Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

DPR Sorot Tajam Kebijakan Izin Usaha Tambang bagi Ormas

Posted on June 13, 2024

Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mendapat sorotan tajam dari Komisi VII DPR RI terkait kebijakan pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) kepada organisasi masyarakat (ormas) keagamaan. Isu ini mengundang banyak perdebatan, tidak hanya di kalangan legislatif, tetapi juga di masyarakat luas.

Kritik dan Dukungan dari Anggota DPR

Salah satu anggota Komisi VII DPR, Dedi Sitorus, menyatakan bahwa pihaknya sebenarnya tidak menentang kebijakan tersebut. Namun, menurutnya, alasan pemberian WIUPK kepada ormas keagamaan yang disampaikan oleh Menteri Bahlil didasarkan pada hasil perjuangan ormas tersebut.

“Banyak pihak lain yang berjuang berdarah-darah untuk Republik kita. Legion Veteran Republik Indonesia yang tidak dapat bulanan, mereka menderita,” kata Dedi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR pada Selasa, 11 Juni 2024. Pernyataan ini menyiratkan dukungan kepada veteran yang telah berjasa besar namun sering kali terabaikan dalam berbagai kebijakan.

Masyarakat Adat dan Ketidakadilan Distribusi Izin Tambang

Dedi juga menyoroti nasib masyarakat adat yang tinggal di sekitar wilayah pertambangan. Menurutnya, masyarakat adat di Kalimantan Utara telah lama menetap di wilayah tersebut namun hanya bisa menyaksikan ratusan kapal yang mengangkut batu bara untuk diekspor tanpa mendapatkan manfaat apa pun.

“Bahkan, tanah mereka diambil untuk keperluan plasma, yang hingga kini masih menjadi sumber konflik. Di mana letak keadilan substansial dalam distribusi keadilan ini?” tanya Dedi. Ia menekankan pentingnya memberikan izin tambang juga kepada organisasi yang mewakili hak masyarakat adat setempat.

“Contoh di Kalimantan. Hampir semua desa ada lembaga adat. Di mana sampai saat ini mereka hanya dapat rempah-rempah kekayaan alam kita ini,” sambung Dedi.

Kebijakan yang Berhati-Hati dari Kementerian Investasi

Menanggapi kritik dan pertanyaan tersebut, Bahlil menjelaskan bahwa proses penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) akan dilakukan dengan sangat hati-hati. Meskipun ada kebijakan dari pemerintah yang memungkinkan ormas untuk mengelola usaha pertambangan, verifikasi dan persyaratan ketat tetap diberlakukan.

“Pemerintah nanti yang menentukan nanti misalnya, ada yang ngajuin. Kita verifikasi memenuhi syarat, kita kasih dan persyaratannya akan ketat, tidak gampang, harus dia punya badan usaha,” kata Bahlil usai Rapat Kerja.

Selain memiliki badan usaha, badan usaha dari ormas tersebut harus memiliki saham yang dimiliki oleh koperasi untuk mencegah penyalahgunaan. IUP nantinya tidak dapat dipindahtangankan dan harus dikelola secara profesional agar dapat memberikan pendapatan kepada badan usaha milik ormas, yang kemudian dapat digunakan untuk mendukung program-program sosialnya.

Kualitas Kader dan Profesionalisme Ormas

Bahlil menambahkan bahwa ormas saat ini memiliki kader-kader yang berkualitas, banyak di antaranya pengusaha besar dan memiliki sumber daya finansial. Asalkan mereka mengikuti aturan, menjaga lingkungan, dan membayar pajak, maka tidak ada alasan untuk tidak memberikan izin kepada mereka.

“Kebijakan ini berlaku untuk semua ormas keagamaan,” tegas Bahlil. Ia juga menekankan pentingnya memberikan sosialisasi lebih lanjut terkait kebijakan ini untuk menghindari kesalahpahaman dan memastikan semua pihak memahami dengan jelas.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Kebijakan pemberian WIUPK kepada ormas keagamaan menimbulkan berbagai harapan dan tantangan. Di satu sisi, kebijakan ini dapat membuka peluang bagi ormas untuk mengembangkan usaha yang dapat mendukung program-program sosial mereka. Di sisi lain, perlu ada pengawasan ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan izin dan agar manfaat dari tambang tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, termasuk masyarakat adat.

Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan ini tidak hanya menguntungkan segelintir pihak tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas. Sosialisasi yang baik dan pengawasan ketat menjadi kunci dalam pelaksanaan kebijakan ini.

Kesimpulan

Kebijakan pemberian WIUPK kepada ormas keagamaan yang dicanangkan oleh Menteri Bahlil Lahadalia memang menimbulkan pro dan kontra. Namun, dengan verifikasi yang ketat dan persyaratan yang jelas, kebijakan ini memiliki potensi untuk memberikan manfaat bagi banyak pihak, termasuk masyarakat adat yang selama ini terpinggirkan.

Ke depannya, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa kekayaan alam Indonesia dikelola dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh rakyat Indonesia. Mari kita dukung upaya pemerintah dalam menciptakan kebijakan yang adil dan merata untuk semua pihak.

Terbaru

  • Kenapa Amerika Melarang Produk Robot Vacuum Cleaner & Produk Robot Lain?
  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Kok mal di Jogja dipagerin tinggi-tinggi? Warga mulai tanya-tanya soal keamanan Pakuwon Mall
  • Banyak yang nyari info Alexander Tedja, pendiri Pakuwon Group, sebenarnya masih hidup atau sudah tidak? Ini profil dan keluarganya
  • Spider-Man: Brand New Day bakal beda banget, Peter Parker dapet kekuatan baru tapi malah jadi makin agresif?
  • Lagi rame bahas 1 Agustus itu hari apa? Ternyata bukan hari libur tapi ada Girlfriend Day dan info penting lainnya
  • Bulan warna merah di langit DIY bikin warga duga ada gerhana, padahal bukan? Ini penjelasan benarnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme