Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Google Gemini

Gemini Dapat Bisa Atur Perangkat Rumah Melalui Home Assistant Pakai Suara, Desember 2025

Posted on December 1, 2025

Google berencana untuk memperluas kemampuan Gemini, asisten AI mereka, dengan mengintegrasikannya langsung ke platform Home Assistant. Pengguna Home Assistant akan dapat mengendalikan berbagai perangkat rumah pintar mereka, seperti lampu, termostat, dan peralatan lainnya, hanya dengan menggunakan perintah suara yang diberikan melalui Gemini. Fitur menarik ini akan tersedia melalui integrasi baru yang dijadwalkan peluncurannya pada bulan Desember.

Dalam sebuah postingan di blog 9to5Google, detail tentang cara kerja integrasi ini terungkap. Intinya, Gemini akan bertindak sebagai jembatan antara perintah suara pengguna dan perangkat Home Assistant. Ketika kamu mengucapkan perintah seperti ‘Matikan lampu di ruang tamu’, Gemini akan menerjemahkan perintah tersebut menjadi perintah yang dapat dipahami oleh Home Assistant, yang kemudian akan mengontrol lampu yang sesuai.

Yang lebih menarik lagi, Google berencana untuk memungkinkan pengguna mengaktifkan dan menonaktifkan integrasi Gemini melalui Home Assistant itu sendiri. Ini berarti kamu tidak perlu membuka aplikasi Gemini terpisah untuk mengendalikan perangkat rumahmu. Semua dapat dikelola langsung dari antarmuka Home Assistant yang sudah kamu kenal dan sukai.

Integrasi ini akan memanfaatkan kemampuan Gemini dalam pemrosesan bahasa alami (NLP) untuk memahami variasi perintah suara. Bahkan jika kamu tidak menggunakan frasa yang tepat, Gemini seharusnya masih dapat memahami maksudmu dan menjalankan perintah yang sesuai. Hal ini sangat penting untuk pengalaman pengguna yang intuitif dan mudah. Selain itu, Google menekankan bahwa integrasi ini akan terus ditingkatkan seiring waktu, dengan dukungan untuk lebih banyak perangkat dan fitur yang akan ditambahkan.

Selain kemampuan dasar untuk mengontrol perangkat, Google juga membayangkan integrasi ini dapat digunakan untuk tugas-tugas yang lebih kompleks. Misalnya, kamu dapat meminta Gemini untuk membuat skrip otomatis yang menjalankan serangkaian tindakan berdasarkan waktu atau kondisi tertentu. Atau, kamu dapat menggunakan Gemini untuk mendapatkan informasi tentang perangkat rumahmu, seperti suhu ruangan atau status termostat.

Pengembang Home Assistant juga akan memainkan peran penting dalam pengembangan integrasi ini. Mereka akan bekerja sama dengan Google untuk memastikan bahwa integrasi tersebut berfungsi dengan baik dan terintegrasi dengan lancar ke dalam ekosistem Home Assistant. Ini akan memastikan bahwa pengguna mendapatkan pengalaman yang optimal saat menggunakan Gemini untuk mengendalikan perangkat rumah mereka.

Peluncuran integrasi Gemini dan Home Assistant ini merupakan langkah penting bagi Google dalam memperluas jangkauan Gemini dan menjadikannya asisten AI yang lebih serbaguna. Dengan memungkinkan pengguna mengendalikan perangkat rumah mereka dengan suara, Google sedang membuat Gemini lebih mudah diakses dan digunakan oleh semua orang. Integrasi ini diharapkan dapat membuka pintu bagi lebih banyak aplikasi dan kemungkinan penggunaan di masa depan. Peluncuran yang dijadwalkan pada Desember ini sangat dinantikan oleh para penggemar Home Assistant dan asisten AI.

Terbaru

  • Boxville 2 Gratis di Playstore, Plus Diskon Lainnya!
  • Cara Atasi Masalah Pembacaan Suara (Read Aloud) di Windows Copilot Tidak Berfungsi
  • Kementerian Kesehatan Inggris Akui Data Breach, Akibat Zero-day Oracle DB?
  • Google Akan Perkenalkan Autofill Google Wallet di Chrome untuk Pembayaran Lebih Mudah
  • Google Pixel Akan Perkenalkan Launcher Device Search Baru, Lebih Cepat dan Pintar
  • Hacker Serang Bug VPN di ArrayOS AG untuk Menanam Web Shell
  • Cara Menonaktifkan Error “ITS Almost time to restart in Windows”
  • Google Fi Mendukung Panggilan Telepon RCS Melalui Web, Lebih Mudah dan Efisien
  • Data Breach Marquis: Hajar Lebih Dari 74 Bank dan Koperasi AS
  • Google Search Akan Adopsi ‘Continuous Circle’ untuk Hasil Pencarian Terjemahan, Lebih Cerdas dan Kontekstual
  • Rusia Memblokir Roblox Karena Distribusi ‘Propaganda LGBT’
  • Google Gemini Redesain Web Total di Desember 2025, Fokus UX yang Lebih Baik
  • Apa itu Google Workspace Studio? Tool Baru untuk Pembuat Konten?
  • Cara Menggunakan Xbox Full-Screen Experience di Windows
  • Korea Tahan Tersangka Terkait Penjualan Video Intim dari Kamera CCTV yang Diretas
  • Kebocoran Galaxy Buds 4 Mengungkap Desain dan Fitur Baru, Mirip Apple?
  • Sudah Update Windows KB5070311 dan Apa Saja Yang Diperbaiki?
  • Cara Menonaktifkan Fitur AI Actions (Tindakan AI) di Menu Windows Explorer
  • Microsoft Edge AI vs. OpenAI’s Atlas Browser: Perbandingan dan Perbedaan Utama
  • Cara Memasang Folder Sebagai Drive di Windows 11
  • Cara Memperbaiki Error 0xC1900101 0x40021 pada Update Windows 11
  • Malware Glassworm Serang Lagi VSCode, Hati-hati!
  • Walmart dan Google Bermitra untuk Kamera Rumah Google Home: Pengalaman Langsung
  • Gemini Dapat Bisa Atur Perangkat Rumah Melalui Home Assistant Pakai Suara, Desember 2025
  • Asahi, Produsen Bir Jepang, Akui Kebocoran Data 15 Juta Pelanggan
  • Google Messages Ada Fitur Baru: Pesan Grup, Mode Gelap dan Integrasi dengan Google Duo
  • 5 Laptop ASUS Terbaik dengan Tampilan Mewah dan Build Quality Premium
  • Pria di Balik Serangan ‘Twin Wifi’ Mencuri Wifi, Dikenakan Hukuman 7 Tahun Penjara
  • Google Kembangkan Fitur Baru untuk Tugas di Keep, Lebih Terintegrasi dengan Kalender
  • Google Akan Luncurkan Laptop dan Ponsel Android Baru di Tahun 2025: Murah & Spesifikasi Tinggi
  • Boxville 2 Gratis di Playstore, Plus Diskon Lainnya!
  • Cara Atasi Masalah Pembacaan Suara (Read Aloud) di Windows Copilot Tidak Berfungsi
  • Kementerian Kesehatan Inggris Akui Data Breach, Akibat Zero-day Oracle DB?

©2025 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme