Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Struktur Kurikulum Kelas 2 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025

Posted on August 16, 2025

Dunia pendidikan di Tanah Air kembali diramaikan dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025. Beleid anyar ini membawa angin segar dengan merombak struktur kurikulum untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), atau bentuk lain yang sederajat. Fokus utamanya adalah menyelaraskan alokasi waktu mata pelajaran, baik intrakurikuler maupun kokurikuler, demi menciptakan pembelajaran yang lebih holistik dan relevan.

Poin Penting Struktur Kurikulum Kelas II

Salah satu sorotan utama dalam Permendikdasmen ini adalah penyesuaian alokasi waktu mata pelajaran untuk kelas II. Dengan asumsi satu tahun pelajaran terdiri dari 36 minggu dan satu Jam Pelajaran (JP) setara dengan 35 menit, berikut adalah rincian penting yang perlu dicermati:

  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti: Mata pelajaran ini, yang disesuaikan dengan agama masing-masing peserta didik, memiliki alokasi waktu intrakurikuler 108 JP per tahun dan kokurikuler 36 JP per tahun, sehingga total menjadi 144 JP. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai spiritual sejak dini.

  • Pendidikan Pancasila: Sebagai fondasi negara, Pendidikan Pancasila mendapatkan porsi 144 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, dengan total 180 JP. Hal ini krusial untuk menanamkan pemahaman kebangsaan dan ideologi negara.

  • Bahasa Indonesia: Mata pelajaran inti ini mengalami peningkatan signifikan. Dengan 288 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, totalnya mencapai 324 JP per tahun. Penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan kemampuan komunikasi peserta didik. Jangan sampai bocah-bocah sekarang cuma jago bahasa gaul tapi tata bahasanya kacau balau, ya kan?

  • Matematika: Ilmu hitung ini juga tidak kalah penting, dengan 180 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, total 216 JP. Kemampuan berhitung yang mumpuni adalah bekal penting di era digital ini.

  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Untuk memastikan peserta didik tetap aktif dan sehat, PJOK dialokasikan 108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler, sehingga total 144 JP. Kesehatan fisik itu penting, biar enggak gampang nge-bug badan kita.

  • Seni dan Budaya: Permendikdasmen ini memberikan fleksibilitas pada mata pelajaran Seni dan Budaya. Dengan total 144 JP (108 JP intrakurikuler dan 36 JP kokurikuler), satuan pendidikan wajib menyediakan minimal satu jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, dan/atau Seni Tari). Peserta didik kemudian memilih salah satu jenis seni tersebut. Ini langkah yang bagus buat mengembangkan skill kreatif anak-anak.

  • Muatan Lokal: Tidak hanya mata pelajaran wajib, Muatan Lokal juga mendapat perhatian. Alokasi waktu maksimal 2 JP per minggu atau 72 JP per tahun. Ini memberikan ruang bagi satuan pendidikan untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan kebutuhan daerah ke dalam kurikulum.

Secara keseluruhan, total JP Mata Pelajaran Wajib mencapai 1.152 JP per tahun (936 JP intrakurikuler dan 216 JP kokurikuler). Apabila digabungkan dengan Muatan Lokal, total JP Mata Pelajaran Wajib dan Muatan Lokal mencapai 1.224 JP per tahun (1.008 JP intrakurikuler dan 216 JP kokurikuler).

Perubahan ini merupakan upaya serius dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menciptakan lulusan SD dan MI yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, sehat, dan menguasai berbagai keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan struktur kurikulum yang lebih terarah, diharapkan pendidikan dasar di Indonesia semakin on point dan mampu mencetak generasi penerus yang mantul. Untuk informasi lebih lanjut mengenai peraturan ini, publik dapat mengakses salinan lengkap Permendikdasmen di situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sumber: Permendikdasmen No 13 Tahun 2025

Terbaru

  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Banyak yang nanya Shopee Cup itu turnamen resmi FIFA atau bukan? Cek faktanya di sini
  • Thomas Sugiarto Oentoro resmi jadi Dirut Garuda Indonesia, profil dan rekam jejaknya banyak dicari warga
  • Siapa sih Danya Assegaf? Profil Istri Baru Aufar Hutapea yang Bikin Netizen Penasaran
  • Misteri pemilik MT Honour 25, kapal tanker yang dibajak perompak Somalia dan bawa pulang 4 WNI
  • Siapa Jessica Amelia? Mengenal Sosok di Balik Brand Skincare Raecca yang Lagi Banyak Dicari Warganet

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme