Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
dapodik

Inilah Cara Mengatasi Notifikasi Gagal Didaftarkan Saat Mutasi Dapodik 2026

Posted on January 31, 2026

Setiap awal semester dan pergantian tahun ajaran, proses mutasi siswa selalu menjadi salah satu pekerjaan yang paling sering menimbulkan kendala bagi kami para operator sekolah. Pada Dapodik versi 2026, keluhan yang paling sering muncul adalah notifikasi bahwa peserta didik gagal didaftarkan, padahal kalian merasa sudah melakukan prosedur dengan benar.

Masalah mutasi ini sepertinya memang menjadi momok tahunan, apalagi kalau sistem sedang dalam kondisi trafik tinggi. Banyak operator yang mengira kalau muncul notifikasi gagal, berarti data siswa tersebut sama sekali nggak masuk ke sistem sekolah tujuan. Padahal, dalam banyak kasus yang kami temui, siswa sebenarnya sudah tercatat di server pusat tapi aplikasinya saja yang belum sanggup ngebaca data tersebut di tingkat lokal. Hal inilah yang sering ngebikin kebingungan luar biasa. Di satu sisi, data kalian terlihat sudah masuk di sistem pusat (SP Datadik), tapi di sisi lain nggak muncul-muncul juga di aplikasi Dapodik sekolah.

Ketidaksinkronan ini biasanya disebabkan oleh proses sinkronisasi yang belum sempurna, rombel yang belum terbaca secara sistem, atau kalian mungkin lupa menjalankan proses tarik data ulang setelah mendaftarkan siswa. Memahami mekanisme mutasi secara menyeluruh itu penting banget supaya kalian nggak salah langkah dan nggak perlu repot-repot ngulang proses dari awal yang melelahkan.

Perlu kalian ketahui, Dapodik 2026 ini masih setia menggunakan sistem mutasi terintegrasi antar sekolah melalui server pusat. Jadi, setiap siswa itu punya identitas unik yang nggak bisa asal pindah kalau statusnya belum diubah secara resmi oleh sekolah asal mereka. Tanpa ada perubahan status di sana, sekolah tujuan nggak akan pernah bisa narik data siswa tersebut sampai kapanpun. Ada dua syarat mutlak yang wajib banget dipenuhi sebelum mutasi dieksekusi. Pertama, siswa harus sudah dikeluarkan oleh sekolah asal dengan alasan “Mutasi”. Kalau mereka pilih alasan lain kayak “Mengundurkan Diri” atau “Dikeluarkan”, otomatis data mereka nggak bakal bisa ditarik lewat jalur mutasi biasa.

Kedua, sekolah tujuan kalian wajib melakukan sinkronisasi sebelum dan sesudah proses mutasi. Langkah ini gunanya untuk memperbarui data rombel agar terbaca oleh sistem pusat. Tanpa sinkronisasi yang beres, sistem bakal gagal ngenalin tingkat kelas siswa, sehingga data nggak bisa dimasukkan ke kelas mana pun meskipun sebenarnya kalian sudah berhasil narik data mereka dari awan.

Notifikasi “Gagal Didaftarkan” itu sebenarnya nggak selalu berarti prosesnya gagal total. Rasanya sering kali sistem pusat sudah menerima input data, tapi aplikasi di laptop kalian saja yang belum memperbarui tampilannya. Makanya, jangan langsung panik dan buru-buru menghapus data. Lakukan pengecekan lanjutan dengan cara-cara teknis berikut ini agar kalian nggak kerja dua kali.

Berikut adalah langkah-langkah detail untuk melakukan mutasi masuk siswa di Dapodik 2026 agar berjalan lancar:

  1. Pastikan Status Siswa di Sekolah Asal Sudah Mutasi
    Langkah paling awal adalah komunikasi. Kalian harus konfirmasi ke operator sekolah asal buat mastiin siswa tersebut sudah dikeluarkan lewat menu “Keluar Karena Mutasi”. Setelah mereka mengeluarkan siswa, minta mereka segera melakukan sinkronisasi. Tanpa sinkronisasi dari pihak sekolah asal, data perubahan status itu nggak akan pernah sampai ke server pusat, dan kalian nggak bakal bisa nemuin nama siswa tersebut saat dicari.
  2. Sinkronkan Data di Sekolah Tujuan Terlebih Dahulu
    Sebelum kalian buka menu mutasi, pastikan Dapodik di sekolah kalian sudah dalam kondisi terbaru melalui sinkronisasi. Langkah ini penting banget buat ngebangun koneksi dan memperbarui daftar rombel serta tingkat kelas yang tersedia di sekolah kalian. Kalau rombelnya belum sinkron, nanti kalian bakal bingung mau masukin siswa itu ke kelas mana.
  3. Buka Menu Aplikasi Mutasi (SP Datadik)
    Kalian harus login ke portal mutasi atau melalui menu yang tersedia di aplikasi. Masuklah ke bagian pencarian siswa. Di sini, operator bisa mencari sekolah asal siswa berdasarkan wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten, sampai ke tingkat kecamatan.
  4. Temukan Sekolah Asal dan Nama Siswa
    Pilih kecamatan yang sesuai, lalu klik tombol “Tampilkan”. Setelah daftar sekolah muncul, cari sekolah asal siswa tersebut. Kalau sudah ketemu, biasanya bakal muncul daftar nama siswa yang statusnya sudah dikeluarkan karena mutasi dari sekolah tersebut. Cari nama siswa kalian di sana.
  5. Tentukan Rombel Sesuai Kelas
    Setelah klik nama siswa, kalian bakal diminta buat milih rombel atau kelas tujuan. Pemilihan rombel ini krusial banget. Pastikan kalian memilih tingkat kelas yang benar. Kalau kalian salah pilih, sistem bisa aja ngeblokir proses pendaftaran karena adanya ketidaksesuaian data umur atau tingkat pendidikan sebelumnya.
  6. Proses Daftarkan Siswa
    Scroll ke bawah sampai mentok, lalu klik tombol “Daftarkan”. Nah, di sinilah biasanya muncul notifikasi merah yang bertuliskan “Gagal Didaftarkan”. Kalau ini terjadi, tetap tenang dan jangan langsung klik ulang berkali-kali. Kayaknya sistem cuma sedang delay saja.
  7. Refresh dan Cek Menu Peserta Aktif
    Jangan langsung kecewa. Coba kalian lakukan refresh pada halaman tersebut atau langsung cek di menu “Peserta Didik” atau “Peserta Terdaftar”. Berdasarkan pengalaman kami, banyak siswa yang sebenarnya sudah masuk daftar meskipun tadi ada notifikasi gagal. Cek kembali secara teliti di daftar peserta didik sekolah kalian.
  8. Ulangi Jika Belum Terlihat di Daftar
    Kalau memang benar-benar belum muncul di menu peserta aktif, silakan kembali ke menu mutasi dan ulangi proses pendaftaran sekali lagi. Terkadang memang butuh dua kali percobaan supaya server pusat bener-bener “ngeh” sama permintaan kalian.
  9. Lakukan Tarik Data dan Sinkronisasi Ulang
    Jika siswa sudah terlihat di menu terdaftar di portal SP Datadik tapi belum muncul di aplikasi Dapodik lokal (aplikasi di laptop), kalian wajib melakukan “Tarik Data” melalui aplikasi Dapodik. Setelah tarik data selesai, lakukan sinkronisasi sekali lagi buat memastikan semua identitas siswa tersebut turun dengan sempurna ke database lokal kalian.
  10. Instal Ulang Dapodik Sebagai Opsi Terakhir
    Kalau semua cara di atas sudah kalian coba dan tetap nggak muncul juga, sepertinya ada masalah di database lokal kalian yang korup. Solusi paling ampuh tapi agak repot adalah dengan melakukan uninstall aplikasi Dapodik, lalu instal ulang versi 2026 yang paling baru. Setelah instalasi selesai dan kalian melakukan registrasi ulang (baik lewat prefill atau online), biasanya data siswa yang tadinya “gaib” itu bakal muncul dengan sendirinya.

Setelah siswa berhasil masuk, tugas kalian belum selesai. Kalian harus buka menu peserta didik, pilih nama siswa tersebut, dan lengkapi “Data Rinci”. Biasanya data kayak tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, dan data periodik lainnya masih kosong atau masih pake data lama. Pastikan juga rombelnya sudah bener-bener nempel ke siswa itu supaya mereka nggak dianggap siswa tanpa kelas (non-rombel). Kalau rombelnya nggak terbaca, biasanya itu karena kalian belum sinkron atau lupa milih rombel pas proses mutasi tadi.

Proses mutasi masuk siswa di Dapodik 2026 ini memang butuh ketelitian dan stok kesabaran yang banyak. Notifikasi gagal itu bukan berarti kiamat buat data kalian, melainkan sinyal buat ngecek ulang di bagian lain. Dengan ngikutin alur yang bener, rajin ngecek menu peserta aktif, serta nggak bosen buat narik data dan sinkron ulang, rasanya masalah ini bakal teratasi dengan mudah. Kalau mentok banget, instal ulang aplikasi emang jadi senjata pamungkas yang paling efektif buat ngebenerin bug yang nggak kasat mata.

Semoga penjelasan teknis ini ngebantu kalian dalam mengelola data mutasi di sekolah masing-masing tanpa harus pusing lagi. Tetap semangat buat rekan-rekanita operator sekolah di seluruh Indonesia dalam menjaga integritas data pendidikan kita. Terimakasih sudah membaca sampai selesai, yuk kita simpulkan bahwa kunci utama Dapodik itu cuma satu: sabar dan teliti!

Terbaru

  • Cara Berhenti Langganan Melolo Biar Saldo Dana Nggak Terus-terusan Kepotong Otomatis!
  • Inilah Trik Mengatasi Riwayat Pendidikan yang Hilang di Info GTK Supaya Tetap Valid!
  • Inilah Cara Mengaktifkan & Mematikan Opsi Pengembang HP Samsung dengan Mudah!
  • Inilah Jam Berapa Gaji Payroll Masuk ke Rekening dan Kenapa Bisa Telat
  • Caranya Cek Nomor Kartu ATM Mandiri Lewat Email, Praktis Banget Buat Transaksi Online!
  • Gini Caranya Atasi Rombel 0 dan Siswa 0 di Info GTK, Ternyata Nggak Ribet Kok!
  • Coretax 2026: Inilah Alasan Kenapa Bukti Potong A1 Kalian Sekarang Nggak Nihil Lagi
  • Inilah Cara Atasi Masalah Akun dan Sinkron Dapodik 2026 Terbaru
  • Inilah Cara Mengatasi Notifikasi Gagal Didaftarkan Saat Mutasi Dapodik 2026
  • Cara Daftar NPWP Online Lewat HP di CoreTax Khusus Affiliator
  • Inilah Cara Bikin Foto Buram Jadi HD di Remini Web Tanpa Instal Aplikasi
  • Inilah Cara Update Data SIMSarpras 2026 Supaya Madrasah Kalian Cepat Dapat Bantuan!
  • Ini Panduan Ringkas Penyelenggaraan TKA 2026 Dengan Fasilitas Terbatas
  • Mau Tarik Saldo Rp700 Ribu di Free Drama tapi Stuck? Ini Cara Cepat Tembus Level 30!
  • Belum Tahu? Ini Trik Checkout Tokopedia Bayar Pakai Dana Cicil Tanpa Ribet!
  • Benarkah Pinjol Akulaku Sebar Data Jika Gagal Bayar?
  • Paket Nyangkut di CRN Gateway J&T? Tidak Tahu Lokasinya? Ini Cara Mencarinya!
  • Apa itu Nomor 14055? Nomor Call Center Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya
  • Apakah APK Lumbung Dana Penipu & Punya Debt Collector?
  • Ini Ukuran F4 dalam Aplikasi Canva
  • Cara Lapor SPT Tahunan Badan Perdagangan di Coretax 2026
  • Cara Dapetin Saldo DANA Sambil Tidur Lewat Volcano Crash, Terbukti Membayar!
  • Apakah Aplikasi Pinjaman TrustIQ Penipu/Resmi OJK?
  • Cara Menggabungkan Bukti Potong Suami-Istri di Coretax 2026
  • Inilah Cara Cepat Upload Foto Peserta TKA Sekaligus Biar Nggak Perlu Klik Satu Per Satu
  • Apa itu Aplikasi MOVA, Penipuan atau Skema Ponzi Berkedok Aplikasi Belanja?
  • Inilah Cara Menarik Saldo ReelFlick ke DANA
  • Inilah Cara Ternak Akun Mining Bitcoin Pakai Virtual Master Biar Nggak Berat dan Tetap Lancar
  • Cara Mencairkan Koin Melolo Tanpa Invite Kode
  • Cara Mencairkan Saldo Game Sumatra The Island ke e-Wallet
  • How to Secure Your Moltbot (ClawdBot): Security Hardening Fixes for Beginners
  • Workflows++: Open-source Tool to Automate Coding
  • MiroThinker-v1.5-30B Model Explained: Smart AI That Actually Thinks Before It Speaks
  • PentestAgent: Open-source AI Agent Framework for Blackbox Security Testing & Pentest
  • TastyIgniter: Open-source Online Restaurant System
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Contoh Sourcecode OpenAI GPT-3.5 sampai GPT-5
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme