Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ubuntu 24.04.1 Ditunda, Tapi Ada Kabar Baik Soal Kernel!

Posted on August 20, 2024

Penggemar Ubuntu, bersiaplah untuk sedikit perubahan! Canonical, perusahaan di balik sistem operasi ini, mengumumkan penundaan rilis 24.04.1, update pertama untuk versi LTS terbaru, “Noble Numbat” yang diluncurkan pada bulan April.

Namun, ada kabar baik! Canonical juga mengumumkan perubahan strategi dalam pemilihan versi kernel untuk Ubuntu, baik untuk versi LTS maupun versi “interim” yang dirilis setiap enam bulan. Strategi baru ini menjanjikan kernel yang lebih baru dan lebih segar untuk setiap rilis Ubuntu.

Penundaan 24.04.1

Rilis 24.04.1 awalnya direncanakan untuk minggu lalu, namun ditunda hingga 29 Agustus. Canonical menyatakan penundaan ini disebabkan oleh “beberapa bug peningkatan yang berdampak tinggi” yang baru ditemukan.

Ini bukan penundaan pertama untuk “Noble” – versi beta juga terlambat dua minggu. Selain itu, pengguna yang menggunakan versi “interim” yang dirilis setiap enam bulan, seperti 23.10 “Mantic,” juga mengalami penundaan dalam upgrade ke “Noble” pada bulan Mei.

Penting untuk dicatat bahwa upgrade ini hanya ditawarkan kepada pengguna yang menggunakan versi “interim” sebelumnya. Bagi pengguna yang menggunakan versi LTS, seperti mayoritas pengguna Ubuntu, upgrade hanya akan tersedia ketika versi LTS berikutnya mendapatkan rilis point pertamanya. Artinya, pengguna 22.04 “Jammy” baru akan mendapatkan update setelah 24.04.1 dirilis pada akhir Agustus.

Kejutan Menyenangkan: Kernel yang Lebih Baru!

Di sisi lain, Canonical mengumumkan perubahan penting dalam strategi pemilihan versi kernel untuk Ubuntu. Tim Kernel Ubuntu telah memutuskan untuk memilih versi kernel yang lebih baru untuk setiap rilis Ubuntu.

Seperti Ubuntu, proyek kernel Linux juga memiliki dua jenis rilis:

  • Rilis stabil: Rilis ini selesai dan lengkap, dan dirilis setiap 2-3 bulan. Rilis ini menerima pembaruan bug secara berkala hingga digantikan oleh versi stabil berikutnya.
  • Rilis jangka panjang (LTS): Rilis ini dipilih secara berkala dan menerima pembaruan bug selama bertahun-tahun, meskipun tidak selama versi sebelumnya.

Masalahnya adalah siklus rilis kernel dan Ubuntu tidak sinkron. Ini menimbulkan masalah bagi distro lain juga.

Kernel stabil hanya dijaga selama beberapa bulan sebelum digantikan oleh versi baru, sedangkan rilis “interim” Ubuntu didukung selama sembilan bulan (sebelumnya 18 bulan hingga tahun 2013). Proses merakit distro membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk pengujian dan integrasi, sehingga ketika Canonical memilih versi kernel stabil terbaru untuk rilis distro baru, kernel mungkin sudah mendekati akhir masa dukungannya pada saat rilis Ubuntu.

Contohnya, pada Ubuntu 22.10, Canonical harus terus memelihara versi kernel yang sudah mencapai akhir masa dukungan selama beberapa bulan.

Strategi Baru: Memilih Kernel yang Lebih Segar

Untuk mengatasi masalah ini, Canonical memperkenalkan strategi pemilihan kernel baru yang melibatkan beberapa tahap kematangan kernel:

  • “Tight”: Kernel yang sudah berada pada tahap RC4 hingga RC6, artinya tidak ada penambahan kode baru lagi.
  • “Unstable”: Kernel yang masih dalam tahap “merge window”, di mana pengembang masih aktif menambahkan kode baru, atau masih dalam tahap awal rilis kandidat (RC1 hingga RC3).

Strategi baru ini mendefinisikan dua fase dalam proses pengembangan kernel versi utama:

  • Fase “Unstable”: Fase di mana kernel masih aktif dalam pengembangan, baik dengan penambahan kode baru atau masih dalam tahap awal rilis kandidat.
  • Fase “Tight”: Fase di mana kernel sudah berada pada tahap akhir pengembangan dan tidak lagi menerima penambahan kode baru.

Dengan memilih kernel yang sudah berada di fase “Tight”, Canonical berharap bahwa kernel tersebut akan mencapai tahap rilis final sebelum rilis Ubuntu berikutnya.

Strategi baru ini bertujuan untuk memastikan bahwa rilis Ubuntu menggunakan kernel yang lebih baru dan didukung, sehingga pengguna dapat menikmati perangkat lunak yang lebih stabil dan aman.

Masa Depan Kernel Ubuntu

Strategi baru ini akan memengaruhi semua pengguna Ubuntu di masa depan, memberikan mereka kernel yang lebih baru dan lebih segar. Dengan kernel yang lebih baru, pengguna dapat menikmati fitur baru dan perbaikan keamanan yang terbaru.

Meskipun penundaan 24.04.1 mungkin mengecewakan, perubahan strategi pemilihan kernel ini adalah kabar baik untuk komunitas Ubuntu. Dengan kernel yang lebih baru dan lebih segar, masa depan Ubuntu terlihat lebih cerah dari sebelumnya.

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Dosen UGM kena doxing gara-gara komen soal Menteri PU, netizen malah sibuk cari tahu soal status nikahnya
  • Review Serum Anti Aging Viva: Harga 20 Ribuan, Benarkah Ampuh Atasi Kerutan?
  • Tips Memilih Cushion yang Tepat untuk Kulit Berminyak Agar Bebas Kilap dan Anti Cakey
  • Panduan Memilih Bedak untuk Kulit Sensitif: Tetap Cantik Tanpa Takut Iritasi atau Pori Tersumbat
  • Bedah Ketahanan Mykonos Monaco Royale: Aroma Mewah Extrait de Parfum yang Bikin Nagih

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme