yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah, aqidah, dan hukum-hukum halal atau haram.

Sementara itu, al-Imam Jalaluddin al-Suyuthi mengatakan bahwa hadits-hadits dhaif boleh untuk diamalkan asalkan masih dalam wilayah cakupan yang berkaitan dengan fadha’il al-a’mal, kisah-kisah para nabi dan orang-orang terdahulu, mau’izhah hasanah atau targhib dan tarhib serta yang sejenisnya.  Imam Nawawi dan al-Imam Jalaluddin al-Suyuthi adalah dua dari banyaknya para ulama yang membolehkan pengamalan hadits dhaif dengan batasan-batasan yang mereka buat.

Di sisi lain, ada Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani yang merupakan tokoh ulama wahabi dari Yordania, menentang keras pengalaman hadits dhaif. al-Albani beranggapan bahwa  mengamalkan hadits dhaif dalam hal fadha’il al-a’mal adalah bid’ah dan dilarang melakukannya. Bahkan, al-Albani dalam bukunya yang berjudul Silsilat al-Ahadits al-Dha’ifah wa al-Maudhu’ah wa Astaruha al-Sayyi’ lil-Ummah (serial hadits-hadits dha’if dan maudhu’ serta dampat negatifnya bagi umat) sampai memposisikan hadits dhaif sejajar dengan hadits maudhu’.  Namun, hal tersebut dianggap menghujat seluruh ahli hadits sejak generasi salaf yang menganjurkan mengamalkan hadits dhaif.
Baca juga:  Jika Musik Haram, Kata al-Ghazali, Maka Suara Burung Haram Pula
Jadi, perbedaan pandangan tentang hadits dhaif ini memang nyata adanya tetapi, kembali lagi sudah sejak lama sebagian para ulama ahli hadits membolehkan pengamalan hadits-hadits dhaif dengan ketentuan-ketentuan yang sudah dijelaskan, bahkan perbandingan jumlah banyaknya ulama yang membolehkan dengan ulama yang melarang pengamalan hadits dhaif ini berbeda jauh dengan masih banyak ulama yang membolehkan.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Sinkhole Sering Muncul di Indonesia dan Cara Mengenali Tanda-Tandanya Supaya Kalian Tetap Aman
  • Inilah Program PJJ 2026 untuk Anak Tidak Sekolah, Cara Mudah Masuk SMA Tanpa Harus ke Kelas Tiap Hari!
  • Inilah Program SPMB 2026 PJJ Khusus Anak Tidak Sekolah, Solusi Buat yang Pengen Balik Belajar!
  • Inilah Cara Kuliah di Al-Azhar Mesir Lewat Jalur Kemenag 2026, Lengkap dengan Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Jadwal Lengkap Jalur Mandiri Unud 2026, Persiapkan Diri Kalian Sebelum Menyesal!
  • Inilah 8 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026 yang Bisa Jadi Pilihan Kuliah Kamu
  • Inilah Jadwal Terbaru SSU ITB 2026 yang Diperpanjang, Lengkap dengan Syarat dan Rincian Biayanya!
  • Inilah 10 Jurusan Kuliah Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026, Cek Daftarnya Biar Nggak Salah Pilih!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026, Kesempatan Emas Buat PNS Kemendiktisaintek Tingkatkan Karier!
  • Inilah Ketentuan Lengkap TKA Susulan 2026 SD dan SMP, Cek Syarat dan Jadwal Resminya Di Sini!
  • Inilah Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah: Panduan Lengkap dan Link Download PDF Terbaru 2026
  • Inilah Kronologi Mencekam Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur yang Bikin Jalur Kereta Lumpuh Total
  • Inilah Alasan Kenapa Hari Libur dan Tanggal Penting Selalu Ditulis Pakai Warna Merah di Kalender
  • Inilah Cara Daftar Jalur Prestasi Politeknik PU Semarang 2026, Kesempatan Kuliah di Kampus Kementerian PU!
  • Inilah Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat HP, Lengkap dengan Jadwal Cair dan Besaran Dananya!
  • Inilah Alasan Kemdiktisaintek Bakal Tutup Banyak Jurusan Kuliah yang Nggak Relevan dengan Industri
  • Inilah Status Libur Hari Pendidikan Nasional 2026 dan Sejarah Penting di Baliknya
  • Inilah Daftar Libur Mei 2026 yang Bikin Full Senyum, Siapkan Rencana Liburan Kalian Sekarang!
  • Inilah Daftar Universitas Terbaik di Jepang Versi THE Asia University Rankings 2026, Kampus Mana yang Jadi Incaran Kalian?
  • Inilah Alasan Kenapa Kemdiktisaintek Bakal Tutup Sejumlah Prodi dan Fokus ke 8 Industri Strategis
  • Inilah Sosok Richard Aldrich McCurdy, Penguasa Asuransi yang Terjerat Skandal di Masa Gilded Age
  • Inilah Alasan Suhu Bumi Naik Drastis dan Cara Kita Menghadapi Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Apa itu Pasukan Perdamaian PBB?
  • Inilah 25 Universitas Paling Internasional di Dunia 2026, Ternyata Kampus di Asia Mulai Merajai!
  • Inilah 10 PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026 yang Bisa Jadi Referensi Kalian
  • Inilah Cara Daftar Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir 2026 Lewat Jalur Resmi Kemenag
  • Inilah Daftar 20 PTN Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2026, Kampus Impian Kalian Ada Nggak?
  • Inilah Profil Donny Sucahya, Sosok Pengusaha Muda yang Viral Karena Bisnis dan Pernikahannya
  • Inilah Alasan Kenapa Belalang Daun Bisa Berubah Warna dari Pink ke Hijau, Ternyata Mirip Daun!
  • Inilah Kenapa eBay Error dan Mengenal The Hacktivist Group 313 yang Mengklaim Bertanggung Jawab Atas Gangguan Global Tersebut
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to create high-quality cinematic AI videos and realistic avatars using HeyGen and the Seedance 2.0 model
  • How to build an AI chatbot for your business in just minutes without writing a single line of code
  • How to Master Answer Engine Optimization with HubSpot AEO Tool
  • How to Use GPT-5.5 and Claude Opus 4.7 Together to Maximize Your Workflow Productivity and Code Quality
  • Claude Tutorial: How to Build Your First SaaS Business Using AI Without Coding
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme