Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Google Bakal Tiru Cara Apple Bikin iPhone

Posted on November 1, 2011

                             Google berencana memperketat proses pembuatan ponsel Nexus, mirip dengan cara yang dipakai oleh Apple saat membuat iPhone.Selama ini ponsel Nexus merupakan buah kerja sama antara tim Android milik Google dengan vendor ponsel. Namun dalam kerja sama ini vendor masih memiliki peran untuk menentukan sejumlah hal.

Bila produksi Nexus terbaru nanti mengikuti cara Apple, maka posisi vendor dalam kerja sama akan berubah. Google menjadi lebih ketat mengatur desain ponsel dan vendor bakal bekerja seolah penerima pesanan saja.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Ars Technica, Selasa (2/2/2016), bagian-bagian yang mungkin bakal dirancang oleh Google antara lain desain ponsel, System on Chip (SoC) yang dipakai, hingga komponen lain mulai dari yang besar hingga yang kecil.

Di dalam Google sendiri sudah ada contoh produk yang dibuat berdasarkan skema kerja sama baru tersebut, yaitu Pixel C. Dengan catatan produk ini merupakan hasil garapan tim Chrome.

Meskipun ada rencana seperti ini, pemilik sistem operasi Android itu sebenarnya sedang gamang. Mereka khawatir keputusan menerapkan rencana tersebut justru memicu kemarahan para vendor.

Di sisi lain, para bos di dalam Google mulai khawatir melihat Apple terus memonopoli pasar ponsel high end. Sementara mereka juga tidak gagal memengaruhi para produsen gadget untuk menciptakan pengalaman baru.

Ponsel Nexus sendiri hingga saat ini hanya sanggup memikat antusiasme sekelompok kecil pengguna Android.

Tapi tak berarti raksasa mesin pencari tersebut akan menunda keputusan hanya karena takut memicu kemarahan vendor. Kenyataannya toh, para produsen gadget tak punya banyak pilihan di luar Android.

Selain itu, desas-desus yang beredar mengatakan bahwa vendor memang sudah tak suka dengan proyek Nexus. Alasannya adalah margin keuntungan yang kecil karena Google meminta jatah 15 persen dari harga penjualan produk.

Kondisi ini mengakibatkan vendor lemah dan yang berniat mendongkrak citra saja yang mengikuti program Nexus. Samsung, yang merupakan vendor terbesar bagi mereka pun sudah sejak 2011 tak terlibat dengan program Nexus.

Ada kemungkinan Nexus berikutnya diproduksi oleh HTC. Google memang sudah menaruh minat untuk meminta perusahaan Taiwan ini membuat perangkat genggam baru.

Sumber: KOMPAS Tekno

Terbaru

  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme