Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Benarkah Implan Otak Neuralink Gagal? Ini Kisah Masalah Pasien Pertama Noland Arbaugh

Posted on May 11, 2024

Dunia teknologi dikejutkan dengan kabar terbaru dari Neuralink, startup milik Elon Musk yang berfokus pada pengembangan brain-computer interface (BCI) atau antarmuka otak-komputer. Kabar ini datang setelah Neuralink melakukan implantasi perangkat mereka pada manusia untuk pertama kalinya, namun sayangnya mengalami kendala.

Apa itu Neuralink dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Neuralink mengembangkan sistem BCI yang memungkinkan pasien lumpuh untuk mengendalikan teknologi eksternal hanya dengan menggunakan pikiran mereka. Sistem ini, yang disebut “Link”, merekam sinyal saraf menggunakan 1.024 elektroda yang tersebar di 64 “benang” yang lebih tipis dari rambut manusia. Bayangkan, teknologi yang begitu canggih tertanam di dalam otak, memungkinkan komunikasi langsung antara pikiran dan mesin!

Perjalanan Noland Arbaugh, Penerima Implan Pertama Neuralink

Pada Januari lalu, Neuralink melakukan implantasi perangkat Link pada Noland Arbaugh, seorang pasien berusia 29 tahun, sebagai bagian dari studi untuk menguji keamanan sistem.

Awalnya, semuanya tampak berjalan lancar. Neuralink menyiarkan langsung video Arbaugh menggunakan BCI pada bulan Maret, dan dalam sebuah postingan blog pada bulan April, mereka menyatakan bahwa operasi berjalan “sangat baik”. Arbaugh digambarkan mampu mengendalikan kursor komputer hanya dengan menggunakan pikirannya.

Namun, beberapa minggu kemudian, Neuralink mengumumkan dalam sebuah postingan blog bahwa beberapa benang telah terlepas dari otak Arbaugh. Hal ini mengakibatkan berkurangnya jumlah elektroda yang efektif, sehingga menghambat kemampuan perusahaan untuk mengukur kecepatan dan akurasi Link.

Meskipun Neuralink tidak mengungkapkan berapa banyak benang yang terlepas, mereka meyakinkan bahwa masalah tersebut tidak menimbulkan risiko langsung terhadap keselamatan Arbaugh. Mereka juga telah memodifikasi algoritma perekaman, meningkatkan antarmuka pengguna, dan berupaya meningkatkan teknik untuk menerjemahkan sinyal menjadi gerakan kursor.

Tantangan dan Harapan di Balik Teknologi Revolusioner

Meskipun mengalami kemunduran, Arbaugh dilaporkan masih menggunakan sistem BCI Neuralink selama sekitar 8 jam sehari selama seminggu, dan bahkan sering mencapai 10 jam sehari di akhir pekan. Arbaugh menggambarkan Link sebagai “kelebihan kemewahan” yang membantunya untuk “terhubung kembali dengan dunia”.

Neuralink bukanlah satu-satunya perusahaan yang mengembangkan sistem BCI. Teknologi ini telah dieksplorasi di lingkungan akademis selama beberapa dekade, namun Neuralink mencuri perhatian dengan pendekatan yang berani dan ambisius.

Tentu saja, Neuralink masih memiliki jalan panjang dalam hal pengujian keamanan dan efektivitas sebelum dapat memperoleh persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk mengomersialkan teknologi ini.

Impian Masa Depan: Membantu Manusia Melampaui Keterbatasan

Meskipun mengalami kendala, kasus Noland Arbaugh merupakan tonggak penting dalam perjalanan Neuralink dan pengembangan teknologi BCI. Keberhasilan di masa depan dapat membuka jalan bagi berbagai aplikasi yang luar biasa, seperti:

  • Membantu pasien lumpuh mendapatkan kembali kendali atas tubuh mereka.
  • Memulihkan fungsi motorik bagi mereka yang mengalami cedera tulang belakang.
  • Meningkatkan kemampuan kognitif dan memori manusia.
  • Memfasilitasi komunikasi langsung antara pikiran manusia dan dunia digital.

Kisah Noland Arbaugh menunjukkan bahwa perjalanan menuju masa depan yang inovatif penuh dengan tantangan, tetapi juga dipenuhi dengan harapan. Neuralink dan para peneliti di seluruh dunia terus berinovasi, membawa kita selangkah lebih dekat dengan dunia di mana keterbatasan fisik tidak lagi menjadi penghalang bagi potensi manusia.

Terbaru

  • Belajar Cyber Security dari Nol hingga Siap Kerja, Ini Roadmap Lengkapnya
  • Running Windows 11 on Apple Silicon: UTM vs. Parallels Desktop vs. VMware Fusion
  • Testing PikaOS, a Rolling Debian Distribution Special for Gaming and Content Creation
  • Engineering the On-Premises AI Data Center: An In-Depth Technical Review of the HP ZGX Fury AI Station
  • Trying my new Favourite Task Manager, TMOG on Omarchy Linux
  • ASRock Industrial AI Box A395: Is This the Best Compact Strix Halo System for Local AI?
  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Omarchy 4.5 RC: 5 New Apps That Actually Look Useful
  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Some of New Gemini Notebook Update is CRAZY GOOD: Native Mobile Recording
  • Clover 35B A3B Local Test | Diffusion Model Beats Qwen 35B MoE? | Local AI Setup with llama.cpp
  • The no-code app implementation plan in 2026
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Lagi rame bahas siapa pemilik Scora skincare, beneran Lily Kenzie atau cuma Brand Ambassador?
  • Info Lengkap Playoff MPL ID S18 di Surabaya: Harga Tiket Mulai 10 Ribu, Jadwal, dan Cara Belinya
  • Lagi-lagi kabar Indro Warkop meninggal dunia beredar, padahal aslinya gimana sih?
  • Bukan sekadar gaya-gayaan, ini cara PPPK bangun personal branding pas orientasi ASN
  • Lagi ramai istilah ragnamok di medsos, apa sih artinya dan kok bisa nyambung ke streamer Reza Auditore?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme