Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kemendikbud Ristek Berencana Mempercepat Lulusan D4 dan S1 Kependidikan menjadi ASN

Posted on May 2, 2024

Program percepatan lulusan D4 dan S1 Kependidikan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang direncanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) merupakan langkah yang menjanjikan bagi para lulusan. Kabar gembira ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Nunuk Suryani.

Menurut Nunuk, program ini sedang dirancang untuk memungkinkan lulusan S1/D4 kependidikan langsung mendaftar sebagai ASN. Mereka yang terpilih akan dapat menempuh pendidikan PPG setelah mendapatkan penempatan. Kabar ini disampaikan melalui laman resmi Kemendikbud, memberikan harapan baru bagi mereka yang tertarik untuk bergabung dengan ASN.

Transformasi PPG: Informasi Penting Bagi Guru

Sementara program percepatan lulusan masih dalam perancangan, Kemendikbud terus memperhatikan transformasi program prioritas Pendidikan Profesi Guru (PPG). Program ini menjadi penting bagi guru di satuan pendidikan yang belum tersertifikasi atau lulusan S1/D4 yang bercita-cita menjadi guru.

Nunuk menekankan bahwa informasi mengenai transformasi PPG sangat penting bagi para guru. Bagi guru yang masih menunggu panggilan untuk Sertifikasi Pendidik (Serdik) atau lulusan S1/D4 yang bercita-cita menjadi guru, informasi ini menjadi kesempatan emas untuk memahami lebih dalam tentang transformasi tersebut.

Menurut Nunuk, saat ini para guru dalam jabatan yang telah lulus seleksi administrasi dan akademik pada tahun sebelumnya akan menjadi kandidat yang akan diundang untuk mengikuti PPG pada tahun 2024. Ia juga menjelaskan bahwa tidak ada lagi kategori B atau A seperti pada tahun sebelumnya, yang digunakan untuk membedakan guru yang telah mengikuti seleksi administrasi dan yang belum.

Redistribusi Guru dan Linearitas Bidang Studi

Selain fokus pada transformasi PPG, Kemendikbud juga memperhatikan redistribusi guru. Langkah ini diambil untuk membantu guru yang belum mencapai jumlah jam mengajar yang ditentukan. Setelah mendapatkan sertifikat PPG, guru tersebut akan memperoleh tunjangan sertifikasi guru.

Nunuk juga menjelaskan tentang linearitas bidang studi guru kelas SD, yang spesifik hanya dapat dipilih oleh lulusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) atau Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Hal ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan guru SD dalam bidang studi tertentu, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, PPKN, dan PG PAUD.

Penempatan Lokasi Mengajar untuk Peserta PPG 2024

Pelaksana tugas (Plt.) Direktur PPG, Adhika Ganendra, menjelaskan bahwa penempatan lokasi mengajar bagi peserta PPG tahun 2024 akan disesuaikan dengan preferensi pilihan lokasi yang telah dipilih peserta saat mendaftar. Ini berarti bahwa peserta yang berasal dari daerah tertentu dapat memilih lokasi mengajar sesuai preferensi mereka.

Adhika menambahkan bahwa kuota PPG Prajabatan tahun 2024 telah dipertimbangkan dengan jumlah kekosongan guru tahun 2025 dan izin bidang studi PPG yang tersedia di setiap provinsi. Diharapkan, adanya persaingan antar calon peserta di masing-masing provinsi akan meningkatkan kualitas guru di daerah tersebut.

Pendaftaran PPG Tahun 2024

Pendaftaran untuk PPG tahun 2024 masih dibuka hingga 15 Mei 2024. Calon peserta dapat mendaftar melalui laman ppg.kemdikbud.go.id dengan mengklik “Daftar PPG Prajabatan” di pojok kanan atas. Informasi lengkap tentang persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman tersebut.

Dengan berbagai program dan transformasi yang dilakukan oleh Kemendikbud Ristek, diharapkan dapat tercipta lingkungan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas, serta menciptakan peluang yang lebih luas bagi para lulusan untuk mengembangkan karier mereka dalam dunia pendidikan.

Terbaru

  • Kenapa Amerika Melarang Produk Robot Vacuum Cleaner & Produk Robot Lain?
  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Info Tiket Persebaya vs Arema di Semifinal Piala Presiden 2026, kapan dijual dan lewat mana?
  • Hati-hati pemain Free Fire, lagi rame soal FF Kipas 2026 buat main mode Misteri Bawah Laut, beneran aman atau malah akun kena ban?
  • Banyak yang nyari daftar mutasi Polri ST/1336, jane sing paling anyar sing endi?
  • Lagi rame link ujian Dhot Design di medsos, ini bocoran jawaban buat yang mau coba kuisnya
  • Siapa Curie Maharani Savitri? Akademisi yang Namanya Rame di Kabinet Bayangan Bidang Pertahanan

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme