Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Menemukan AppID/GUID Aplikasi di Windows 11

Posted on October 29, 2024

Setiap aplikasi yang terinstal di Windows memiliki identitas unik yang disebut Application User Model ID (AUMID), juga dikenal sebagai AppID atau AppUserModelID. ID ini penting karena memungkinkan Windows untuk mengidentifikasi, membedakan, dan menjalankan aplikasi dengan tepat.

Anda mungkin bertanya-tanya, “Kenapa saya harus tahu AppID aplikasi?” Nah, AppID memiliki peran penting dalam berbagai hal, seperti:

  • Memulai aplikasi: Windows menggunakan AppID untuk mengetahui aplikasi mana yang harus dijalankan ketika Anda mengklik ikonnya.
  • Telemetri: AppID membantu Windows mengumpulkan data penggunaan aplikasi untuk meningkatkan fungsionalitasnya.
  • Beralih antar aplikasi: Saat Anda beralih antar aplikasi, Windows menggunakan AppID untuk melacak aplikasi mana yang aktif.
  • Konfigurasi akses khusus: AppID berguna untuk membuat perangkat khusus atau kiosk, di mana hanya aplikasi tertentu yang diizinkan untuk diakses.

Untungnya, Anda tidak memerlukan perangkat lunak pihak ketiga untuk menemukan AppID. Windows sendiri menyediakan beberapa cara mudah untuk mengungkap rahasia ini! Mari kita bahas beberapa metode yang bisa Anda gunakan:

1. Petualangan di File Explorer

File Explorer adalah alat yang sangat serbaguna untuk mencari AppID aplikasi. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Tekan tombol Windows + R untuk membuka kotak dialog Run.
  2. Ketik shell:Appsfolder dan tekan Enter. Ini akan membuka folder Aplikasi di File Explorer.
  3. Klik menu Sort > Group by > AppUserModelID.
  4. Anda akan melihat daftar aplikasi yang terkelompokkan berdasarkan AppID.
  5. Tuliskan AppID aplikasi yang ingin Anda cari.

Anda juga dapat menemukan AppID dengan cara lain:

  1. Buka folder Aplikasi di File Explorer.
  2. Klik kanan pada area kosong > Group by > More…
  3. Pilih AppUserModelID dan tekan OK.
  4. Klik kanan pada area kosong lagi dan pilih Group by > AppUserModelID.

Sekarang, aplikasi akan dikelompokkan berdasarkan AppID. Setelah Anda selesai, Anda bisa mengubah mode pengelompokan kembali ke None.

2. Sihir Windows PowerShell

Windows PowerShell merupakan alat yang kuat untuk mengelola sistem Windows. Anda dapat menggunakan PowerShell untuk menemukan AppID aplikasi yang tersedia di menu Start. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka Windows Terminal dan luncurkan profil PowerShell di tab baru. Atau, Anda dapat langsung membuka Windows PowerShell menggunakan kotak pencarian atau metode lain yang Anda sukai.
  2. Jalankan perintah berikut: Get-StartApps | Format-Table content_copy Use code with caution.PowershellPerintah ini akan menampilkan daftar aplikasi yang tersedia di menu Start beserta AppID-nya dalam bentuk tabel.

Anda juga dapat menggunakan skrip berikut untuk mendapatkan AppID semua aplikasi yang terinstal:

      $installedapps = Get-AppxPackage
$aumidList = @()
foreach ($app in $installedapps)
{
foreach ($id in (Get-AppxPackageManifest $app).package.applications.application.id)
{
$aumidList += $app.packagefamilyname + "!" + $id
}
}
$aumidList
    

content_copy Use code with caution.Powershell

Salin dan tempel skrip ini ke dalam Windows PowerShell. Anda mungkin perlu menekan tombol Enter dua kali untuk menjalankan skrip dan mendapatkan hasil.

Skrip ini tidak menampilkan nama aplikasi, melainkan hanya daftar AppID. Anda dapat dengan mudah mencocokkan AppID dengan aplikasi yang sesuai karena AppID biasanya berisi nama aplikasi.

3. Menelusuri Jejak di Registry Editor

Registry Editor adalah tempat penyimpanan data konfigurasi Windows. Anda dapat menggunakan Registry Editor untuk menemukan AppID setiap aplikasi yang terinstal untuk pengguna saat ini.

Meskipun metode ini agak panjang, Anda dapat menemukan AppID setiap aplikasi secara manual:

  1. Buka Registry Editor di Windows.
  2. Navigasi ke kunci registri Classes. Jalur lengkapnya adalah: HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes content_copy Use code with caution.
  3. Perluas kunci Classes. Anda akan melihat banyak sub-kunci. Cari sub-kunci dengan nama yang panjang seperti AppX0t69n30jztar4a12pv0h1xh91e8jsacr, AppX0resaq7r5ermbh4b96ke39yqc1atfhjr, dll. Sub-kunci ini terkait dengan aplikasi yang terinstal.
  4. Perluas sub-kunci yang ingin Anda cari secara satu per satu. Setiap sub-kunci berisi kunci registri Application.
  5. Pilih kunci Application. Anda akan melihat Name (AppUserModelID) dan datanya, yang merupakan AppID atau AUMID aplikasi tersebut.

Metode ini mungkin tampak rumit karena kunci registri tidak menyertakan nama aplikasi. Anda perlu memeriksa setiap kunci registri secara manual.

4. Pesona Command Prompt

Command Prompt adalah alat baris perintah yang berguna untuk mengelola sistem Windows. Anda dapat menggunakan Command Prompt untuk mendapatkan AppID aplikasi yang terinstal untuk pengguna saat ini dengan bantuan Registry.

Metode ini memudahkan Anda untuk mengambil data AppID dari Registry.

  1. Buka Command Prompt.
  2. Jalankan perintah berikut: reg query HKCU\Software\Classes\ /s /f AppUserModelID | find "REG_SZ" content_copy Use code with caution.CmdAnda akan melihat daftar AppID untuk aplikasi yang terinstal.

Mencari GUID Aplikasi

GUID (Globally Unique Identifier) adalah nilai 128-bit yang terdiri dari kelompok 8 digit heksadesimal, 3 kelompok 4 digit heksadesimal, dan 1 kelompok 12 digit heksadesimal. Jika Anda ingin menemukan GUID paket MSI yang terinstal di PC Anda, Anda dapat menggunakan Windows PowerShell dengan hak akses administrator.

Jalankan perintah berikut:

      get-wmiobject Win32_Product | Sort-Object -Property Name |Format-Table IdentifyingNumber, Name, LocalPackage –AutoSize
    

content_copy Use code with caution.Powershell

Anda juga dapat menggunakan Registry Editor untuk mencari GUID di PC Windows.

Mencari ID Proses Aplikasi

Jika Anda ingin mencari ID proses aplikasi di Windows, buka Task Manager. Akses tab Processes. Klik kanan pada kolom Name, Status, atau kolom lainnya, dan pilih opsi PID. Ini akan menambahkan kolom PID yang menampilkan ID proses unik untuk setiap aplikasi dan proses yang sedang berjalan di sistem Windows Anda. Anda juga dapat menggunakan Registry Editor, PowerShell, atau alat Resource Monitor untuk menemukan ID proses aplikasi.

Kesimpulan

Sekarang Anda telah mempelajari berbagai metode untuk menemukan AppID aplikasi yang terinstal di Windows. Gunakan metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Dengan mengetahui AppID, Anda dapat lebih memahami cara kerja aplikasi di Windows dan mengelola perangkat Anda dengan lebih baik.

Terbaru

  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • Ini Dia QR Link Dana Kaget 400K, 27 Oktober 2026
  • Fresh! Ini Biodata dan Fakta Unik dari Member No Na
  • Inilah Rekomendasi 10 Drama Jepang Wajib Tonton November 2026
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme