Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Amazon Bakal Hapus Fitur Unduh Ebook, Pengguna Makin Terjebak dalam Ekosistem Eksklusif

Posted on February 21, 2025

Mulai Rabu depan, 26 Februari, Amazon akan menghentikan fitur yang memungkinkan pengguna mengunduh ebook yang telah mereka beli. Kebijakan ini memaksa pengguna untuk menyimpan semua koleksi buku digital mereka dalam ekosistem eksklusif milik perusahaan raksasa tersebut.

Seperti yang dilansir oleh The Verge, langkah ini menghilangkan kemampuan pembaca ebook untuk memiliki kontrol penuh atas barang yang telah mereka beli, termasuk membuat cadangan buku, mengonversi ke format lain, atau memindahkannya ke perangkat pembaca ebook non-Amazon. Ada berbagai alasan mengapa pengguna ingin mengunduh ebook mereka, tetapi argumen utamanya sederhana: jika Anda membeli sesuatu, Anda seharusnya berhak melakukan apa pun yang Anda inginkan dengannya.

Proses pengunduhan di Amazon selama ini memang agak tersembunyi dan membutuhkan banyak klik. Selain itu, jika Anda ingin memindahkan buku ke perangkat non-Kindle, Anda harus mengonversi buku dari format eksklusif Amazon, yang juga bisa jadi rumit. Namun, bagi Amazon, proses yang sudah merepotkan ini pun dianggap terlalu memanjakan pelanggan.

Keputusan ini tidak terlalu mengejutkan mengingat reputasi Amazon sebagai perusahaan yang kurang baik dan semakin memburuk. Perusahaan ini dipimpin oleh seorang miliarder yang terobsesi dengan fasisme dan memiliki penampilan seperti paman Mr. Clean yang sudah tidak diundang lagi ke acara Thanksgiving. Ini bukan hanya masalah memaksa pengguna untuk menyerahkan kepemilikan dan menyimpan semuanya dalam sistem Amazon. Amazon telah menunjukkan di masa lalu bahwa mereka bukanlah “pustakawan” yang dapat dipercaya. Perusahaan ini pernah menghapus buku yang mereka klaim dijual karena kesalahan atau mengganti buku dengan versi baru tanpa memberi tahu pembaca. Amazon juga tidak tertarik menjual ebook atau audiobook mereka ke perpustakaan, sehingga mempertahankan monopoli atas beberapa judul. Hal ini terutama terlihat pada audiobook “Audible Exclusive”, yang tidak tersedia untuk dipinjam dari perpustakaan atau dibeli dari layanan lain.

Perusahaan teknologi yang menjual buku, musik, dan film telah lama memperlakukan pembelian digital lebih seperti perjanjian sewa. Hal ini memang praktis untuk menghemat ruang di rak buku dan hard drive, tetapi juga berarti Anda terikat dalam hubungan yang aneh, hampir seperti feodal. Solusinya adalah dengan tidak menggunakan layanan mereka. Layanan seperti Bookshop.org dan Libro.fm tidak hanya memungkinkan Anda mengunduh salinan buku yang Anda beli tanpa DRM (Digital Rights Management), tetapi juga memungkinkan Anda mendukung toko buku independen dengan pembelian Anda.

Jika Anda sudah membeli ebook dari Amazon, Anda punya waktu seminggu untuk membuat cadangan sebelum fitur unduh dihilangkan. Prosesnya mungkin melibatkan banyak klik, terutama jika Anda memiliki koleksi buku yang besar. Namun, penulis Craig Mod membagikan sebuah alat yang tampaknya dapat membantu mengotomatiskan proses tersebut.

Implikasi bagi Konsumen dan Industri Penerbitan

Keputusan Amazon untuk menghapus fitur unduh ebook memiliki implikasi yang signifikan bagi konsumen dan industri penerbitan secara keseluruhan. Bagi konsumen, hal ini berarti hilangnya kendali atas buku yang telah mereka beli. Mereka tidak lagi dapat membuat cadangan buku, mengonversi ke format lain, atau memindahkannya ke perangkat lain. Hal ini juga berarti bahwa mereka sepenuhnya bergantung pada Amazon untuk mengakses dan membaca buku mereka.

Bagi industri penerbitan, langkah ini dapat memperkuat dominasi Amazon di pasar ebook. Dengan menghilangkan kemampuan konsumen untuk mengunduh dan memindahkan buku ke platform lain, Amazon membuat mereka semakin terikat pada ekosistemnya. Hal ini dapat menyulitkan toko buku independen dan penerbit lain untuk bersaing dengan Amazon.

Pentingnya Kepemilikan Digital yang Sebenarnya

Keputusan Amazon ini menyoroti pentingnya kepemilikan digital yang sebenarnya. Saat Anda membeli buku fisik, Anda memiliki kendali penuh atasnya. Anda dapat membacanya, meminjamkannya, menjualnya kembali, atau bahkan membakarnya jika Anda mau. Namun, saat Anda membeli ebook dari Amazon, Anda sebenarnya hanya membeli lisensi untuk membaca buku tersebut. Anda tidak benar-benar memilikinya.

Inilah mengapa penting untuk mendukung layanan yang memungkinkan Anda mengunduh dan memiliki salinan digital dari buku yang Anda beli. Layanan seperti Bookshop.org dan Libro.fm memberi Anda kendali penuh atas buku Anda dan juga mendukung toko buku independen.

Kesimpulan

Keputusan Amazon untuk menghapus fitur unduh ebook adalah langkah yang merugikan bagi konsumen dan industri penerbitan. Hal ini memperkuat dominasi Amazon dan menghilangkan kendali konsumen atas buku yang telah mereka beli. Penting untuk mendukung layanan yang memungkinkan Anda memiliki salinan digital dari buku yang Anda beli dan untuk menuntut kepemilikan digital yang sebenarnya.

Terbaru

  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Cek jadwal kapal Pelni rute Ternate ke Surabaya sama Ambon buat Agustus 2026, mending booking dari sekarang
  • Kenapa istilah Londo Ireng disebut-sebut lagi? Ini cerita soal Benjamin Thomas Sigar dan sejarah Pasukan Tulungan
  • Bingung mau ngomong apa pas kondangan? Ini daftar ucapan pernikahan Islami yang singkat tapi ngena buat teman atau saudara
  • Lagi rame istilah aneh di Google, kok malah nyari link video bokeh pake Google Translate? Ini maksudnya
  • Kok logo Liverpool berubah jadi warna-warni? Ternyata ini alasannya, bukan sekadar ganti desain biasa

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme