Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengenal Conexio Stratus Pro: Kit Pengembangan IoT Seluler Mungil untuk Berbagai Kebutuhan

Posted on June 4, 2024

Dunia Internet of Things (IoT) semakin berkembang pesat, dan kini hadir Conexio Stratus Pro, kit pengembangan mungil yang siap menjadi jawaban untuk proyek-proyek Anda. Perangkat ini dirancang khusus untuk menciptakan produk elektronik IoT yang hemat daya dan terhubung jaringan seluler.

Conexio Stratus Pro berbasis chip system-in-package (SiP) nRF9161 dari Nordic Semi. SiP ini mendukung konektivitas LTE-M/NB-IoT, DECT NR+, dan GNSS, menjadikannya ideal untuk berbagai aplikasi seperti pelacak aset, pemantau lingkungan, smart meter, dan perangkat otomasi industri.

Lebih Kecil, Lebih Kuat: Peningkatan dari Conexio Startus

Conexio Stratus Pro merupakan penerus Conexio Startus, kit pengembangan yang menggunakan SiP nRF9160. Peningkatan utama terletak pada penggunaan SiP nRF9161 yang lebih baru dan bertenaga. Tak hanya itu, Stratus Pro tetap mempertahankan keunggulan pendahulunya, yakni:

  • Dukungan Pengisian Tenaga Surya: Hemat energi dan ramah lingkungan.
  • Feather Form Factor: Desain kompak dan kompatibel dengan berbagai modul ekspansi.
  • Konektor Qwiic: Mudahkan integrasi dengan sensor dan periferal tambahan.

Spesifikasi Conexio Stratus Pro:

  • System-in-package – Nordic Semi nRF9161 SiP
    • MCU – Arm Cortex-M33 clocked at 64 MHz with 1 MB Flash pre-programmed MCUBoot bootloader, 256 KB RAM
    • Modem
      • Transceiver and baseband
      • 3GPP LTE release 14 LTE-M/NB-IoT support
      • DECT NR+ ready
      • GPS/GNSS receiver
      • RF Transceiver for global coverage supporting bands: B1, B2, B3, B4, B5, B8, B12, B13, B17, B18, B19, B20, B25, B26, B28, B65 (new), B66, and B85 (new)
  • Storage – 16 KBit I2C EEPROM memory (24CW160T)
  • SIM support – 4FF Nano SIM, optional eSIM, or software SIM
  • Antennas
    • 1x U.FL for LTE-M/NB-IoT antenna
    • 1x U.FL for passive GPS antenna
  • Cellular Data
    • 500 MB of cellular data
    • 250 SMS messages
    • Valid for 10 years, can be reloaded or moved to a new plan
    • Service available in 100+ countries (LTE + NB-IoT)
  • USB – 1x USB Type-C port for USB-to-Serial, DFU, application firmware programming and debugging, battery charging
  • Sensors
    • STMicro LIS2DH 3-axis accelerometer
    • Battery fuel gauge (enabled by nPM1300 PMIC)
  • Expansion
    • Feather-compatible header with 28 programmable GPIO pins
    • QWIIC connector for external peripherals such as a small camera for ML applications
  • Debugging
    • Supports J-Link and CMSIS-DAP-based programmers
    • 10-pin (1.27 mm pitch) mini SWD/JTAG pin connector
  • Misc
    • 2x push buttons (1x reset, 1x programmable)
    • Programmable LED
  • Power Management
    • Voltage Range – 1.8 to 5.5V
    • 2-pin JST connector for LiPo battery
    • Output voltages (via headers) – 1.8V, 3.3V, 5V (VUSB), VBAT
    • SPDT slide switch for turning Stratus Pro on or off
    • Quiescent current of entire board < 9 μA
    • PMIC – Nordic nPM1300
      • 800 mA battery charger
      • Dual 200 mA buck DC/DC regulator
    • Charging IC – Texas Instruments BQ25185
      • Charge inputs: 3V to 18V
      • Supports Li-ion, Li-Poly, and LiFePO4 battery chemistries
  • Dimensions – 66.04 x 25.40 mm

Conexio Stratus Pro bukan hanya perangkat keras yang menarik, tetapi juga siap pakai dan serbaguna berkat integrasinya dengan berbagai platform perangkat lunak. Berikut beberapa keunggulannya:

  • Data Seluler dan SMS Pra-muat: Stratus Pro dilengkapi dengan 500 MB data seluler dan 250 pesan SMS, valid selama 10 tahun dengan cakupan di lebih dari 100 negara.
  • Bootloader MCUBoot: Perangkat ini telah diprogram sebelumnya dengan bootloader open-source MCUBoot, memudahkan pengembangan dan pemrograman ulang.
  • Plugin Visual Studio Code: Conexio menyediakan plugin Visual Studio Code untuk membantu developer membuat proyek dengan nRF Connect SDK dan Zephyr RTOS dengan template bawaan.
  • Kompatibilitas Platform Cloud: Stratus Pro bekerja dengan beberapa platform cloud seperti Edge Impulse, Golioth, dan Memfault untuk menyediakan machine learning (misalnya untuk predictive maintenance), update over-the-air (OTA), dan solusi manajemen perangkat jarak jauh.
  • Konektivitas Datacake: Stratus Pro dapat terhubung ke platform IoT low-code Datacake untuk visualisasi data dan pembuatan dashboard yang mudah.
  • Dokumentasi Lengkap: Conexio menyediakan dokumentasi lengkap untuk memulai, termasuk skema dan firmware di GitHub.

Perbandingan dengan Papan IoT Seluler Lainnya

Conexio membandingkan Stratus Pro dengan papan IoT seluler lain dalam tabel di atas. Anehnya, perbandingan tersebut tidak menyertakan papan Stratus sebelumnya, mungkin karena sudah tidak diproduksi lagi.

Harga dan Ketersediaan

Conexio telah meluncurkan kit pengembangan IoT Stratus Pro nRF9161 di Crowd Supply dengan target pendanaan $5.000. Hadiah dimulai dari $83 untuk diskon early bird, dan harga reguler (di Crowd Supply) adalah $89. Pengiriman dikenakan biaya tambahan $8 ke AS, dan $18 ke seluruh dunia. Pendukung dapat menantikan pengiriman mulai awal September 2024.

Kesimpulan

Conexio Stratus Pro adalah kit pengembangan IoT seluler mungil dan serbaguna yang ideal untuk berbagai aplikasi. Dengan dukungan LTE-M/NB-IoT, DECT NR+, dan GNSS, konektivitas data seluler pra-muat, dan berbagai fitur pengembangan, Stratus Pro siap membantu Anda mewujudkan ide-ide IoT Anda.

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Lagi rame istilah Remontada gara-gara Argentina menang dramatis lawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, apa sih artinya?
  • Rekomendasi Bedak Lokal Pengontrol Minyak Terbaik untuk Menghadapi Cuaca Tropis Indonesia
  • Mengapa Leo, Gemini, dan Scorpio Sering Dicap “Public Enemy”? Mengupas Sisi Kontroversial Karakter Zodiak
  • Pompa Air Menyala Tapi Air Nggak Keluar? Ini Cara Atasi Masalah Udara di Pipa Hisap
  • Tips Memilih Kado Berkesan Lewat Elemen Zodiak: Panduan Personal Agar Hadiah Nggak Salah Sasaran

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme