Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Google Kalah, Hakim Amerika Perintahkan Izinkan Toko Aplikasi Alternatif di Android

Posted on October 11, 2024

Dalam sebuah putusan penting yang dikeluarkan pada Senin (7/10/2024), Hakim James Donato dari Pengadilan Distrik Amerika Serikat di California Utara mendesak Google untuk mengizinkan keberadaan toko aplikasi alternatif di perangkat Android selain Play Store. Keputusan ini merupakan bagian dari gugatan yang diajukan oleh pengembang game populer, Epic Games, terhadap Google sejak tahun 2020.

Epic Games, pembuat game Fortnite, menuduh Google melakukan praktik anti-monopoli dengan mendominasi pasar aplikasi Android melalui Play Store dan secara aktif menekan vendor perangkat agar tidak mengembangkan toko aplikasi lain. Gugatan ini menyoroti praktik Google yang dianggap tidak adil, termasuk pembayaran kepada vendor perangkat agar mereka menjadikan Play Store sebagai toko aplikasi utama dan pre-install di perangkat Android.

Keputusan Hakim Donato ini memiliki implikasi besar bagi ekosistem Android. Google kini dilarang untuk membayar vendor smartphone agar mengutamakan Play Store dan melarang mereka memasang toko aplikasi alternatif di perangkat. Hakim juga melarang praktik Google yang memaksa pengembang aplikasi untuk menggunakan sistem pembayaran Google Play Billing dan melarang mereka mempromosikan aplikasi di situs web mereka.

Dalam keputusan ini, Hakim Donato juga meminta Google untuk melakukan tindakan konkret untuk menciptakan lingkungan yang lebih kompetitif di pasar aplikasi Android. Google diharuskan untuk:

  • Mengizinkan toko aplikasi Android lain mengakses katalog aplikasi Play Store: Langkah ini akan memungkinkan pengembang untuk mendistribusikan aplikasi mereka melalui toko aplikasi alternatif tanpa harus melewati Play Store.
  • Menyediakan toko aplikasi Android pihak ketiga di Play Store: Google diharuskan untuk memberikan ruang bagi toko aplikasi alternatif untuk tersedia di Play Store, memberikan pilihan yang lebih luas bagi pengguna.

Lebih lanjut, Hakim Donato juga memerintahkan Google dan Epic Games untuk membentuk komite yang terdiri dari tiga orang untuk mengawasi pelaksanaan keputusan ini. Komite ini bertugas meninjau bagaimana Google mematuhi perintah pengadilan.

HP Vivo Y19 Diskon Akhir Tahun Hanya 800ribuan Saja

Keputusan ini merupakan kemenangan bagi Epic Games dan para pengembang aplikasi yang telah lama mengkritik dominasi Google di pasar aplikasi Android. Keputusan ini berpotensi membuka pintu bagi persaingan yang lebih ketat dan pilihan yang lebih luas bagi pengguna Android.

Namun, Google tidak tinggal diam. Raksasa teknologi ini menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan ini dan meminta pengadilan untuk menghentikan sementara perubahan yang diminta Epic Games atas Android dan Google Play.

Google berpendapat bahwa perubahan ini akan merugikan privasi pengguna, mempersulit pengembang dalam mempromosikan produk mereka, dan mengurangi persaingan di antara vendor perangkat Android.

Pertempuran hukum antara Google dan Epic Games menunjukkan betapa sengitnya persaingan di pasar aplikasi mobile. Keputusan Hakim Donato ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan untuk menciptakan ekosistem aplikasi yang lebih adil dan transparan.

Masa depan Android kini berada di tangan pengadilan. Keputusan banding yang akan diambil Google akan menentukan apakah ekosistem Android akan terus didominasi oleh Google atau membuka jalan bagi persaingan yang lebih sehat.

JUAL HP Android Vivo Y19 Hanya 800ribuan Saja Diskon Akhir Tahun hanya disini: https://s.shopee.co.id/sHhMPZT5

Terbaru

  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • Ini Dia QR Link Dana Kaget 400K, 27 Oktober 2026
  • Fresh! Ini Biodata dan Fakta Unik dari Member No Na
  • Inilah Rekomendasi 10 Drama Jepang Wajib Tonton November 2026
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme