Setelah bertahun-tahun bekerja oleh para insinyur Qualcomm dan Linaro, dukungan Qualcomm SoC pada kernel Linux arus utama akhirnya cukup matang sehingga dukungan perangkat keras baru cenderung datang dengan cepat dan didukung dengan baik. Dengan kernel Linux 6.8 yang akan datang, Snapdragon 8 Gen 3 yang baru dapat melakukan booting pada kernel jalur utama, ThinkPad X13 yang didukung Snapdragon telah populer di kalangan pengembang Linux berkat dukungan upstream, dan perangkat bertenaga Qualcomm lainnya cenderung bekerja lebih baik dengan upstream. Linux saat ini daripada harus menggunakan build kernel vendor.
Neil Armstrong dan Linaro dipresentasikan di FOSDEM 2024 minggu lalu di Brussels seputar dukungan jalur utama pada SoC Qualcomm. Armstrong mencatat semua upaya selama dekade terakhir mengenai dukungan Qualcomm dan pada akhirnya bagaimana dengan Snapdragon 8 Gen 3 mereka mencapai titik dukungan upstream hanya dalam dua bulan setelah Qualcomm mengumumkan platform tersebut kepada publik.
Dengan Snapdragon 8 Gen 3 di Linux 6.8 terdapat tampilan yang berfungsi, USB-C, USB / PCIe / Bluetooth, penskalaan frekuensi CPU, tangguhkan/lanjutkan, dan bahkan dukungan akselerator kripto. Namun yang masih dalam proses adalah dukungan audio, DP Alt-Mode, mengaktifkan DSP, pengiriman daya USB-C, dan akselerasi GPU.
Lenovo ThinkPad X13s juga dibicarakan karena dukungannya yang umumnya luar biasa. Ditambah lagi berbagai distro Linux berjalan dengan mudah di laptop ARM ini.
Pelajari lebih lanjut tentang status perangkat keras Qualcomm pada kernel Linux jalur utama melalui presentasi FOSDEM Neil Armstrong. Rekaman video dan slide deck tersedia di FOSDEM.org.
Itulah berita seputar Dukungan Perangkat Keras Qualcomm Semakin Dalam Kondisi Baik Pada Kernel Linux Arus Utama, semoga bermanfaat. Disadur dari Phoronix.com.